Medan, (Analisa) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ke depan harus mampu mewujudkan peningkatan layanan kesehatan bagi seluruh warga di daerah ini, melalui perbaikan sarana Puskesmas.


Menurut Wakil Ketua DPRD Sumut, Ir Kamaluddin Harahap, seluruh warga Sumut memiliki hak yang sama untuk mendapat pelayanan kesehatan dari pemerintah, baik yang berada di perkotaan maupun di pedesaan.

Untuk memberikan pelayanan medis yang baik bagi warga yang sakit, menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, tidak terlalu  sulit asal ada kemauan dan komitmen dari Pemprovsu bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten/Kota.

“Puskesmas yang ada di tiap-tiap kecamatan, kabupaten/kota harus dikelola dengan baik. 

Karena sarana ini yang langsung menyentuh ke masyarakat saat membutuhkan pertolongan pertama dan pelayanan medis ketika sakit,” kata Kamaluddin, saat berbincang-bincang dengan sejumlah pemuda dari Generasi Muda Islam Simalungun (Gemais).

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, mengemuka sejumlah persoalan yang masih menjadi dilema di Sumut, termasuk di antaranya masalah kesehatan.

Sebagaimana sering menjadi keluhan warga selama ini, sejumlah rumah sakit pemerintah sering kewalahan akibat tak mampu menampung sejumlah pasien dari berbagai penjuru kabupaten/kota di Sumut. Ruang rawatpun terkadang penuh dan tenaga medis tak bisa memberikan pelayanan maksimal. Kondisi ini membuat pasien menjadi merasa ditelantarkan.

Padahal, kata Kamaluddin jika saja Puskesmas yang ada di tiap-tiap kecamatan di Sumut memiliki sarana refresentatif serta ada dokter spesialis yang jaga 24 jam, tentu tidak akan terjadi lonjakan pasien di rumah-rumah sakit pemerintah.

Sejauh ini, kata Kamaluddin, sejumlah pasien yang terkena penyakit demam berdarah dengue (DBD) misalnya, terpaksa harus dilarikan langsung ke rumah sakit dr Pirngadi Medan. 

Sehingga, sebutnya jika wabah DBD muncul, sering terjadi lonjakan di rumah sakit tersebut dan pasien datang dari berbagai kecamatan dan kabupaten/kota. 

Menurut Kamaluddin, kondisi ini terjadi, karena Puskesmas yang ada tidak berperan maksimal memberikan pelayanan dan pertolongan pertama bagi masyarakat yang sakit karena sarana yang masih seadanya. “Harusnya Puskesmas bisa digunakan untuk pasien rawat inap, kecuali kondisi pasien gawat dan memang harus segera dirujuk ke rumah sakit,” ujarnya.

Kedepannya, Wakil Rakyat Sumut, yang kembali mencalon untuk DPR RI ini, akan terus mendorong kepala daerah di Sumut, untuk menjadikan Puskesmas benar-benar menjadi sentra pelayanan kesehatan bagi masyarakat. 

Puskesmas, kata Kamaluddin harus buka 24 jam, difasilitasi peralatan medis yang lengkap dan diisi oleh dokter spesialis.

Menurut Kamaluddin, sangat gampang untuk membangun Puskesmas refresentatif, salah satunya melalui dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB). 

“Sangat gampanglah, ya melalui dana BDB itu diarahkan untuk perbaikan Puskesmas,” ujar Kamaluddin yang juga menjabat Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumut ini. (di)

Sumber : http://www.analisadaily.com/news/2013/5877/sumut-harus-punya-puskesmas-representatif/