
30-31 Januari 2015
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) bekerjasama dengan rumah sakit Bali Royal untuk menyiapkan rumah sakit di Bali bergabung dengan BPJS Kesehatan. Kerjasama dituangkan melalui pelatihan blended learning Koding ICD 10 dan ICD 9 CM yang telah berlangsung mulai Desember 2014.
Kegiatan blended learning merupakan campuran pembelajaran online dan tatap muka. Jumat, 30 Januari 2015, telah diselenggarakan tatap muka pelatihan blended learning ICD 10 dan 9 CM. Pelatihan ini diikuti oleh 11 rumah sakit yang ada di pulau Bali, yakni RSU Parama Sidhi, RSAD Udayana, RSU Manuaba, RSU Premagana, RSIA Puri Bunda, RSUD Sanjiwani Gianyar, RSUD Badung, RSU Surya Husadha, RSUD Klungkung, RSU Bangli, dan Bali Royal.
Tatap muka pelatihan blended learning ICD 10 dan ICD 9 CM berlangsung selama dua hari. Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh direktur Bali Royal dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dr. Magdalena Noor Widayanti Sp.,PK, dr. Listyowati Sp.,PD, dan dr. Endang Suparniati M.Kes.
Memasuki hari ke-2, kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan ujian, evaluasi pelatihan blended learning, dan penutupan oleh direktur Bali Royal hospital. Setiap peserta ujian mengerjakan 20 kasus dalam waktu 4 jam. Proses ujian berlangsung sangan kondusif.
Masing-masing perawakilan dari rumah sakit peserta pelatihan memberikan statement tentang kelemahan, keunggulan, dan usulan untuk perbaikan pelatihan blended learning ICD 10 dan ICD 9 CM. Kegiatan diakhiri foto bersama peserta pelatihan dan konsultan PKMK FK UGM.

Oleh: Eva Tirta Bayu Hasri, S.Kep., MPH.