Skip to content

Author: Div Mutu

Derajat Kesehatan Warga Papua di Bawah Rata-rata

Metrotvnews.com, Jayapura: Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengaku kecewa dengan derajat kesehatan masyarakat Papua yang masih belum menunjukkan hasil menggembirakan. Seluruh indikator derajat kesehatan Papua, yaitu angka kematian ibu, angka kematian bayi, angka kematian balita, prevalensi gizi buruk, dan prevalensi gizi kurang, masih berada di bawah angka rata-rata nasional.

“Meskipun kita telah melaksanakan Pembangunan Kesehatan di Papua selama beberapa dasawarsa, hasil yang dicapai belum menggembirakan,” sesal Menkes, saat membuka membuka Rakerkesda Provinsi Papua di Jayapura, Senin (20/2) malam.

Continue reading

Penyediaan Obat Belum Disiapkan Serius

Jakarta, Kompas – Beroperasinya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan pada tahun 2014 akan meningkatkan kebutuhan obat publik. Namun, hingga kini industri farmasi belum dilibatkan secara serius.

“Jika Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tidak siap, masyarakat bisa kecewa,” kata Direktur Eksekutif Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia Darodjatun Sanusi di Jakarta, Kamis (1/3).

Keberadaan BPJS merupakan amanat Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional yang akan menjamin kesehatan seluruh rakyat. Agar lembaga ini berjalan baik, butuh kesiapan sarana dan prasarana pendukung, mulai dari infrastruktur layanan, ketersediaan tenaga kesehatan, hingga ketersediaan obat.

Continue reading

Forum Mutu Tahun 2007

Hari Pertama

Farid Wadjdi Husain – Kebijakan Mutu Pelayanan Kesehatan di Indonesia

  • Paralel 1
    • Ahmad Harifudin – Persiapan Pengembangan Manajemen Mutu Kamar Bedah di RSUD Serang
    • Amin Nur Rochim – Proses Penyusunan Pedoman Pelayanan di IBS
    • Andreasta Meliala – Aplikasi Konsep Patient Safety pada Pelayanan Rumah Sakit Saat Bencana
    • Atiek Heru – Menghitung Quallity Cost di Rumahs sakit
    • Deddy Koesmayadi – Efisiensi kamar Bedah
    • Hindar Jaya – Perijinan Praktik Dokter Keluarga
    • Iwan Dwiprahasto – Manajemen Risiko Klinik dalam Sistem Pelayanan Kesehatan
    • Masitah – Kerangka kerja mutu & Regulasi pelayanan kesehatan Prop. Kaltim
    • RS Sutomo – Negligence & Patient Safety di kamar Bedah
    • Tenny Septania – Outsourching Tenaga Kesehatan
  • Pleno 1 a
    • Adi Utarini – Situasi Pengembangan Patient Safety dan Pelayanan Kesehatan di Indonesia
    • Hardi yusa – Antara Mutu dan Biaya dalam pelayanan Kedokteran
  • Pleno 1 b
    • Dodi Firmansyah – Implementasi mutu dan biaya rumah sakit: pengalaman RSUP Fatmawati , Jakarta
    • Fathema – Efisiensi dalam pelayanan bedah jantung: Pengalaman PJT RSCM dalam Pengembangan DRG
  • Paralel 2
    • Anis Fuad – Standar informatika kesehatan
    • Bambang – Penerapan Konsep dasar patirnt safety di puskesmas Loa Janan Kab. Kutai Kertanegara kaltim
    • Nunang Yuliawam – Menilai Efektifitas Pengembangan Sistem Informasi RS
    • Roni Novianto – Penggunaan PDA sebagai bagian optimalisasipenerapan teknologi informasi di RS
    • Sutoto – Renstra berbasis klinik

Hari Kedua

  • Pleno 2
  • paralel 3
    • Emiliana Tarigan – Pengalaman mendidik perawat dalam patient safety
    • Felix kasum – Implementasi & Evaluasi Penerapan Disease Case Management Melalui Peran Manajer kasus di RS Pendidikan
    • Haris – keselamatanpasienpascabencana
    • Muh Amin – Pengalaman mendidik perawat dalam patient safety
    • Nico a Lumenta – Review Keselamatan Pasien
    • Rukmono – Hasil Uji coba Implementasi Clinical Pathway bedah sesardi RSUP Sardjito
  • Pleno 3 a
    • David Dunlop
    • karen Dunn
  • Pleno 3 b
    • Diskusi panel

Hari Ketiga

Agung Usadi
Hanevi Djasri 
Karen Dunn 

Forum Mutu Tahun 2006

Sesi Pembukaan

Sesi Pleno I : Framework

Sesi Konkuren I

Sesi Pleno 2a


Pengantar Hari II

Sesi Konkuren II

Sesi Konkuren III : Kebijakan Organisasi

Sesi Pleno 2c


Pengantar Hari III

Sesi Penutupan

Semangat di HUT Ke-30 RSUP DR Sardjito Jogjakarta: Serius Perbaiki Layanan agar Penuhi Standar Internasional

Radarjogja.co.id JOGJA– Manajemen RSUP DR Sardjito Jogjakarta terus berbenah. Mereka terus meningkatkan kualitas dan pelayanan. Ini ditempuh untuk menjadi rumah sakit yang berkomitmen mendukung dan melaksanakan akreditasi internasional dalam program Joint Commision International (JCI).

Selama ini di Indonesia terdapat tujuh rumah sakit kelas A yang turut serta melakukan penandatanganan program akreditasi internasional. Program yang ditekankan untuk mencapai taraf internasional dalam pelayanan kesehatan ini merupakan program prioritas Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kemenkes Supriyantoro, akreditasi internasional merupakan tantangan bagi rumah sakit di Indonesia. Sebab, banyak masyarakat Indonesia yang mampu secara finansial lebih memilih berobat ke luar negeri.

Continue reading

Gandeng FK, Pemerintah Tingkatkan Mutu Paramedis

Okezone.com KUTA – Upaya meningkatkan kualitas tenaga kesehatan terus dilakukan pemerintah. Salah satunya dengan menggandeng fakultas kedokteran (FK) lewat program magang.

Saat ini, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas dan jumlah tenaga kesehatan yang diharapkan dapat terdistribusi secara luas hingga ke pelosok daerah atau daerah terpencil.

“Pemerintah telah bekerja sama dengan beberapa fakultas kedokteran untuk mengadakan program intership (magang) sebagai upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan,” papar Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih pada pembukaan Pertemuan Konsultasi Regional untuk Penguatan Manajemen SDM Bidang Kesehatan di Negara Kawasan Asia Tenggara, di Kuta, Bali, Senin (13/2/2012).

Continue reading

RSJPD Harapan Kita terima akreditasi Penuh Kardiovaskuler

Jakarta (ANTARA News) – Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita Jakarta yang sudah memiliki ahli dan teknologi kardiovaskuler berstandar Internasional, kini mendapat penilaian dan lulus mendapatkan sertifikat akreditasi penuh tingkat lengkap di bidang pelayanan kardiovaskuler oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Republik Indonesia.

“Rumah Sakit Jantung Harapan Kita mempunyai fungsi yang luas, memberi pelayanan kepada seluruh rakyat Indonesia mulai dari yang tidak mampu sampai yang mampu. RSJPD bertanggungjawab meningkatkan kualitasnya menjadi rumah sakit bertaraf Internasional dan saat ini menjadi yang terpercaya di Asia Pasifik,” kata Direktur Utama RSJPD Harapan Kita dr Hananto Andriantoro, SpJP(K), FIHA, usai menerima Sertifikat KARS di Jakarta, Rabu.

Continue reading

Warga Berobat ke Malaysia, Menkes Prihatin

PONTIANAK, KOMPAS.com — Sebagian besar warga Kalimantan Barat lebih memilih berobat ke rumah sakit di Kuching, Negara Bagian Sarawak, Malaysia, dibandingkan ke rumah sakit yang ada di Kalimantan Barat. Kualitas dan pelayanan rumah sakit di Kuching dinilai lebih baik.

Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengaku prihatin dengan kondisi itu. ”Kita tidak bisa memaksa masyarakat harus percaya dan berobat ke rumah sakit. Maka dari itu, peningkatan kualitas pelayanan dan mutu dokter harus ditingkatkan terus-menerus,” kata Endang, Rabu (15/2/2012), seusai membuka seminar dan Kongres Nasional VII Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Continue reading

Forum Mutu Tahun 2005

Hari Pertama

Hari Kedua

Pelatihan Regulator Pelayanan Kesehatan

  1. Penguatan Dinas Kesehatan Sebagai Regulator Utama Pelayanan Kesehatan:
    1. Pelatihan Pengembangan Lembaga Independen Sebagai Partner Kerja Dinkes (bekerjasama dengan Australian Council for Safety and Quality in Health Care/ACSQHC),
    2. Pelatihan Implementasi Sistem Manajemen Mutu untuk Dinkes,
    3. Pelatihan Penyusunan kerangka kerja mutu dan regulasi (Quality and Regulation Framework) yang terintegrasi dengan Sistem Kesehatan Daerah (SKD),
    4. Pelatihan Penyusunan Kegiatan dan Anggaran Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan,
    5. Pelatihan Surveyor Regulasi Pelayanan Kesehatan bagi Dinas Kesehatan: ISO 9001 dan Akreditasi Medik Dasar
    6. Pelatihan Surveyor Standar Perijinan,
    7. Pelatihan Pengembangan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan
  2. Penguatan Organisasi Profesi Sebagai Regulator:
    1. Pelatihan surveyor standar organisasi profesi
  3. Penguatan Asuransi/Perusahaan Sebagai Regulator:
    1. Pelatihan Implementasi sistem manejemen mutu di organisasi asuransi kesehatan
    2. Pelatihan Utilitation review
    3. Pelatihan Pengukuran mutu dan biaya pelayanan kesehatan yang diterima oleh peserta asuransi
  4. Penguatan LSM Sebagai Regulator:
    1. Pelatihan Customer Value untuk LSM ataupun Media Masa
    2. Pelatihan Pengembangan Customer Value Frame Work
  5. Studi Banding Regulasi Pelayanan Kesehatan
    1. Studi Banding Sistem Regulasi Pelayanan Kesehatan (ke Yogyakarta)
    2. Studi Banding Sistem Regulasi Pelayanan Kesehatan (ke Asia)
    3. Studi Banding Sistem Regulasi Pelayanan Kesehatan (ke Australia)