Cilacap (Republika.co.id) — Penggerebekan rumah produksi krim kosmetik ilegal di Purwokerto oleh BPOM beberapa waktu lalu, ternyata berbuntut panjang. Bahkan dari hasil penyelidikan BPOM, ada sejumlah dokter di berbagai kota di Jawa Tengah yang menggunakan produk krim kosmetik ilegal kepada pasiennya.
Dr Suhartono, 1 dari 16 Dokter Pembuluh Darah Langka di Indonesia
Jakarta (detik.com), Pembuluh darah atau dalam istilah medis disebut dengan vaskuler bisa dikatakan sebagai induk dari berbagai macam penyakit. Banyak kondisi seperti kolesterol tinggi, hipertensi, stroke dan serangan jantung bermula dari kerusakan pembuluh darah. Sayang, tak banyak yang mendalami bidang ini.
Measuring Patient Experiences in Primary Health Care : A Review and Classification of Item and Scale Used in Publicly-Available Questionnaires
Monitoring mengenai pengalaman pasien sangat penting untuk memacu inovasi, menelusur perubahan dalam mutu, dan membantu negara untuk memiliki lebih banyak informasi tentang sistem perawatan kesehatan primer. Mengukur mutu sistem perawatan kesehatan primer dari perspektif pasien menjadi langkah penting menuju perbaikan dan memantau dampak suatu perubahan. Survei ini melakukan pengukuran terhadap 6 dimensi yaitu akses, komunikasi interpersonal, kontinuitas dan koordinasi, promosi kesehatan dalam mutu perawatan teknis, kepercayaan dan laporan pasien mengenai dampak perawatan.
Laporan & kuesioner selengkapnya silahkan Klik Disini
E-Library
- Dukungan Protokol COVID”
- Dampak & Implementasi Surgical Checklist: Sebuah Sistematik Review
- The 1000 Lives Plus Quality Improvement Guide
- The 1000 Lives Plus Quality Improvement Guide : Nursing Edition
- Item Generation in The Development of An Inpatient Experience Questionnaire : A Qualitative Study
- A Nationwide Quality Improvement Project To Accelerate Ghana’s Progress Toward Millennium Development Goal Four : Design and Implementation Progress
- Measuring Patient Experiences in Primary Health Care : A Review and Classification of Item and Scale Used in Publicly-Available Questionnaires
- Regulating The Quality of Health Care : Lessons from Hospital Accreditation in Australia and Indonesia
IDI Dukung Rencana Pemprov DKI Jakarta Hapus Golongan RS
Jakarta (Republika.co.id) — Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zaenal Abidin mendukung rencana Pemerintah Provinsi DKI yang ingin menghapus penggolongan rumah sakit (RS) untuk klaim Kartu Jakarta Sehat (KJS).
Kualitas Dokter Penentu Tarif Rumah Sakit di Jakarta
Jakarta (Kompas.com) – Rencana penghapusan kelas-kelas pada rumah sakit di Jakarta dapat diimbangi dengan penentuan tarif sesuai kualitas dokter. Dengan demikian, penentuan tarif itu akan dirasa adil bagi masyarakat dan kesejahteraan dokter pun dapat meningkat.
Sudah 110 Pengidap HIV di Bulukumba
Bulukumba (Fajar.co.id) — Penderita HIV (human immunodeficiency virus) terus meningkat di Bulukumba dalam beberapa tahun terakhir. Dinas Kesehatan Bulukumba mencatat, hingga Mei 2013, sudah ada 110 orang warga Bulukumba yang teridentifikasi terserang virus mematikan tersebut.
Bea Impor Alat Kesehatan Cukup Tinggi
Jakarta (neraca.co.id) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mempertanyakan kebijakan pemerintah yang masih mengenakan bea masuk alat kesehatan yang cukup tinggi. Akibatnya, biaya kesehatan yang harus dibayarkan masyarakat menjadi makin mahal. Di sisi lain, pemerintah justru tengah bersiap membangun jaminan sosial lewat Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan pada 2014.
Masih Banyak Masalah Menuju Indonesia Bebas TB
Jakarta (Tempo.co.) – Pada acara Kick off Forum Stop Tuberkulosis (TB) Partnership Indonesia (FSTPI) yang belangsung pada Kamis, 30 Mei 2013 di Jakarta, Departemen Kesehatan Republik Indonesia meyakini program pengendalian TB di Indonesia telah meraih banyak kemajuan, terutama dalam beberapa dasawarsa terakhir.
Evaluasi Efek DRG-Based Prospective Payment System pada Mutu Perawatan untuk Pasien Rawat Inap Medicare
Oleh: Nasiatul Aisyah Salim, SKM, MPH
Pemerintah Amerika sejak tahun 1981 menerapkan The DRG-Based Prospective Payment System (PPS) dan tahun 1986 telah dilakukan evaluasi efek diagnosis sehubungan The DRG-Based Prospective Payment System (PPS) terhadap kualitas perawatan untuk pasien-pasien rawat inap Medicare. Prospective Payment System (PPS) yaitu cara pembayaran kepada rumah sakit berdasarkan jumlah yang sama rata untuk per pasien masuk (dirawat) yang dihitung masing-masing sekitar 470 grup berdasarkan diagnosis. Hasil setelah diterapkanya Prospective Payment System adalah (1) lama dirawat berkurang; (2) proses pelayanan perawatan yang lebih baik (misalnya perubahan dalam dokumentasi rekam medis, kemungkinan kecil mengalami bias untuk diagnosis dan terapi); (3) para profesional dapat meningkatkan perawatan yang diberikan; (4) mutu pelayanan medis meningkat baik dari rumah sakit, dokter, dan para petugas kesehatan lainnya; (5) meningkatnya ketidakstabilan pasien saat dipulangkan yang mana berisiko kematian lebih besar dan memerlukan lebih banyak dukungan keluarga; (6) berakibat negatif pada penurunan hasil keseluruhan perawatan pasien Medicare yang dirawat di rumah sakit.
Rekomendasi yang disarankan dalam penelitian Katherine et al (1990) adalah (1) Mengintensifkan upaya perbaikan dan pemantauan klinis untuk memastikan bahwa perubahan Prospective Payment System tidak berakibat negatif terhadap hasil perkembangan pasien; (2) Melakukan peninjauan implisit terstruktur (proses penanganan oleh dokter & asuhan keperawatan, kesesuaian penggunaan layanan rumah sakit, prognosis pasien, treatment dari kondisi pasien pencegahan kematian ketika terjadi, mutu hasil dan penilauan secara keseluruhan terhadap mutu pelayanan yang diberikan selama rawat inap) sebagai metode pengukuran mutu pelayanan medis yang dinilai baik untuk diberikan kepada pasien Medicare; (3) harus ada penilaian yang lebih sistematis mengenai kondisi pasien saat meninggalkan rumah sakit dan saat mendapatkan perawatan baik rawat jalan atau rawat inap di pelayanan kesehatan
{module [150]}