TERNATE, KOMPAS.com – Rumah Sakit (RS) Bergerak di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara (Malut) yang sudah beroperasi secara umum masih meminjamkan tenaga kesehatan dari RSUD Pulau Morotai mulai diaktifkan.
Kepala RS Bergerak Julius Kabupaten Pulau Morotai, Giscard Krons ketika dihubungi dari Ternate, Senin mengatakan, saat ini dari tenaga kesehatan RSUD yang digunakan di RSB kurang lebih sebanyak 20 orang, dengan diberikan tunjangan.
Selain itu, untuk tenaga dokter, pihaknya memastikan pada Januari 2013 mendatang sudah ada dan kehadiran tenaga dokter akan disiapkan secara bertahap sesuai kebutuhan.
“Ada 4 dokter spesialis sudah beraktifitas di RSB, yakni dokter spesialis kandungan dan dokter spesialis penyakit dalam serta dokter umum,” Kata Giscard Krons, Senin (17/12/2012).
RSB sendiri saat ini masih menangani pasien dengan rawat jalan, karena belum ada dokter spesialis. Sehingga dari pihak RSB juga sudah mengajukan biaya operasional, ke kementerian kesehatan, karena saat ini tenaga kesehatan itu masih bentuknya kontrak sehingga perlu diberi tunjangan.
“Izin operasionalnya sudah ada, dan kini kita diminta mengajukan biaya operasional, agar masyarakat di daerah kepulauan ini sudah bisa memperoleh pelayanan kesehatan melalui RSB ini,” katanya.
Giscard mengatakan, untuk Pasien yang berobat di RSB kebanyakan masih dari desa sekitar Rumah Sakit saja yakni dari Desa Dehegila dan warga transmigrasi serta desa lain di sekitarnya, yang jaraknya tidak jauh dari lokasi RS, sedangkan untuk pelayanan di RSB saat ini sudah dilakukan pelayanan 24 jam.
Ia menambahkan, Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua bersama Kepala Daerah di Indonesia untuk mendapat bantuan RSB dan juga untuk menghadiri undangan dari kemenkes dalam rangka serah terima RSB secara resmi.