Mayapada Group akan membangun rumah sakit di Jakarta Garden City, kota mandiri terintegrasi seluas 370 hektare di Cakung, Jakarta Timur, yang dikembangkan PT Modernland Realty Tbk. Ini merupakan rumah sakit ketiga yang dibangun Mayapada Group di Indonesia.
Klinisi Sebagai Ujung Tombak Peningkatan Mutu
Berbagai upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan membutuhkan para klinisi (dokter, perawat, bidan dan klinisi lainnya) sebagai pelaksana utama dan terpenting di lapangan. Meskipun terlihat dan dianggap berbeda namun sesungguhnnya berbagai upaya tesebut seperti: TQM, CQI, GKM, PSBH, Akreditasi, ISO 9000, Audit Klinik, Lean Hospital pada dasarnya sama persis.
Kieran Walshe (2009) seorang peneliti di Inggris menemukan bahwa berbagai upaya tersebut semuanya membutuhkan paling tidak empat hal, yaitu kepemimpinan, siklus dan alat peningkatan mutu; Keterlibatan seluruh staf; dan komitmen para klinisi (terutama klinisi senior).
Keterlibatan klinisi sangat penting karena ditangan merekalah pelayanan kesehatan disampaikan kepada para pasien/masyarakat, manajemen “hanya” mendukung dari aspek regulasi organisasi. Namun demikian saat ini peran tersebut perlu ditingkatkan, berbagai kendala terkait dengan keterlibatan klinisi adalah beban kerja dilapangan dan juga karena motivasi para klinisi.
Menjadi tugas para manajer sarana pelayanan kesehatan dan organisasi profesi termasuk institusi pendidikan tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan keterlibatan klinsi dalam upaya peningkatan mutu. Dua artikel yang dapat dijadikan sumber ide untuk hal tersebut kami tampilkan pada minggu ini. Selamat berinovasi.(hd)
{jcomments on}
Quality training key to good child care organisations
THE Australian Government will increase audits on child care training organisations, in the Sunshine Coast and other regions, consider more on the job training, enforce the use of penalties and establish a ‘preferred provider’ scheme following the release of a new report into the training of child care workers.
Menkes Serahkan Penghargaan Kepada Nakes Teladan
JAKARTA (Pos Kota)– Sebanyak 136 tenaga kesehatan (Nakes) teladan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan. Mereka yang terdiri atas kelompok tenaga medis, tenaga perawat, tenaga bidan, tenaga gizi dan tenaga kesehatan masyarakat, selama ini telah menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan ditingkat Puskesmas.
Dirgahayu Republik Indonesia Ke-70
Tepat di awal minggu ini, 17 Agustus 2015 adalah peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-70. Seiring dengan usia kemerdekaan yang telah semakin ‘dewasa’, Negara Kesatuan Republik Indonesia terus bebenah di berbagai sektor, salah satunya adalah sektor kesehatan. Masih segar dalam ingatan kita, salah satu program kesehatan yang diluncurkan untuk dapat memberikan fasilitas pelayanan kesehatan yang merata bagi seluruh rakyat, yakni Program BPJS Kesehatan. Harapannya program tersebut dapat diakses oleh seluruh masyarakat, tentu saja tidak hanya merata namun juga adil dengan meningkatkan atau setidaknya mempertahankan mutu pelayanan kesehatan yang disediakan.
Berbagai problematika mengiringi proses penerapan program tersebut, namun fokus mutu pelayanan kesehatan tetaplah harus menjadi prioritas dalam setiap penentuan kebijakan yang diambil. Masih terkait dengan upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan, minggu ini 2 artikel yang disajikan akan memaparkan peran tenaga kesehatan (dokter dan perawat) serta keterlibatannya dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di United State of America. Artikel tersebut diharapkan dapat menambah wawasan dan memberikan gagasan upaya peningkatan mutu di fasilitas pelayanan kesehatan pemerhati website mutu. Dan semoga di usia kemerdekaan Bangsa Indonesia yang semakin ‘dewasa’ ini seluruh rakyat Indonesia dapat memperoleh ‘kemerdekaan’ (baca: kemudahan) dalam mengakses setiap program kesehatan yang tentu saja tetap mengutamakan mutu terbaik. Dirgahayu Republik Indonesia Ke-70. Jayalah Negeriku, Jayalah Bangsaku. (lei)
{module [152]}
Quality public child care: An economic no-brainer
Child care will be a major issue in this federal election campaign. The NDP has pledged to create 370,000 new $15-per-day spaces through joint federal-provincial initiatives by 2017-18, at an estimated cost of around $2 billion per year (growing that to 1 million spaces by 2023).
Pemkot Cimahi Optimalkan Program UKS
Cimahi – Pemerintah Kota Cimahi, Jawa Barat, mengoptimalkan program Unit Kesehatan Sekolah untuk meningkatkan kesehatan siswa sehingga dapat belajar dan menyerap pelajaran dengan baik.
“Semua itu terkait dengan kesadaran dan keseriusan kita bersama dalam menciptakan kesehatan untuk anak-anak
Ujicoba Sistem dan Pedoman Rujukan Pelayanan Kesehatan Kabupaten Mimika
Kerangka Acuan Kegiatan
Ujicoba Sistem dan Pedoman Rujukan Pelayanan Kesehatan
Kabupaten Mimika
![]()
LATAR BELAKANG
Undang-undang SJSN dan BPJS mengamanatkan kepada semua komunitas kesehatan untuk dapat menyediakan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. Namun jangkauan pelayanan kesehatan belum merata. Akibatnya terjadi penumpukan pasien yang luar biasa di rumah sakit besar tertentu. Sehingga harus dikembangkan sistem rujukan yang lebih baik yaitu dengan mengembangkan sistem rujukan.
Dari hasil penilaian, pelaksanaan rujukan pasien masih mengalami beberapa masalah diantaranya prosedur penerimaan rujukan belum diterapkan secara maksimal sehingga penanganan terlambat, pelaksanaan rujukan balik belum dimanfaatkan secara maksimal oleh petugas rumah sakit dan puskesmas, pengetahuan masarakat/petugas tentang tanda-tanda kegawatdaruratan masih rendah, sehingga sering menghambat proses rujukan, dll.
Untuk mengatasi hal tersebut diatas, Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) bekerjasama dengan PKMK FK UGM telah menyusun Sistem dan Pedoman Rujukan yang terdiri dari pedoman standar pengelolaan 9 penyakit. Sistem dan pedoman rujukan yang telah di susun ini diharapkan dapat mulai diterapkan di Puskesmas dan RS, sehingga di perlukan adanya ujicoba agar dapar menjadi pembelajaran untuk penerapan Sistem dan Pedoman Rujukan selanjutnya.
TUJUAN
Kegiatan ujicoba ini bertujuan untuk memberikan gambaran tekhnis mengenai proses dan penerapan sistem dan Pedoman rujukan 9 penyakit di Puskesmas dan Rumah sakit .
PESERTA : 18 orang
- PKMK FK UGM: 2 orang
- Lintas program terdiri dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika (4 orang), RSUD (4 orang), RSMM (4 orang), Puskesmas (4 orang) dan pihak lain yang terkait
PELAKSANAAN KEGIATAN:
Kegiatan ini akan berlangsung selama 4 Hari, dimulai pada tanggal 18-21 Agustus 2015 di Dinkes Kabupaten Mimika, RSUD Timika, RS Mitra Masyarakat dan Puskesmas Timika
|
WAKTU |
MATERI |
Penanggung jawab |
|
Selasa, 19 Agustus 2015 |
Diskusi dengan Dinkes Kabupaten untuk:
* diskusi ini di harapkan dapat di ikuti oleh kabid, seksi dan pihak yang terkait rujukan di Dinas Kesehatan |
Tim PKMK UGM
|
|
Selasa, 19 Agustus 2015 |
Kegiatan akan dilakukan di Puskesmas Timika:
|
|
|
Kamis, 20 Agustus 2015 |
Kegiatan akan dilakukan di RSUD Timika
|
|
|
Jumat, 21 Agustus 2015 |
Kegiatan akan dilakukan di RSMM
|
|
|
Senin, 24 Agustus 2015 |
Kegiatan lanjutan di Puskesmas Timika |
|
Audit Konsultan pada Implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 di Puskesmas Timika
Kerangka Acuan
Audit Konsultan pada Implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 di Puskesmas Timika
18-25 Agustus 2015
![]()
Pengantar
Salah satu tahapan penting dalam pengembangan sistem mananjemen mutu adalah Implementasi. Pada tahap ini seluruh dokumen yang telah disusun seperti: pedoman mutu, sasaran mutu, prosedur, instruksi kerja, form dan rekaman pendukung, akan menjadi acuan dalam proses pelayanan dan kegiatan para staf di Puskesmas Timika. Pada tahapan implementasi ini diperlukan kecermatan dalam melihat keterkaitan antara proses yang dilakukan dengan dokumentasi yang ada. Dokumen sistem manajemen mutu yang sah dan telah disosialisasikan harus diterapkan oleh segenap personil yang terlibat secara konsisten dan benar.
Agar tahapan implementasi ini dapat berjalan dengan efektif dan efisien dengan mengacu pada standar ISO 9001:2008 maka perlu dilihat kesiapan masing-masing unit terhadap aspek dan elemen yang diperlukan menuju audit sertifikasi dari badan sertifikasi. Untuk itu Konsultan akan melakukan audit kesiapan dan memandu setiap unit melakukan proses pelayanan agar sesuai dengan sasaran mutu yang telah ditetapkan dan memenuhi persyaratan standar ISO 9001:2008.
Tujuan
Pendampingan Implementasi ini bertujuan Membantu para staf pada masing-masing unit di Puskesmas Timika:
- Untuk dapat memastikan setiap proses yang dijalankan telah sesuai dengan acuan dokumentasi yang telah disusun.
- Untuk dapat memenuhi kesesuaian dengan persyaratan standar ISO 9001:2008.
Peserta:
Seluruh staf yang terlibat dalam proses pelayanan di Puskesmas Timika.
Metode:
Konsultan akan melakukan pendampingan langsung ke setiap unit sesuai jadwal yang telah disepakati. (mengacu Agenda Kegiatan)
Agenda
|
WAKTU |
ACARA |
NARASUMBER/FASILITATOR |
|
Hari I |
|
|
|
09.00 – 09. 30 |
Penjelasan rencana kegiatan pendampingan |
Kapus dan PKMK UGM |
|
09.30 – Selesai |
Pendampingan ke Masing-masing Unit yang diikuti MR/Sekretariat/Tim Auditor |
PKMK UGM |
|
Hari II sd hari V |
|
|
|
09.00 – Selesai |
Lanjutan Pendampingan ke Masing-masing Unit yang diikuti MR/Sekretariat/Tim Auditor |
PKMK UGM |
Fears of ‘hidden epidemic’ of poor quality care in aged care homes if RNs removed
There are fears of a ‘hidden epidemic’ of poor quality care for the state’s ageing residents, if registered nurses (RNs) are no longer required at New South Wales aged care homes.