Thalia Georgiou says there are numerous fixes that can make private health care more affordable and relieve pressure
Bekasi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan
BEKASI – PEMERINTAH Kabupaten Bekasi berjanji akan meningkatkan pelayanan dari sektor kesehatan.
Peran Dinas Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Fraud Di Fasilitas Kesehatan – Berbagi Best Practice dari Dinkes DI Yogyakarta
Kerangka Acuan Webinar
Peran Dinas Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Fraud
Di Fasilitas Kesehatan – Berbagi Best Practice dari Dinkes DI Yogyakarta
![]()
Latar Belakang
Permenkes No. 36/ 2015 tentang Pencegahan Kecurangan (Fraud) dalam Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan pada Sistem Jaminan Sosial Nasional menyebutkan bahwa Dinas Kesehatan memilki peran untuk membangun sistem pencegahan kecurangan baik di FKTP maupun FKRTL. Dinas Kesehatan harus membangun sistem pencegahan kecurangan JKN di FKTP melalui: (a) penyusunan kebijakan dan pedoman pencegahan Kecurangan JKN; (b) pengembangan pelayanan kesehatan yang berorientasi kepada kendali mutu dan kendali biaya; dan (c) pengembangan budaya pencegahan Kecurangan JKN sebagai bagian dari tata kelola organisasi dan tata kelola klinis yang baik. Kegiatan ini semua harus dibawah koordinasi dan pembinaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota setempat.
Peran dinas dalam membangun sistem pencegahan kecurangan JKN di FKRTL sedikit berbeda dengan di FKTP. Permenkes No. 36/ 2015 mengamanatkan bahwa FKRTL harus membangun sistem pencegahan kecurangan sendiri di institusinya. Dinas Kesehatan dalam hal ini lebih banyak berperan sebagai pembina. Lebih lanjut Dinas Kesehatan memiliki peran lain yaitu dengan menerima pengaduan terkait fraud layanan kesehatan dan menyelesaikan perselisihan. Dinas Kesehatan juga memilki peran dalam pembinaan dan pengawasan. Peran ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi maupun Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota sesuai dengan kewenangannya masing-masing. Pembinaan dan pengawasan dilaksanakan melalui: (a) advokasi, sosialisasi, dan bimbingan teknis; (b) pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia; dan (c) monitoring dan evaluasi.
Saat ini belum banyak Dinas Kesehatan yang menjalankan perannya dengan optimal. Salah satu Dinas Kesehatan yang telah melakukan pembinaan terhadap fasilitas kesehatan adalah Dinas Kesehatan DI Yogyakarta. Dalam webinar kali ini, PKMK FKKMK UGM mengundang Dinas Kesehatan DI Yogyakarta untuk berbagi best practice dalam membangun sistem pencegahan kecurangan JKN di DI Yogyakarta.
Tujuan
Tujuan webinar secara umum adalah untuk berbagi best practice yang telah dilakukan Dinkes DI Yogyakarta dalam membangun sistem pencegahan kecurangan JKN. Secara khusus kegiatan ini bertujuan untuk mendiskusikan:
- Peran Dinas Kesehatan dalam membangun sistem pencegahan kecurangan JKN di DI Yogyakarta.
- Langkah persiapan dalam membangun sistem pencegahan kecurangan JKN di DI Yogyakarta.
- Program-program yang dilakukan Dinas Kesehatan DI Yogyakarta dalam membangun sistem pencegahan kecurangan JKN di DI Yogyakarta.
- Evaluasi program pencegahan kecurangan JKN di DI Yogyakarta.
Lokasi dan Waktu
Lokasi : Lab. Leadership Gd. IKM Lt. 3 Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM
Waktu : Jumat, 23 Februari 2018 pukul 10.00 – 11.30 WIB
Narasumber
Drg. Pembayun Setyaning Astutie, M.Kes
Peserta
- Dinas Kesehatan seluruh Indonesia
- Peserta Community of Practice Anti Fraud Layanan Kesehatan – PKMK FKKMK UGM
Jadwal Kegiatan
| Waktu (WIB) | Kegiatan | Fasilitator |
| 10.00 – 10.10 | Pembukaan dan Paparan Rundown oleh Moderator | drg. Puti Aulia Rahma, MPH |
| 10.10 – 10.30 | Paparan Kepala Dinas Kesehatan DI Yogyakarta | Drg. Pembayun Setyaning Astutie, M.Kes |
| 10.30 – 10.45 | Diskusi sesi I | drg. Puti Aulia Rahma, MPH |
| 10.45 – 11.05 | Paparan Kepala Dinas Kesehatan DI Yogyakarta | Drg. Pembayun Setyaning Astutie, M.Kes |
| 11.05 – 11.20 | Diskusi sesi II | drg. Puti Aulia Rahma, MPH |
| 11.20 – 11.30 | Penutup | drg. Puti Aulia Rahma, MPH |
*Rundown acara dapat dimodifikasi sesuai kondisi saat diskusi berlangsung.
Keterangannya:
Video rekaman webinar hanya dapat diakses oleh anggota Community of Practice (CoP) Anti Fraud Layanan Kesehatan. Bila Anda belum terdaftar sebagai anggota, silakan daftarkan diri Anda melalui link berikut JADI ANGGOTA KOMUNITAS
Informasi dan Pendaftaran
Maria Lelyana (Lely)
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Telp/Fax. (0274) 549425 (hunting), 081329760006 (HP/WA)
Email: lelyana.pkmk@gmail.com
Website: www.mutupelayanankesehatan.net
Crash Diets; HF Quality Care Metrics; Cath Lab vs Surgical Suite Before Age 50
– Cardiovascular Daily wraps up the top cardiology news of the week
So-called crash diets, with calorie counts kept in the range of 600 to 800 per day through meal replacement programs
Tingkatkan Fasilitas Kesehatan, Cerminan Pelayanan Sehat
Seminar bertajuk Simposium Penerapan Mutu dan Keselamatan Pasien di Fasilitas Kesehatan menilai Tingkatkan Fasilitas Kesehatan, Cerminan Pelayanan Sehat.
Advocate will move to a single Epic EHR
Advocate Health Care is making the move to an Epic electronic health record, putting all of its facilities and its revenue-cycle management on the system.
BPJS Kesehatan Berhemat demi Tutupi Defisit Anggaran
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan, persoalan ancaman defisit pada BPJS Kesehatan menemui titik terang.
Penentuan Agenda Penelitian, Pengembangan Kapasitas Institusi Serta Penyusunan Rencana Networking
Kerangka Acuan Rangkaian Pelatihan Road Map
Penelitian Intitusi Pendidikan Kesehatan
Penentuan Agenda Penelitian, Pengembangan Kapasitas Institusi Serta Penyusunan Rencana Networking
![]()
Latar Belakang
Institusi Pendidikan Kesehatan memiliki peran penting dalam pengelolaan permasalahan kesehatan dan pencapaian tujuan pembangunan kesehatan dalam kerangka Sustainable Development Goals (SDG). Peran tersebut diwujudkan melalui tri helix, tri dharma perguruan tinggi dengan penelitian menjadi inti yang akan diterjemahkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan pendidikan. Hal ini akan memastikan kesinambungan antara produk perguruan tinggi dan kebutuhan masyarakat.
Secara spesifik, Institusi Pedidikan Kesehatan mempunyai peran kuat mengingat besarnya kontribusi dari segi proporsi lulusan dari keseluruhan proporsi tenaga kesehatan. Dalam konteks pelayanan kesehatan, proses pelayanan kesehatan yang berkesinambungan sangat membutuhkan ketrampilan dan teknologi tepat guna yang merupakan keunggulan berbagai Intitusi Pendidikan Kesehatan.
Penyusunan roadmap penelitian merupakan strategi kunci untuk memastikan keselarasan peran pendidikan tinggi kesehatan dengan agenda pembangunan dan permasalahan kesehatan masyarakat, disamping trend perkembangan keilmuan secara global. Roadmap penelitian yang menguraikan prioritas, agenda, dan tahapan penelitian juga mutlak memerlukan dukungan kapasitas institusi dalam pelaksanaan program penelitian, publikasi dan diseminasi. Pengembangan jejaring menjadi semakin penting pada era global dan teknologi informasi disamping memperkuat kapasitas, kapabilitas juga perluasan dampak pada masyarakat global.
Pelatihan ini merupakan rangkaian kedua dari pelatihan dalam penyusunan Roadmap penelitian kesehatan yang telah diawali dengan Pelatihan penyusunan topik penelitian sesuai dengan prioritas masalah kesehatan dan akan diikuti dengan Penyusunan Rencana Pembiayaan dan Monitoring Evaluasi Pelaksanaan Penelitian dalam pelaksanaan roadmap.
Tujuan
- Melakukan review prioritas topik penelitian dengan memperhatikan perkembangan terbaru, dan proses translational reserach from basic to more applied research
- Menyusun agenda penelitian yang terintegrasi antar bidang keilmuan serta tahapan penelitian
- Mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kapasitas institusi dan jejaring untuk mendukung implementasi agenda penelitian
Waktu Pelaksanaan
Hari/Tanggal/Jam : Selasa-Kamis, 30 Januari 2018 – 01 Febuari 2018
Waktu : 08.00 – 16.00 WIB
Tempat : Hotel Ibis Style, Yogyakarta
Peserta
Peserta pelatihan diharapkan berasal dari Pimpinan dan Tim Penyusun Raodmap Penelitian dari Institusi Lembaga Pendidikan Kesehatan, baik pemerintah maupun swasta
Fasilitator dan Narasumber
Fasilitator dan Narasumber berasal dari Divisi Manajemen Mutu, Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran UGM, dengan Prof. Adi Utarini, dr, MSc, MPH, PhD sebagai Narasumber Utama. Narasumber juga akan berasal dari narasumber pada tingkat stakeholder nasional sesuai bidang keilmuan dalam bidang pendidikan tenaga kesehatan.
Tim Fasilitator terdiri dari:
- Hanevi Djasri, dr, MARS
- Viera Wardhani, dr, MKes
- Eva Tirtabayu Hasri, SKep, MPH
- Lucia Evi Indriarini, SE, MPH
Rencana Agenda
| Waktu | Kegiatan | PJ/Narasumber | ||
| Hari Pertama | ||||
| 08.00-08.30 |
Registrasi peserta |
Panitia | ||
| 08.30-09.00 |
Pembukaan: Penjelasan tujuan dan metode pelatihan |
UGM | ||
| 09.00-10.00 |
Materi Sesi 1: Konsep dan strategi translational riset bidang kesehatan dan Penyusunan Agenda Penelitian Diskusi dan tanya jawab |
UGM | ||
| 10.00-10.15 | Rehat pagi | Panitia | ||
| 10.15-11.45 |
Materi Sesi 2: Update trend penelitian bidang pelayanan kesehatan, agenda riset nasional dan global, potensi biaya dan kerjasama Diskusi dan tanya jawab |
UGM
|
||
| 11.45-13.00 | Rehat dan makan siang (ISHOMA) | Panitia | ||
| 13.00-14.30 | Diskusi Kelompok: Penyusunan Agenda Penelitian | Tim Fasilitator | ||
| 14.30-16.00 | Presentasi Hasil Diskusi Kelompok: Penyusunan Agenda Penelitian | Tim Fasilitator | ||
| Hari Kedua | ||||
| 08.30-09.00 | Pengantar hari II | UGM | ||
| 09.00-10.00 |
Materi Sesi 3: Kapasitas Institusi yang Dibutuhkan dalam Menjalankan Roadmap Penelitian Diskusi dan tanya jawab |
UGM | ||
| 10.00-10.15 | Rehat pagi | Panitia | ||
| 10.15-11.45 |
Materi Sesi 4: Metode Pengembangan Kapasitas Penelitian dalam Institusi Pendidikan Kesehatan: Pengalaman FK UGM Diskusi dan tanya jawab |
UGM | ||
| 11.45-13.00 | Rehat dan makan siang (ISHOMA) | Panitia | ||
| 13.00-14.30 |
Diskusi Kelompok: Identifikasi Kebutuhan Pengembangan Kapasitas Institusi |
Tim Fasilitator | ||
| 14.30-16.00 | Presentasi Hasil Diskusi Kelompok: Identifikasi Kebutuhan Pengembangan Kapasitas Institusi | Tim Fasilitator | ||
| Hari Ketiga | ||||
| 08.30-09.00 | Pengantar hari III | UGM | ||
| 09.00-10.00 |
Materi Sesi 5: Membangun Networking dalam Pelaksanaan Roadmap Penelitian Diskusi dan tanya jawab |
UGM | ||
| 10.00-10.15 | Rehat pagi | Panitia | ||
| 10.15-11.45 |
Diskusi Kelompok: Identifikasi Kebutuhan Networking |
Tim Fasilitator | ||
| 11.45-13.00 | Rehat dan makan siang (ISHOMA) | Panitia | ||
| 13.00-14.30 | Presentasi Hasil Diskusi Kelompok: Identifikasi Kebutuhan Networking | Tim Fasilitator | ||
| 14.30-15.00 | Penutupan Pelatihan: POA | Tim Fasilitator | ||
Shares in healthcare property owner Quality Care drop on ManorCare rent fight
CHICAGO (Reuters) – Shares of healthcare property owner Quality Care Properties Inc fell to a 13-month low on Tuesday as investors braced for a prolonged legal battle over unpaid rent with its main tenant,
Gelar Lokmin, Ini Pesan PLT Kadis Kesehatan
TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG – Puskesmas Goarie menggelar Loka Karya Mini (Lokmin) di gedung pertemuan Tenri Raga, Puskesmas Goarie, Selasa (30/1/2018).