Jakarta, CNN Indonesia — Menjaga kebersihan tangan lewat cuci tangan kini lebih praktis dengan adanya hand sanitizer atau cairan pembersih tangan.
Reportase The 13th SEA Regional Scientific Meeting of the International Epidemiological Association and International Conference on Public Health and Sustainable Development

The 13th SEA Regional Scientific Meeting of the International Epidemiological Association and International Conference on Public Health and Sustainable Development telah berlangsung pada tanggal 3-5 Oktober 2017 di Hotel Prime Plaza Sanur, Bali. Seminar ini membahas berbagai topik tentang mutu dan pembiayaan dalam era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Non Communicable Disease (NCD), dan pemanfaatan data untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Secara khusus, seminar ini membahas sembilan topik, yaitu:
- AIDS, TB dan Malaria
- Environmental and occupational health
- Maternal and child health
- The emerging and re-emerging disease
- Universal health coverage
- Public health nutrition
- NCD and risk faktors
- Public health policy
- Health quality
Eva Tirtabayu Hasri S.Kep.,MPH dan dr. Novika Handayani melaporkan reportase seminar selama tiga hari.
Workshop manajemen mutu & analisis biaya hemodialisa
Yogyakarta, 7 Desember 2018
![]()
TOPIK INI MEMBAHAS MASALAH APA?
Hemodialisis (cuci darah) merupakan tindakan yang harus dilakukan kepada pasien yang mengalami gangguan pada fungsi ginjalnya. Dalam hal ini ginjal pasien tidak mampu lagi untuk menyaring zat-zat sampah dalam darah, sehingga pasien harus secara rutin melakukan cuci darah. Hemodialisis banyak dibutuhkan diseluruh Indonesia, karena tingkat ketergantungan pasien yang tinggi terhadap tindakan ini. Pada masa sebelum adanya penerapan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) banyak keluarga pasien yang jatuh miskin, karena harus melakukan proses cuci darah ini, dimana untuk setiap kali cuci darah harus membayar biaya antara Rp.700rb-900rb per sekali cuci darah, dalam jangka waktu 2-3 kali dalam seminggu.
Adanya JKN merupakan salah satu angin segar bagi pasien dan keluarganya karena dengan dijamin biaya pelayanan cuci darah maka pasien dan keluarganya dapat memperoleh pelayanan secara berkelanjutan. Permasalahan mulai timbul, dimana jumlah pasien hemodialisis menjadi meningkat, dan menyebabkan kapasitas pelayanan hemodialisis di tiap rumah sakit selalu penuh. Dari kacamata provider/rumah sakit, pelayanan hemodialisis ini bisa menjadi salah satu pendukung pendapatan rumah sakit atau bisa pula menjadi salah satu beban dari rumah sakit. Untuk itu, rumah sakit perlu mengetahui berapa kebutuhan biaya untuk tiap kali pelayanan Hemodialisis ini dilaksanakan.
MANFAAT APA YANG ADA DAPATKAN?
- Biaya Unit Pendukung
- Biaya Pelayanan
- Biaya Produk Pelayanan HD
APA SAJA YANG DIBAHAS
- Konsep Biaya Pelayanan RS
- Analisis Biaya Unit Pendukung
- Analisis Biaya Pelayanan
- Analisis Biaya Produk Pelayanan HD
SASARAN PESERTA
- Direktur keuangan RS
- Koder RS
- Instalasi penjamin RS
- Manajemen BPJS Kesehatan
- Koder BPJS Kesehatan
- Verifikator BPJS Kesehatan
NARASUMBER
Tim ahli unit cots dari PKMK FKKMK UGM
BIAYA
Rp. 1.500.000,00
CONTACT PERSON
Eva Tirtabayu Hasri S.Kep.,MPH
Private Medicare insurers struggle with prescription drug plans
Private Medicare insurers struggle with prescription drug plans
Private Medicare insurers are failing to deliver Part D prescription drug plans with the highest star ratings.
P3K Dasar untuk Obat-obatan PascaTsunami dan Gempa
Jakarta, CNN Indonesia — Bertahan di tengah situasi sulit pascabencana tsunami Palu, gempa di Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah
Seminar sehari pengelolaan resiko kecurangan jaminan kesehatan nasional (JKN) (Fraud Risk Management)
PKMK FK KMK UGM Menyelenggarakan
Yogyakarta, 25 Oktober 2018, Pukul 08.30 – 16.00 WIB
![]()
Topik Ini Menjawab Masalah Apa?
Satuan tugas (Satgas) Pencegahan Kecurangan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang terdiri dari KPK, Kementerian Kesehatan, dan BPJS Kesehatan pada saat ini tengah melakukan piloting penanganan kecurangan JKN. Kegiatan ini dilakukan untuk dalam rangka peluncuran pedoman pencegahan kecurangan JKN terbaru yang melengkapi PMK No. 36/ 2015. Piloting dilakukan dengan mengunjungi beberapa rumah sakit untuk meminta data, informasi, dan pendampingan dari Komite Medik dan Unit terkait. Piloting juga dilakukan ke Puskesmas.
Untuk membantu fasilitas kesehatan mempersiapkan diri menghadapi piloting, PKMK FK-KMK UGM menyelenggarakan Seminar Sehari Pengelolaan Resiko Kecurangan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) (Fraud Risk Management).
Apa yang Dibahas?
Dalam seminar ini kita akan membahas, tentang:
- Regulasi terkini dan implementasi regulasi terkait pencegahan kecurangan JKN.
- Teknis pengelolaan resiko kecurangan JKN (fraud risk management).
- Contoh implementasi salah satu komponen pengelolaan resiko: deteksi potensi kecurangan JKN.
Siapa yang Perlu Ikut?
Peserta yang dapat mengikuti Seminar ini adalah Anda yang merupakan:
- Kepala Dinas Kesehatan.
- Kepala Bidang di Dinas Kesehatan yang menangani JKN.
- Tim Pencegahan Kecurangan JKN di Dinas Kesehatan.
- Kepala FKTP.
- Tim Pencegahan Kecurangan JKN di FKTP.
- Pimpinan, manajer dan staf Rumah sakit.
- Tim Pencegahan Kecurangan JKN di Rumah sakit.
Narasumber
Narasumber dalam seminar ini adalah:
![]() |
![]() |
![]() |
| Prof. Laksono Trisnantoro, dr., MSc., PhD PKMK FK KMK UGM |
Puti Aulia Rahma, drg., MPH, CFE PKMK FK KMK UGM |
Endang Suparniyati, dr., MKes RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta |
Fasilitas
Fasilitas yang akan Anda dapatkan dalam Seminar ini adalah:
- Seminar kit.
- Sertifikat kepesertaan dalam bentuk cetak.
- Materi pelatihan dalam bentuk cetak dan soft file.
Biaya
Regular Rp. 1.500.000/ orang
Khusus* Rp. 1.000.000/ orang, untuk:
- Peserta yang melakukan pembayaran 1 (satu) minggu sebelum acara, ATAU
- Peserta yang mendaftar berkelompok (minimal 5 orang) dari 1 institusi, ATAU
- Peserta yang mengikuti via webinar
*Syarat biaya khusus satu dan lainnya tidak dapat digabungkan.
Kontak
Silakan hubungi kami bila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut
(Icon Kontak) Puti Aulia Rahma, drg., MPH, CFE
081329358583 | putiauliarahma@gmail.com
Anantasia Noviana
082116161620 | novi_pmpk@yahoo.com
A web-based program is as effective as group counseling for patients with non-alcoholic fatty liver disease
Lifestyle changes are the cornerstone of preventing and treating non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD). Scientists report success in using web-based intervention
Kerja Keras Menuju Akreditasi Puskesmas
PANDEGLANG, (KB).- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang terus kerja keras untuk mewujudkan akreditasi sejumlah Puskesmas
Kepala WHO Usulkan Kebijakan untuk Selamatkan 10 Juta Jiwa Tahun 2025
Lebih banyak orang meninggal dunia karena penyakit tidak menular seperti serangan jantung, stroke dan kanker dibandingkan kelompok penyakit lainnya. Jumlah kematian terbanyak ada di negara-negara miskin dan menengah.
Novel technology enables detection of early-stage lung cancer when surgical cure still is possible
Non-small-cell lung carcinoma (NSCLC) is often fatal because most cases are not diagnosed until they are so advanced that surgical intervention is no longer possible.


