Rumah Sakit Umum Pertamina (RSPP) meluncurkan layanan unggulan terbaru di bidang kegawatdaruratan jantung.
Optimalisasi Peran Tim Pengendalian Kecurangan (Fraud) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Rumah Sakit

Didukung oleh
![]()
Batch IV
Diselenggarakan pada 7 September – 31 Oktober 2020 (8 Minggu)
Topik ini membahas apa?
Tim Pencegahan Kecurangan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan ujung tombak dalam pembangunan dan implementasi sistem pencegahan kecurangan JKN di rumah sakit. Permenkes No. 16/ 2019 tentang Pencegahan Kecurangan (Fraud) Serta Pengenaan Sanksi Administrasi Terhadap Kecurangan (Fraud) dalam Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan mengamanatkan tim ini setidaknya terdiri dari unsur satuan pemeriksaan internal, komite medik, perekam medis, koder, dan unsur lain yang terkait.
Tugas yang harus dilakukan oleh tim ini diantaranya mulai dari melakukan sosialisasi dan edukasi anti fraud, mendorong pelaksanaan tata kelola organisasi dan klinik yang baik, melakukan deteksi dini kecurangan JKN, melaksanakan investigasi internal, dan monitoring evaluasi program pencegahan kecurangan JKN. Banyak hal teknis yang perlu dilakukan oleh tim anti fraud. Agar dapat lebih optimal melaksanakan perannya, Tim Pencegahan Kecurangan JKN perlu mendapat peningkatan kompetensi.
Materi
Dalam pelatihan teknis ini Anda akan mempelajari tentang:
- Fenomena kecurangan (fraud) JKN di RS.
- Konsep program-program yang harus dilaksanakan oleh RS untuk mencegah fraud berdasar PMK No. 16/ 2019.
- Cara membentuk dan mempersiapkan tim pencegahan kecurangan JKN.
- Cara menilai kesiapan RS untuk menerapkan amanat PMK No. 16/ 2019 dan merumuskan rencana tindak lanjutnya.
- Cara mengidentifikasi dan menilai resiko kecurangan secara komprehensif dan merencanakan tindaklanjutnya.
- Cara menyusun program kecurangan JKN di RS.
- Cara melakukan deteksi potensi fraud dengan audit klinis, analisis data klaim INA CBGs (utilization review), analisis keluhan pelanggan, dan analisis konten rekam medis.
- Cara melakukan investigasi internal untuk kasus-kasus berpotensi fraud mulai dari perencanaan hingga pelaporan.
- Cara melakukan Monev program pencegahan kecurangan JKN di RS mulai dari perencanaan hingga pelaporan.
Sasaran Peserta
Pelatihan teknis ini ditujukan bagi Anda yang merupakan:
- Jajaran direksi dan manajemen RS (komite medik RS, perekam medik RS, klinisi (dokter dan perawat), dan SPI).
- Pimpinan dan anggota tim pencegahan kecurangan JKN di RS.
- Peminat dalam bidang pengendalian fraud di RS.
*Peserta dibatasi maksimal 30 orang per angkatan.
Narasumber
Tim narasumber dan fasilitator yang akan menyampaikan materi dan membimbing Anda dalam sesi praktikum adalah:
|
dr. Kuntjoro Adi Purjanto, |
Prof. dr. Budi Sampurna, SpF, SH, Sp.KP |
Puti Aulia Rahma, drg., MPH, CFE
|
|
Dr. R. Heru Ariyadi, MPH |
Dr. Hanevi Djasri, dr., MARS, FISQua |
Agustian Fardianto, dr., CFE, CRMP, QIA, AAK |
|
dr. Daniel Budi Wibowo, M.Kes |
Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep., MPH |
dr. Nurhaidah Achmad, MARS, MHKes, AAAK, CFP, QWP |
Ketentuan umum pelaksanaan pelatihan
Pelaksanaan pelatihan diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
- Peserta terdaftar dapat mengakses modul pelatihan melalui website menggunakan username dan password.
- Akses materi pelatihan akan diberikan secara bertahap sesuai jadwal belajar.
- Materi modul disajikan dalam bentuk PPT dan video. Adapun kertas kerja praktikum dan instrument disajikan dalam bentuk word dan excel.
- Diskusi materi belajar dilaksanakan menggunakan forum diskusi dan webinar terjadwal. Diskusi melalui forum diskusi dapat dilakukan pada seluruh modul dan dilaksanakan selama hari dan jam kerja. Diskusi melalui webinar dilakukan pada modul-modul tertentu dan dilaksanakan pada waktu yang telah ditetapkan (terjadwal).
- Peserta terdaftar berhak mendapat sertifikat kepesertaan bila telah memenuhi kriteria kelulusan.
- Peserta dinyatakan lulus bila mendapat nilai ≥ 77. Nilai didapat dari akumulasi:
- Nilai hasil post test per modul (bobot 25%).
- Nilai tugas praktikum (bobot 40%).
- Nilai ujian akhir (bobot 35%).
- Akses ujian akhir akan diberikan bila sudah mengumpulkan seluruh tugas dan telah menyelesaikan proses administrasi.
- Peserta yang belum memenuhi kriteria kelulusan, mendapat kesempatan inhal hingga 2 kali.
Masa Pelatihan
Pelatihan Batch IV dimulai pada 7 September – 31 Oktober 2020 (8 Minggu). Masa inhal hingga 6 November 2020.
Detil masa pelatihan adalah sebagai berikut:
- Modul 1. Gambaran Kecurangan JKN dan Upaya Pencegahannya di RS – dilaksanakan selama 1 minggu (7 – 11 September 2020).
- Modul 2. Persiapan Pembentukan Sistem Pencegahan Kecurangan JKN di RS (ada diskusi via Webinar) – dilaksanakan selama 2 minggu (14 – 25 September 2020). Diskusi via webinar dilaksanakan pada 22 September 2020 pukul 10.00 – 12.00 WIB).
- Modul 3. Deteksi Potensi Kecurangan JKN di RS (ada diskusi via Webinar) – dilaksanakan selama 2 minggu (28 September – 9 Oktober 2020. Diskusi via webinar dilaksanakan pada 6 Oktober 2020 pukul 10.00 – 12.00 WIB).
- Modul 4. Investigasi Potensi Kecurangan JKN di RS (ada diskusi via Webinar) – dilaksanakan selama 2 minggu (12 – 23 Oktober 2020. Diskusi via webinar dilaksanakan pada 20 Oktober 2020 pukul 10.00 – 12.00 WIB).
- Modul 5. Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Pencegahan Kecurangan JKN di RS – dilaksanakan selama 1 minggu (26 – 30 Oktober 2020).
- Masa inhal – dilaksanakan selama 5 hari kerja (2 – 6 November 2020).
Biaya
Biaya pelatihan adalah sebesar:

*Biaya pendaftaran dapat ditransfer ke BNI UGM Yogyakarta
No. Rekening 9888807172010997 atas nama UGM FKU PKMK Dana Kerjasama Penelitian Umum
Kontak
Anda memerlukan informasi lebih lanjut? Silakan hubungi kami melalui:
Deasy – PERSI / 081210374733
Hanyfa – ARSADA / 085693160369
Endang – ARSADA / 085793190584
Anantasia Noviana – PKMK FK KMK UGM / 082116161620
Puti Aulia Rahma – PKMK FK KMK UGM / 081329358583
mutuyankes@mutupelayanankesehatan.net
Konsultasi dan Pendampingan
Anda memerlukan konsultasi dan pendampingan untuk mengembangkan sistem pengendalian fraud?
Silakan hubungi fraud examiner kami yang telah mendapat sertifikasi internasional:
drg. Puti Aulia Rahma, MPH, CFE
Anda memerlukan bantuan dalam memilih program?
Silakan hubungi kami melalui:
Program Director
mutuyankes@mutupelayanankesehatan.net
Software Deteksi dan Respon Potensi Fraud
Anda memerlukan informasi lain untuk membangun sistem pengendalian fraud di institusi Anda? Silakan hubungi kami melalui:
Program Director
mutuyankes@mutupelayanankesehatan.net
Bagaimana Kami dapat Membantu Anda Membangun Sistem Pengendalian Fraud yang Efektif?
Fraud merupakan salah satu ancaman dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Selain berdampak pada kerugian finansial, fraud juga dapat merugikan nama baik pelaku/ institusi serta mengancam keselamatan pasien.
Fraud dapat dicegah dan dikendalikan dengan sistem kontrol yang efektif. Sistem ini akan membantu Anda dan institusi Anda membangun kesadaran anti fraud, mengenali potensi yang muncul, dan merespon temuan potensi fraud. Sistem anti fraud yang baik akan berjalan dalam siklus seperti ini:

(European Commission, 2013)
Kami menyediakan berbagai program yang dapat membantu Anda dan institusi Anda membangun sistem pengendalian fraud efektif. Produk-produk ini merupakan best practice berdasarkan pengalaman lapangan dan hasil riset terkait pencegahan fraud yang kami lakukan sendiri sejak tahun 2014.
Berikut program-program layanan yang dapat Anda pilih, dan silakan tentukan bagaimana kami dapat membantu Anda membangun sistem pengendalian fraud yang efektif.
Anda memerlukan bantuan dalam memilih program? Silakan hubungi kami melalui:
Program Director
mutuyankes@mutupelayanankesehatan.net
World Heart Day 2019
World Heart Day is celebrated on 29th September of every year. It is aimed at drawing people’s attention to heart illness and the range of associated health issues.
The day is commemorated to promote different preventative steps and changes in lifestyle
Heart Bike 2019 Bareng Yayasan Jantung Indonesia
YJI membuat serangkaian kegiatan yang mengkampanyekan gaya hidup sehat untuk mendukung jantung yang sehat.
Breastfeeding reduces child obesity risk by up to 25%, WHO finds
Organisation says marketing claims formula is as good for babies as breast milk are misleading
Breastfeeding can cut the chances of a child becoming obese
Hari ASI Sedunia: Cara Produksi Air Susu Ibu Banyak dengan Refleks Let-Down
tirto.id – Hari ASI Sedunia atau World Breastfeeding Week diperingati setiap tahun pada tanggal 1 – 7 Agustus.
Breastfeeding Is Still Best
(HealthDay News) — The benefits of breastfeeding are wide-ranging.
For baby, they include protection against infections and illnesses, including asthma, as well as reducing the risk of sudden infant death syndrome (SIDS).













