Learn, Connect, Growth | Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Indonesia

Kerangka Acuan Kegiatan
Forum Diskusi Online Mutu Pelayanan Kesehatan

Tantangan Mutu Pelayanan Imunisasi Anak di Era Covid-19:
Bagaimana peran pemerintah, tenaga kesehatan dan komunitas? 

diselenggarakan oleh
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK - KMK UGM
Bekerjasama dengan Indonesian Healthcare Quality Network (IHQN) dan
dan Komunitas Parenting La Familia Jogja

Kamis, 10 September 2020  |  Pukul 13.00 - 15.00 WIB

  Latar Belakang

Pandemi Covid-19 adalah tantangan terbesar bagi sistem kesehatan di seluruh dunia saat ini. Dalam situasi pandemi ini, pelayanan kesehatan yang tidak emergensi dibatasi sebagai upaya menurunkan risiko penularan Covid-19 selain itu, terdapat ketakutan masyarakat untuk datang ke fasilitas pelayanan kesehatan. Hal ini membuat pelayanan imunisasi anak terhambat. Dalam sebuah konferensi pers di Graha BNPB pada bulan Juni 2020, Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan menjelaskan hasil survei cepat Kementerian Kesehatan dan UNICEF menunjukkan, 83,9 persen layanan kesehatan imunisasi di Indonesia terdampak akibat pandemi Covid-19. Survei yang digelar pada periode April 2020 itu menunjukkan bahwa layanan imunisasi di hampir semua provinsi, kabupaten, dan kota terkena dampak Covid-19. Pelayanan imunisasi pada April 2020 mengalami penurunan cukup signifikan apabila dibandingkan pada data bulan yang sama pada periode 2019. Selisih persentase cakupan imunisasi secara lengkap antara periode 2020 dan 2019 hampir 4,7 persen mengalami penurunan.

Pada bulan Mei 2020 Kementerian Kesehatan mengeluarkan “Petunjuk Teknis Pelayanan Imunisasi pada Masa Pandemi COVID-19”. Dalam dokumen tersebut dijelaskan bahwa imunisasi merupakan upaya yang paling efektif untuk memberikan kekebalan/imunitas spesifik terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Kondisi pandemi turut berpengaruh terhadap jadwal dan tata cara pelayanan imunisasi baik di posyandu, puskesmas maupun di fasilitas kesehatan lainnya termasuk swasta. Sejumlah orang tua khawatir untuk memberikan imunisasi bagi anaknya, dan tidak sedikit pula petugas kesehatan ragu-ragu dalam menyelenggarakan pelayanan imunisasi di tengah pandemi COVID-19, bisa jadi disebabkan ketidaktahuan atau karena belum adanya petunjuk teknis yang tersedia. Pelayanan imunisasi pada masa pandemi COVID-19 dilaksanakan sesuai kebijakan pemerintah daerah setempat, berdasarkan analisis situasi epidemiologi penyebaran COVID-19, cakupan imunisasi rutin, dan situasi epidemiologi PD3I. Dinas kesehatan harus berkoordinasi dan melakukan advokasi kepada pemerintah daerah setempat dalam pelayanan imunisasi pada masa pandemi COVID-19 (Kementerian Kesehatan, 2020). Protokol pelaksanaan imunisasi anak diatur dalam Surat Menteri Kesehatan Nomor SR.02.01/Menkes/213/2020 tentang Pekan Imunisasi Dunia dan Surat Edaran Dirjen P2P Nomor SR.02.06/4/ 1332 /2020 Pelayanan Imunisasi pada Anak selama Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga turut mengeluarkan “Rekomendasi Imunisasi Anak Pada Situasi Pandemi Covid-19 PP IDAI”. Imunisasi dasar penting bagi bayi dan anak sampai umur 18 bulan untuk melindungi dari berbagai penyakit berbahaya lain yang telah berjalan selama ini. Apabila banyak bayi dan balita yang tidak mendapat imunisasi dasar lengkap kelak dapat terjadi wabah berbagai penyakit lain yang akan mengakibatkan banyak anak sakit berat, cacat, atau meninggal. Oleh karena itu layanan imunisasi dasar harus tetap diberikan di Puskesmas, praktek pribadi dokter, atau rumah sakit sesuai jadwal (Ikatan Dokter Anak Indonesia, 2020).

Edukasi terhadap masyarakat menjadi hal penting untuk meyakinkan agar orang tua tetap memenuhi hak anak untuk mendapat vaksinasi dengan cara yang aman. Upaya-upaya agar pelayanan imunisasi anak berjalan baik di masa pandemi ini tentunya memerlukan keterlibatan dan kerjasama dari pemerintah, tenaga kesehatan dan juga LSM/komunitas, khususnya yang bergerak di bidang kesehatan anak.

  Tujuan

Tujuan Forum ini adalah

  1. Membahas situasi terkini pelaksanaan pelayanan imunisasi anak selama pandemi Covid-19
  2. Membahas tantangan penerapan mutu dan keselamatan pasien serta keselamatan tenaga kesehatan dalam pelayanan imunisasi anak selama pandemi Covid-19
  3. Membahas peranan pemerintah, tenaga kesehatan dan komunitas dalam mendukung pelayanan imunisasi anak yang bermutu di era Covid-19

  Sasaran Peserta

Forum ini dapat diikuti oleh peserta melalui aplikasi Zoom Meeting yang terdiri dari staf dinas kesehatan, bagian manajemen dan staf fasilitas pelayanan kesehatan (RS, puskesmas, dan klinik), dokter umum, dokter spesialis anak, LSM pemerhati anak, serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelayanan imunisasi anak.

  Pembicara

Narasumber:

  1. dr. Ngabila Salama, MKM (Kepala seksi surveilans epidemiologi dan imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta)
  2. dr. Mei Neni Sitaresmi, Ph.D, Sp.A(K) (Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKKMK UGM/RSUP Dr. Sardjito)

Pembahas: 

  1. dr. Purnamawati, Sp.A(K), M.Med.Paed (Yayasan Orangtua Peduli)
  2. Perwakilan Pengurus Ikatan Dokter Anak Indonesia*
    * dalam konfirmasi

Moderator: dr. Novika Handayani

Waktu dan Tempat

Kegiatan akan dilakukan secara online, menggunakan aplikasi Zoom Meeting
Hari/tanggal : Kamis, 10 September 2020
Waktu : 13.00-15.00 WIB

Waktu Kegiatan Pembicara
13.00 – 13.05 Pembukaan Moderator

13.05 – 13.35

Imunisasi di masa Pandemi Covid-19 di DKI Jakarta

materi

dr. Ngabila Salama, MKM
13.35 – 14.05

Tantangan Mutu Pelayanan Imunisasi Anak di Era COVID-19: Bagaimana Peran Pemerintah, Tenaga Kesehatan dan Komunitas?

materi

dr. Mei Neni Sitaresmi, Ph.D, Sp.A(K)
14.05 – 14.25

Pembahasan 

materi

dr. Purnamawati, Sp.A(K), M.Med.Paed
14.25 – 14.55 Diskusi  

14.55 – 15.00

Penutupan Moderator

Video rekaman webinar  klik disini

Narahubung 

dr. Novika Handayani
Telp: 08561075368