Reportase dari Konferensi Internasional ISQua
di Tokyo
16-19 Oktober 2016
Oleh: Hanevi Djasri, dr, MARS
Delegasi dari Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK UGM
dan Indonesian Health Care Quality Network (IHQN)
![]()
Pengantar
Bertempat di Gedung Tokyo International Forum, Jepang, pada 16-19 Oktober 2016,The International Society for Quality in Health Care (ISQua) kembali mengadakan pertemuan internasional tentang mutu pelayanan kesehatan, kali ini merupakan konferensi ke-33.
Pertemuan tahun ini mengambil tema “Change and Sustainability in Healthcare Quality: the Future Challenges“ sebuah tema yang penulis nilai sangat relevan dengan kondisi di Indonesia yang baru menginjak tahun ketiga dalam penerapan sistem jaminan kesehatan nasional sehingga masih dalam masa perubahan sistem pelayanan kesehatan termasuk perubahan dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Tahun ini juga menjadi tahun dimana abstrak artikel dari perwakilan Indonesia mencapai jumlah tertinggi baik sebagai prensentasi oral maupun poster. Artikel-artikel tersebut yaitu: The Financial Protection in Indonesia’s National Health Security Program: Hospital Patients’ Out-Of-Pocket Expenditure (BPJS Pusat), Hospital Health Service Quality and Universal Health Care in Indonesia (USAID), Harvesting Ideas Bottom Up, To Harvest Better Operational Efficiency by Practicing Lean Management in Private Hospital in Indonesia Adapting to National Health Coverage Era (RS Pelni), Hospital Staff Knowledge and Their Competency Before and After Training to Succeed Telemedicine in Indonesia (SCG), dan Improving Compliance of Comprehensive Emergency Obstetric and Newborn Care In Hospital by External Monitoring and Evaluating (PKMK), One Piece Flow Concept Applied in a Casemix Unit and Outpatient Pharmacy to Reduce Waiting Time (RS Pelni)
Reportase disusun secara harian selama tiga hari yaitu mulai pada Senin-Rabu, 17-19 Oktober 2016. Reportase berikut memuat ringkasan isi materi yang disajikan oleh para pembicara baik pada seluruh sesi pleno dan pada sebagian pilihan sesi pararel. Reportase juga memuat pandangan/pendapat penulis terkait dengan konteks di Indonesia dan usulan tindak lanjut.
Seluruh reportase dimuat di web www.mutupelayanankesehatan.net dan para pembaca diundang untuk memberikan tanggapan ataupun komentar secara online. Diharapkan dengan adanya reportase ini dapat memberikan ide-ide baru bagi para penggiat peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.



Trust is the basis of the social contract between society and the medical profession in most jurisdictions. This stems from the belief held, since time immemorial, that doctors will always act in the best interests of patients.
MANADO— Kesenjangan pelayanan di beberapa fasilitas kesehatan milik pemerintah, masih tinggi. Belum sesuai standar. Tidak ramah, sistem berbelit, dokter dan perawat kurang berkomunikasi dengan pasien atau keluarga pasien. Tak heran, Dewan Provinsi (Deprov) Sulut minta ada perubahan besar-besaran.
The study funded by the Global Health Program of the Bill and Melinda Gates Foundation was conducted with the Center for Policy Research, New Delhi and the Institute for Socioeconomic Research on Democracy and Development in Delhi.
SURABAYA – RSAL dr Ramelan Surabaya berhasil melakukan operasi pemasangan Stent Graft Aorta ke penderita pelebaran dinding pembuluh darah aorta pekan ini.
WASHINGTON, D.C. – Congresswoman Lynn Jenkins (R-KS) and Congressman Derek Kilmer (D-WA) introduced bipartisan legislation this week that would boost Medicare Accountable Care Organizations (ACO’s) for patients and health care providers in rural areas.