Lukas: Wajah Kesehatan di Papua Perlu Dapat Perhatian Serius

JAYAPURA (cenderawasihpos.com) – Bakal Calon Gubernur Papua, Lukas Enembe Sip berpendapat bahwa wajah kesehatan di Papua perlu mendapat perhatian serius. Tak hanya yang berada di perkotaan tetapi terlebih pada daerah yang terisolir. Ia prihatin, banyak rumah sakit tak memberikan pelayanan maksimal sehingga peran rumah sakit yang seharusnya untuk memberi perawatan dan penyembuhan bagi pasien terus mendapat protes dari publik.

Salah satunya yang dianggap nyata dan muncul hingga kini adalah RSUD Dok II. Dari penilaiannya, RSUD Dok II merupakan rumah sakit rujukan baik dari Papua maupun Papua Barat. Namun sayangnya pelayanan dari rumah sakit peninggalan Belanda ini masih jauh dari harapan. Jika tak segera disikapi, ia khawatir masyarakat di Papua akan terus mengeluh atas pelayanan kesehatan di Papua.

Continue reading

BPJS dijalankan, RS Dijamin Tidak Bangkrut

JAKARTA (jpnn.com) – Kekhawatiran Asosiasi Rumah Sakit Daerah (Arsada) akan mengalami kebangkrutan bila melayani program BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) tidak akan terjadi. Menyusul dengan adanya jaminan dari Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) untuk tidak menunda-tunda pembayaran klaim layanan jaminan sosial.

“Sistem BPJS sangat berbeda dengan Jamkesmas atau Jamkesda. Kalau Jamkesmas, rumah sakitnya dibiarkan menanggulangi sendiri dan lama baru diganti pemerintah, dengan BPJS tidak seperti itu mekanismenya,” kata Ketua DJSN, Chazali Situmorang di Jakarta, Jumat (23/11).

Continue reading

Tahun depan, siap-siap serbuan rumah sakit asing

JAKARTA (kontan.co.id) Para pemain di pasar layanan jasa rumah sakit lokal harus bersiap-siap menghadapi serbuan rumah sakit asing pada tahun depan. Ini merupakan konsekuensi kesepakatan antar negara Asia Tenggara dalam ASEAN Framework Agreement on Services (AFAS) Package 8 dalam rangka menuju perdagangan bebas ASEAN 2015.

Direktur Perundingan Perdagangan Jasa Kementerian Perdagangan Sondang Anggraini menjelaskan, kesepakatan itu memperbolehkan kepemilikan rumah sakit oleh asing maksimal 70%. Menurut Sondang, kesepakatan itu tinggal diratifikasikan dan langsung diterapkan paling tidak pada tahun 2013 nanti.

Continue reading

Rumah Sakit Swasta Boleh Tak Ikut SJSN

Jakarta (health.detik.com), Pada tahun 2014 nanti, seluruh masyarakat itu sudah tercakup jaminan kesehatannya dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Artinya, tidak ada warga negara Indonesia yang tidak bisa berobat karena masalah biaya. Pihak rumah sakit diminta mempersiapkan diri menghadapinya.

“Sistemnya adalah asuransi kesehatan, di mana ada yang membayar premi, ada kegotongroyongan antar peserta. Peserta untuk fakir miskin dan tidak mampu dibayar oleh pemerintah. Yang sudah bekerja membayar 5 persen, di mana 2 persen di bayar yang bersangkutan, 3 persen dibayar oleh pemberi kerja,” kata Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi dalam acara peresmian RS Bethsaida, Serpong, Rabu (12/12/2012).

Continue reading

Dirjen BUK: Sumut Harus Mampu Kembangkan Medical Tourism

Medan, (Analisa). Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemenkes RI dr. Supriyantoro, Sp.P MARS menilai, Sumatera Utara dengan potensi wisata Danau Toba dan didukung dengan sarana kesehatan, seharusnya mampu membuat medical tourism.

Untuk itu, kata Dirjen saat meresmikan Rumah Sakit Murni Teguh di Medan, Rabu (12/12), perlu ada pembenahan infrastruktur dan pelayanan kesehatan.

Continue reading

Infeksi Nosokomial Masalah Medis di Seluruh Dunia

(www.beritasatu.com) Infeksi nosokomial ditularkan di antara pasien, staf, tenaga kontrak, tenaga sukarela, mahasiswa bahkan antarpengunjung.

Risiko tertularnya infeksi di rumah sakit atau infeksi nosokomial masih menjadi masalah penting di seluruh dunia, kata pakar kesehatan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Arlina Dewi.

Continue reading

Harga Dokter Umum

(kompasiana.com) “IDI sendiri tegas mengancam bakal melakukan demo jika bayaran dokter yang melayani pasien BPJS dianggap tidak layak” (1)

Kutipan di atas merupakan reaksi dari IDI mengenai dampak dari besaran iuran premi BPJS Kesehatan. Fenomena tarik ulur antara peserta, pembayar dan penyedia layanan kesehatan merupakan dinamika dalam sebuah asuransi kesehatan. Keterlambatan dalam meregulasi sistem pelayanan kedokteran merupakan salah satu faktor yang disampikan oleh Ketua Bidang Pengembangan Sistem Pelayanan Kedokteran Terpadu dengan Sistem Rujukan Pengurus Besar IDI, dr. Gatot Soetono MPH .

Continue reading

Penerapan Standar Asuhan Kebidanan Dalam Rangka Percepatan Pencapaian MDG’s 2015

JAKARTA (buk.depkes.go.id) – Workshop Penerapan Standar Asuhan Kebidanan dalam rangka Percepatan Pencapaian MDG’s 2015 di buka oleh Direktur Bina Keperawatan dan Keteknisian Medik, Suhartati, S.Kp, M.Kes. pada tanggal 20 November 2012

Dalam rangka mewujudkan harapan masyarakat, pemerintah telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2010-2014 yang salah satu prioritasnya adalah menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Continue reading

Indonesia Masih di Empat Besar Kasus Tuberkulosis

Jakarta (pdpersi.co.id) – Pasien Tuberkulosis (TB) tidak perlu cemas, penyakitnya dapat disembuhkan. Masyarakat diharapkan segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit jika memiliki gelaja TB. Untuk diagnosa awal pengobatan diberikan gratis, dan bagi pasien TB yang masuk dalam program, semua pengobatan juga ditanggung pemerintah.

Kepatuhan menjalani pengobatan secara teratur selama enam bulan dan rutin meminum obat justru menjadi kunci keberhasilan penyembuhan pasien TB. Karena jika hal tersebut tidak dilakukan, maka penyakit TB ini akan menjadi Tuberkulosis Multi Drug Resistant (TB-MDR) yang kebal obat.

Continue reading

12th IHA CONGRESS & 6th ANNUAL SEMINAR PATIENT SAFETY

12th IHA CONGRESS & 6th ANNUAL SEMINAR PATIENT SAFETY
JAKARTA CONVENTION CENTER, 7-10 NOVEMBER 2012

HOSPITAL STRATEGY TOWARDS STRONG CURRENT OF CHANGE AS IMPACT OF THE COMING NATIONAL SOCIAL SECURITY SYSTEM (NSSS) ACT AND NATIONALIZATION OF ACCREDITATION

Kongres PERSI dan Seminar patient safety tahun 2012 ini mengambil tema Strategi RS Menghadapi Arus Kuat Perubahan sebagai Dampak Berlakunya UU SJSN dan Internasionalisasi Akreditasi yang dihadiri lebih dari 1.000 peserta. Acara berlangsung selama 4 hari yang mana hari pertama membahas mengenai prospek implementasi SJSN/BPJS menurut perspektif stakeholder dan harapan SJSN/BPJS dari rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta dan lembaga konsumen kesehatan. Hari kedua membahas mengenai akreditasi rumah sakit dan keselamatan pasien di rumah sakit. Pada hari ketiga membahas mengenai teknologi e-health, sistem informasi manajemen dan produk kesehatan buatan indonesia. Di hari terakhir membahas mengenai peran profesional seperti perawat, farmasi, spesialis gizi klinik dan rekam medis. Acara ditutup dengan motivasi dari Ary Ginanjar Agustian, pimpinan ESQ.

Hours

Wednesday, 7 November 2012

08.30-09.30

  • The chairman of Committee Report
  • Message from the President of IHA
  • Briefing by Ministry of Health of Republic of Indonesia, dr.Nafsiah Mboi,SpA,MPH

09.30 – 09.45

The opening of the Congress and Hospital Expo Inaguration by Ministry of Health of Republic of Indonesia

09.45 – 10.15

Dahlan Iskan (Minister of State Owned Enterprises) : State enterprises Minister making a breakthrough State Owned Companies become World Class Corporate

10.15 – 11.00

Break

11.00 – 11.45

Prof.dr.Ali Ghufron Mukti, MSc, PhD (Deputy Minister of Health) : Infrastructure readiness of the Ministry of Health in the implementation of SJSN Act

11.45 – 12.00

dr. Supriyantoro,SpP,MARS (Director General BUK Ministry of Health RI) : Director General BUK Ministry of Health RI policy of SJSN/BPJS act implementation

12.00 – 12.15

Prof. Dr.dr. Hasbullah Thabrany,MPH (FKM-UI) : Implementation of SJSN/BPJS act Controversy

12.15 – 12.30

dr.I Gede Subawa,Mkes (PT.Askes indonesia) : Perspective Transformation PT. Askes Being Health BPJS

12.30 – 12.45

Dr.dr.Sutoto,Mkes (President of IHA) : Hospitalization Strategy to Face with SJSN/BPJS Act

12.45 – 13.00

Prof.Dr.Syed Mohamed Aljunid : INA CBG’s role in Supporting SJSN

13.00 – 14.00

Break

 

Prospects For Implementation of SJSN/BPJS Act From Stakeholders Perspectives

14.00 – 14.18

Drs. Freddy Rikson Saragih,MPAcc (Head of Centre Fiscal Risk management, Ministry of Finance RI) : Prospects for Implementation of the State Finance Law SJSN/BPJS

14.18 – 14.36

Suarhatini Hadad (President of BPKN) : Prospects for implementation of SJSN/BPJS act in Consumer Protection

14.36 – 14.54

Dr.Chazuli H.Situmorang,Apt, MSc.PH (President of DJSN) : Prospects for Implementation of SJSN/BPJS act in Monitoring

15.54 – 15.12

Odang muchtar (Indonesia Institute of Social Security) : Build Preparedness Human Resource Serving BPJS Participants

15.12 – 15.30

Prof.dr.Laksono Trisnantoro,MSc,PhD : Hospital Scenario Facing BPJS Act Implementation

 

Concerns and Hope in The Era SJSN/BPJS Act Implementation

15.30 – 15.48

dr.Umar Wahid,SpP : Concerns and Hope of SJSN/BPJS Act from Public Hospitals

15.48 – 16.06

dr.Daniel Budi Wibowo,Mkes (Chairman of Pelkesi) : Concerns and Hope of SJSN/BPJS Act from Public Private Hospital

15.06 – 16.24

dr.Mus Aida, MARS : Concerns and Hope of SJSN/BPJS Act from Private Hospital

16.24 – 16.42

Ketua IDI

16.42 – 16.30

dr.Marius Widjajarta,SE (Chairman of YPKKI) : Concerns and Hope of SJSN/BPJS Act from Wider Community

 

Thursday, 8 November 2012

 

Hospital Accreditation

08.30 – 09.00

Triona Fortune (ISQua) : International Hospital Accreditation Standards

09.00 – 09.30

Dr.dr. Sutoto,Mkes (chairman of KARS) : Ways of preparing Hospital Towards International Accreditation Standard

09.30 – 10.00

dr. Chairul Radjab nasution, SpPD-KGEH, Finasim,Mkes (Director BUK reference from Ministry of Health) : the Ministry of Health Support of Hospitals to Successfully Achieve New Accreditation

10.00 – 10.30

Break

 

Relevance Accreditation of Quality Hospitals

10.30 – 10.52

dr. Nico A.Lumenta, K.Nefro,MM (KARS Comissioner) : Preparing Patient Focused Service in New Accreditation

10.52 – 11.15

dr. Luwiharsih,MSc (KARS Comissioner) : Patient Safety in New Accreditation

11.15 – 11.37

Prof.Dr.dr.Akmal Taher,SpU (Director of RSUPN Cipto Mangunkusumo) : Preparation of Teaching Hospital in Achieve New Accreditation Certification

11.37 – 12.00

Ermiel H.Thabrani,MA : Patient Perception of the Quality of Hospital Services

12.00 – 13.00

Break

 

Patient Safety in Hospital

13.00 – 13.45

Siti Komariah,Skep,MARS (Siloam Hospitals Lippo Village) : Nursing Role in Reducing Patient Safety Incidents

13.45 – 14.30

dr.Bambang Tutuko,SpAn (Chairman PERDATIN) : Anesthesia Professional Tips in Preventing Unexpected Events

14.30 – 15.15

dr. Urip Murtedjo, SpB-KL (Chairman PP.PABI) : The Role of Surgeon in Increasing Patient Safety

15.15 – 16.00

Prof.Dr.dr.Armen Muchtar (RSUPN Dr.Cipto Mangunkusomo) : Ways of Prevent Medication Errors

 

Friday, 9 November 2012

 

E-Health Technology

08.30 – 08.52

dr. Jane Supardi : E-Health in the Era of Information Systems of SJSN/BPJS Act

08.52 – 09.15

dr. Yanuar Hadiyanto (CEO RS Pondok Indah) : Choosing the Bitter Sweetness of Hospital Information System Provider

09.15 – 09.37

Prof.Dr.Ir. Tati R. Mengko : What is Cloud Computing and How Hospitalization Community Leveraging Cloud Computing in the Future

09.37 – 10.00

Syaiful Hidayat (PT.Telkom Indonesia) : Draft of Indonesian Integrated e-Health

10.00 – 10.30

Break

 

Management Information System

10.30 – 11.00

Call center : Call center integration with Hospital Information System

11.00 – 11.30

Prohealth : Emergency Portable ventilator

11.30 – 14.00

Break

 

Hospital Chain

14.00 – 14.30

Dr.dr. Mardjo Soebiandono, SpB (Director PT. Pertamedika) : Experience Pertamedika in Developing Hospital Chain

14.30 – 15.00

dr. Hasmoro,SpAn (Director Hermina Hospital Group) : Ways for developing Hospital Chain in Indonesia

15.00 – 15.30

dr. Orie Andari Sutadji, MBA (Chairman IQA Foundation) : Excellent Management Systems Reaping the World Class performance

 

Made in Indonesia

15.30 – 16.00

Prof.Dr.Ir.R.Mengko (Head Research Division on Biomedical Engineering,ITB) : Potential Development Indonesian Medical Device Industry in 10 Years Future

16.00 – 16.30

Ir.Titah Sihdjati Riadhie (Director PT.Tesena Inovindo) : Build a medical Device Industry Made in Indonesia; Expectations and Obstacle

16.30 – 17.00

Ade Tarya Hidayat (Presdir PT.Abadinusa Usaha semesta) : Indonesia Medical Device Industry Potential in Production Liquids Dialysis, Tensimeter and Ultrasound Equipment

 

Saturday, 10 November 2012

 

Role of Professionals

08.30 – 08.52

Chairman of PPNI : Implementation of Professional Nursing Practice; obstacle and Challenges

08.52 – 09.15

Drs. Masrial Mahyudin, Apt,MM (chairman Hisfarsi) : Role Increased of Clinical Pharmacy Profession in New Accreditation Standards

09.15 – 09.37

Prof.Dr.dr.Abdul Razak,MSc,SpGK (chairman PDGKI) : Collaboration Clinical Nutrition Specialist with DPJP in Patient Care

09.37 -10.00

Elise Gamelia (Chairman Formiki) : Role of Medical Record Professionals in Hospitalization e-Medical Record

10.00 – 10.30

Break

 

Motivation

10.30 – 12.30

Dr.HC. Ary Ginanjar Agustian : ESQ for Hospital Leaders

12.30 – 13.00

Door Prize, congress Result Announcement, closing ceremony