Kefamenanu (Kompas.com) – Demi meningkatkan kinerja melalui sistem online, sebanyak 50 orang bidan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan pelatihan tentang informasi teknologi dari Australian Agency International Development (Ausaid).
Koordinator program IT, Stefanus Bere kepada Kompas.com, Kamis (21/3/2013) mengatakan, pelatihan ini merupakan kerjasama dengan pemerintah kabupaten TTU dimaksud agar bentuk pemantauan kesehatan ibu dan anak melalui media online dapat berjalan. Di sisi lain, penguasaan IT untuk meningkatkan kinerja sudah menjadi suatu kebutuhan.
“Untuk pelatihan ini diikuti 52 orang bidan pengelola KIA di 26 puskesmas di Kabupaten Timor Tengah Utara. Hal itu dilakukan, karena penguasaan IT, selain untuk meningkatkan kinerja, juga IT saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan,” kata Stefanus.
Menurut dia, program ini diharapkan akan memudahkan pekerjaan para pengelola KIA di puskesmas dan cepat, dalam memberikan laporan perkembangan KIA di wilayah tugasnya. “Selama ini laporan dilakukan secara manual sehingga selalu terlambat. Jadi kami harapkan dengan menggunakan IT kerja para pengelola KIA bisa lebih mudah dan cepat untuk dilaporkan,” katanya.
Pelatihan penguasaan internet bagi para bidan pengelola kesehatan ibu dan anak di daerah batas negara ini, mendapat respon baik dari para peserta. Meskipun menggunakan fasilitas internet wifi gratis di area PT. Telkom setempat, puluhan peserta nampak antusias mengikuti arahan para pelatih yang didatangkan langsung dari Kupang.
Salah satu materi yang diajarkan, yaitu penggunaan aplikasi google earth, guna memantau dan melakukan pemetaan wilayah kesehatan ibu dan anak yang menjadi lokasi kerja puskesmas masing-masing.