Jakarta (detik.com), Meski sudah melewati evaluasi satu bulan pertama, pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan masih punya banyak tantangan. Salah satunya adalah bagaimana dokter di Indonesia bisa tetap memberikan pelayanan terbaik dengan sistem baru.
Iuran yang Dibayarkan Peserta JKN tak Dapat Dicairkan
Metrotvnews.com, Jakarta: Warga peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) wajib membayar iuran sesuai dengan kelasnya setiap bulan. Bila tak digunakan untuk pelayanan kesehatan, apakah iuran itu dapat dikembalikan kepada warga peserta JKN?
Perluasan Kepesertaan jadi Tantangan BPJS
JAKARTA, KOMPAS.com – Implementasi program Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) Kesehatan dan Ketenagakerjaan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) masih menghadapi tantangan.
Baru Sebulan, Klaim BPJS di Bengkulu Capai Rp 8,1 Miliar
BENGKULU, KOMPAS.com – Sejak diberlakukannya program Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan awal Januari 2014, klaim dari beberapa rumah sakit di Bengkulu yang ditunjuk mencapai Rp 8,1 miliar.
50 Asuransi Swasta Bergabung dalam BPJS Kesehatan
Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 50 asuransi swasta bergabung dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Tujuannya yaitu mewujudkan program pemerintah memberikan jaminan sosial kepada masyarakat.
Video Streaming
Fraud di Jaminan Kesehatan Nasional:
Aspek Hukum Pidana Fraud di Jaminan Kesehatan Nasional
|
|
PETUNJUK VIDEO STREAMING :
|
|
INTERNAL MEDICINE EMERGENCY & LIFE SUPPORT (IMELS)
INTERNAL MEDICINE EMERGENCY & LIFE SUPPORT (IMELS)
PENGANTAR
Dalam sepuluh tahun terakhir ini diyakini terjadi penurunan jenis dan jumlah tindakan yang “dapat” dilakukan ahli penyakit dalam, utamanya di bidang kegawatdaruratan, baik di ruang gawat darurat, ruang rawat intensif, maupun ruang rawat biasa baik di tingkat global maupun di Indonesia khususnya. Disadari maupun tidak disadari, perkembangan ilmu dan teknologi kedokteran yang pesat di satu sisi, dan kebutuhan masyarakat di sisi lain, menuntut tingkat kompetensi yang memadai dalam mengakomodasi situasi tersebut.
Kecenderungan melakukan konsultasi ataupun merujuk pasien ke disiplin lain untuk melakukan tindakan dalam situasi gawat darurat, seperti pungsi pleura, pungsi kardial, pemasangan infus vena sentral, kajian gawat darurat kardiologi-paru, dan bahkan toleransi operasi dari segi jantung maupun paru, semakin menurunkan kemampuan ketrampilan motorik dan juga kognitif ahli penyakit dalam.
Berdasarkan kondisi nyata seperti diuraikan di atas, perlu kiranya membekali para dokter umum yang berminat dan mempunyai komitmen tinggi dalam pelaksanaan kegawatdaruratan di bidang penyakit dalam melalui workshop IMELS sebagai perwujudan untuk menciptakan dokter yang dituntut profesionalismenya dalam menanggulangi kegawadaruratan penyakit dalam dengan cepat, tepat dan cermat.
TUJUAN WORKSHOP
- Mengetahui informasi terkini mengenai berbagai jenis penyakit dalam
- Agar dokter dapat mengenali tanda dan gejala kegawatdaruratan di bidang penyakit dalam
- Memahami patofisiologi dan mengetahui langkah yang perlu dilakukan untuk menegakkan diagnosis, mengetahui tata laksana serta mengetahui komplikasi kegawatdaruratan di bidang penyakit dalam.
- Menciptakan dokter yang dituntut profesionalisme dalam menanggulangi kegawadaruratan penyakit dalam dengan cepat, tepat dan cermat.
AGENDA KEGIATAN
Susunan Acara
Kursus Emergency Doctor IMELS- Basic II 2014
Gedung Cimandiri One Raden Shaleh, 15-16 Maret 2014
|
Hari I : 15 Maret 2013 |
||
|
Waktu |
Topik |
Pembicara |
|
07.00-07.30 |
PRE TEST |
|
|
07.30-08.00 |
Pengantar Kegawatdaruratan |
dr. Cosphiadi Irawan, SpPD, K-HOM |
|
08.00-08.30 |
Henti Jantung & Sindrom Koroner Akut |
dr. Dono Antono, SpPD, K-KV |
|
08.30-09.00 |
Koagulasi Intravaskular Diseminata |
dr. Ikhwan Rinaldi, SpPD |
|
09.00-09.30 |
Sepsis dan Infeksi Berat |
dr. Khie Chen, SpPD |
|
09.30-09.45 |
Diskusi |
|
|
09.45-10.00 |
Coffe Break |
|
|
10.00-10.30 |
Pneumonia, ALI, ARDS |
Dr. dr. Zulkifli Amin, SpPD, K-P, FCCP |
|
10.30-11.00 |
Gangguan Ginjal Akut |
dr. M. Bonar H.Marbun,SpPD,K-GH |
|
11.00-11.30 |
Ketoasidosis Diabetikum |
dr. Tri Juli Edi Tarigan, SpPD |
|
11.30-11.45 |
Diskusi |
|
|
11.45-13.00 |
ISHOMA |
|
|
Waktu |
Skill Stasion I |
Aktivitas |
Skill Stasion II |
Aktivitas |
|
|
Topik : Tanda & Gejala, Syok, Henti Jantung |
4 Sub Station utk Basic Life Support:
|
Topik : Sepsis, Infeksi, DIC, ARDS, KAD, Gangguan Ginjal akut) |
|
|
Fasilitator: dr. Dono Antono, SpPD, K-KV dr.Ceva W Pitoyo, SpPD,KP,KIC dr. Muhadi, SpPD dr.Arif
Mansjoer,SpPD,KIC |
|
Fasilitator: dr. Tri Juli Edi Tarigan, SpPD Dr.dr.C.Martin Rumende,SpPD,KP,FCCP
|
|
|
|
13.00-14.30 |
Kelompok A |
|
Kelompok B |
|
|
14.30-14.45 |
COFFEE BREAK |
|||
|
14.45-16.15 |
Kelompok B |
|
Kelompok A |
|
|
Hari II : 16 Maret 2014 |
||
|
Waktu |
Topik |
Pembicara |
|
07.30-08.00 |
Penyakit Arterial Perifer |
dr. Cosphiadi Irawan, SpPD, K-HOM |
|
08.00-08.30 |
Perdarahan Saluran Cerna Bag. Atas |
Dr. dr. Murdani Abdullah, SpPD, K-GEH |
|
08.30-09.00 |
Intoksikasi dengan Ancaman Hidup |
dr. Sukamto Koesnoe, SpPD |
|
09.30-09.45 |
Diskusi |
|
|
09.45-10.00 |
Coffe Break |
|
|
10.00-10.30 |
Enselopati Hepatikum |
dr. Irsan Hasan, SpPD, K-GEH / Andri |
|
10.30-11.00 |
Krisis Hipertensi |
dr.Parlindungan Siregar,SpPD,KGH |
|
11.00-11.30 |
Syok |
dr. Ceva Wicaksono Pitoyo, SpPD, K-P, KIC |
|
11.30-11.45 |
Diskusi |
|
|
11.45-13.30 |
ISHOMA |
|
|
Waktu |
Skill Stasion III |
Aktivitas |
Skill Stasion IV |
Aktivitas |
|
|
Topik : Sindrom Koroner Akut.Penyakit Arteri Perifer, Krisis Hipertensi |
|
Topik : Penurunan kesadaran (Enselopati, Perdarahan saluran cerna, Intoksikasi) |
|
|
Fasilitator: dr. Ika Prasetya Wijaya, SpPD dr. Ikhwan Renaldi,SpPD |
|
Fasilitator: dr. Andri S. Sulaiman, SpPD,K-GEH dr. Muhadi, SpPD |
|
|
|
13.00-14.30 |
Kelompok A |
|
Kelompok B |
|
|
14.30-14.45 |
COFFEE BREAK |
|||
|
14.45-16.15 |
Kelompok B |
|
Kelompok A |
|
|
16.15-17.15 |
POST TEST |
|||
Peserta yang diharapkan Hadir
Dokter umum dan dokter spesialis di seluruh Indonesia dengan jumlah maksimal 50 peserta.
Informasi dan pendaftaran
Firman Wahyudi
Optima Preparation
Jl. Padang No. 5B, Pasar Manggis,
Setia Budi, Jakarta Pusat 12970
Ph/Fax : 021 8317064
Mobile : 082110393182
Email : firman.wyd79@gmail.com
Web : www.optimaprep.com
Can text messages improve the NHS and patient care?
cbronline.com – The number of cancelled NHS operations and appointments continues to rise according to the latest official figures, but a text messaging system has been deployed in a number of NHS hospitals to minimise the impact of cancellations on patients.
Andreanus Soemardji:Kaitkan Peran Pendidikan untuk Jalankan BPJS
BANDUNG, itb.ac.id – Awal tahun 2014 ini, pemerintah Indonesia mulai menerapkan Program Jaminan Kesehatan Nasional, sebuah amanat UUD 1945 yang didasari dari tujuan melindungi masyarakat dan memajukan kesejahteraan umum. Setelah sebelumnya disahkan melalui UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS, mulai 1 Januari 2014 ini BPJS Kesehatan mulai dilakukan sedangkan BPJS Ketenagakerjaan direncanakan akan mulai diberlakukan pada 2015 mendatang.
Continue reading
RS di Australia Gagal Perpendek Masa Tunggu di Ruang ICU
radioaustralia.net.au – Banyak rumah sakit umum (RSU) di Australia yang tidak berhasil memenuhi target memperpendek masa tunggu di ruang gawat darurat (ICU serta daftar tunggu operasi yang tidak mendesak.