Hari Gizi Nasional 2021, Fokus pada 1.000 HPK dan Usia Remaja

Hari Gizi Nasional selalu diperingati setiap tanggal 25 Januari. Berbicara mengenai Hari Gizi Nasional, tentunya tak lepas dari gizi yang didapatkan masyarakat terkhusus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan usia remaja. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini dalam memperingati Hari Gizi Nasional tetap harus dilakukan di rumah saja mengingat pandemi COVID-19 yang belum usai.

Continue reading

Picking Up the Pieces: Healthcare Quality in a Post-COVID-19 World

ON MARCH 1, 2020, New York State Governor Andrew Cuomo confirmed the first case of the novel coronavirus 2019 (COVID-19) in New York City.1 Unfortunately, by April 30, 2020, over 22,000 New Yorkers had contracted COVID-19.2 New York City Health + Hospitals (NYC H+H), the nation’s largest municipal health system, overwhelmingly experienced the pandemic’s disproportionate impact on immigrant and lower-income communities firsthand.

Continue reading

Upaya Peningkatan Mutu dan Kinerja Pelayanan Puskesmas di Masa Pandemi COVID-19

Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama merupakan salah satu bentuk jaminan mutu pelayanan kesehatan oleh Negara sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 46 tahun 2015. Pada masa pandemi covid-19 saat ini seluruh potensi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kota Yogyakarta dioptimalkan untuk mencegah penyebaran dan penatalaksanaan kasus Covid-19 di wilayah kerjanya.

Continue reading

Reportase Outlook tahun 2021: Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan dalam Pandemi Covid-19

21janPKMK-Yogyakarta, telah menyelenggarakan outlook yang telah diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 2021 yang lalu, membahas apa yang terjadi di tahun 2020, dan apa yang mungkin akan terjadi tahun 2021. Hadir sebagai salah satu narasumber dalam pertemuan tersebut yakni Dr. dr Hanevi Djasri MARS, FISQua, yang menyampaikan materi terkait Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan dalam Pandemi Covid-19.

Disampaikan oleh dr Hanevi, bahwa belajar dari tahun lalu maka bisa dikatakan Pandemi Covid-19 ini telah menjadi katalisator untuk mutu pelayanan kesehatan, yang merupakan hasil dari Forum Mutu 2020. Artinya, disamping Covid-19 berdampak negatif namun sebenarnya pandemi ini juga dapat membawa dampak positif, yakni sebagai katalis dalam konteks mutu, yakni beberapa inovasi dan upaya-upaya peningkatan mutu berjalan menjadi lebih cepat, dengan kecepatan yang lebih cepat dibandingkan sebelum Pandemi, sehingga tahun 2021 diharapkan/diramalkan bahwa Sistem Manajemen Mutu (SMM) pelayanan kesehatan terdapat 3 poin yang akan dilalui kedepannya, setidaknya hingga akhir tahun 2021 ini.

Yang pertama, Fasyankes akan menerapkan apa yang disebut sebagai balancing act. Rumah Sakit akan mulai membuat keseimbangan baru, dimana tetap memberikan pelayanan Covid, namun juga tetap menyediakan pelayanan bagi pasien umum terutama pelayanan esensial, termasuk KIA, KB penyakit kronis dsb, untuk menjaga penyakit lain tidak mengalami lonjakan.

Meskipun demikian, perlu dipastikan pelayanan covid-19 maupun non covid-19 memiliki pengelolaan manajemen risiko. Fasyankes akan menerapkan prinsip-prinsip manajemen mutu yang sebenarnya sama, meskipun nanti ada istilah-istilah baru namun sebenarnya sama karena dimulai dari membangun komitmen manajemen, melakukan pengelolaan sumber daya baik itu sarana dan prasarana, SDM dll, kemudian setelah itu merealisasikan pelayanan baik pelayanan covid-19 maupun non covid-19 serta melakukan proses monitoring dan evaluasi dan peningkatan mutu.

Langkah penerapan manajemen mutu di masa Pandemi Covid-19, dilakukan sama seperti yang dikerjakan oleh rumah sakit yakni mengadopsi ceklist dari WHO, namun jika dicermati ceklist tersebut baru langkah awal, dan jika dikaitkan dengan SMM maka baru masuk ke 2 langkah saja, yakni pada aspek leadership dan pada nomer 2-12 masuk pada langkah pengelolaan sumber daya.

Jadi, dengan menerapkan hospital readines ceklist minimal RS sudah melakukan 2 langkah dalam SMM, dan ini belum cukup dan akan dilanjutkan dengan melakukan evaluasi dan monitoring. Menurut dr Hanevi, saat ini Kementerian Kesehatan sudah menerbitkan pedoman-pedoman dan ceklist untuk kesiapan RS dan diharapakan tahun ini juga diterbitkankan pedoman monitoing dan evaluasi, termasuk didalamnya melakukan clinical audit atau audit mortality, sehingga bisa dibandingkan antara pedoman dengan pelaksanaan di lapangan, apakah guidline, pedoman tata laksana covid-19 dll sudah dijalankan atau belum.

Kedua, Fasyankes juga akan banyak melakukan re-design pelayanan, baik pelayanan klinis maupun non klinis. Kegiatan ini sudah mulai dilakukan. dr Hanevi menekankan re-design yang dilakukan di 2 aspek yakni; a) value base care, bagaimana cara memberikan pelayanan yang berfokus /tindakan perawatan yang benar-benar dapat meningkatkan outcome dari pasien dan sekaligus melakukan efisiensi biaya, serta tidak mengeluarkan tindakan atau biaya yang tidak diperlukan (ada keseimbangan antara mutu yang didapat dan biaya yang dikeluarkan). b) Patient center care (PCC) yakni bagaimana pelayanan dapat menghargai nilai-nilai dari individu pasien.

Terdapat 4 konsep utamanya yakni, bagaimana memberikan pelayanan bermartabat, barbagi informasi, ada partisipasi dengan keluarga, dan ada kolaborasi antar tenaga kesehatan dengan pasien dan keluarga. Juga nantinya akan banyak menggunakan teknologi informasi (TI), dimana harapannya TI dapat meningkatkan patient experience. Ditekankan juga bahwa saat ini cukup banyak iklan di media sosial, dokter online, namun yang perlu dicermati apakah aplikasi tersebut sudah menerapkan SMM yang baik atau tidak, sehingga dapat meningkatkan patient experience.

Ketiga, Fasyankes perlu menjadi Fasyankes yang smart, yakni menjadi RS atau Puskesmas pintar. Penerapan fasyankes pintar maka harus menerapkan 2 point di atas, ditambahkan dengan adanya; a) smart people, b) smart regulation, dimana regulasi dalam peningkatan mutu lebih responsif, dimana saat ini sedang ada perkembangan akreditasi tapi sebaiknya diperbaiki dengan perkembangan sertifikasi dan juga perijinan, c) smart environment, dimana lingkungan dapat mendukung, termasuk bagaimana masyarakat dapat berpartisipasi, serta d) smart infrastructur.

Terakhir, berharap agar pandemi ini segera berakhir dan sambil menuggu kita dapat mempersiapkan upaya peningkatan mutu untuk menjamin mutu da keselamatan pasien di fasyankes masing-masing.

Materi

 

Covid-19 — Implications for the Health Care System

The novel coronavirus pandemic has spawned four intertwined health care crises that reveal and compound deep underlying problems in the health care system of the United States. In so doing, however, the pandemic points the way toward reforms that could improve our ability not only to cope with likely future epidemics but also to serve the basic health care needs of Americans.

Continue reading

Kolaborasi Antara Negara Percepat Reformasi Kesehatan

Pandemi COVID-19 membuat berbagai negara perlu menerapkan agenda reformasi kesehatan. Tak terkecuali bagi Indonesia. Namun hal itu tidak bisa berjalan tanpa adanya kolaborasi sejumlah pihak, evaluasi, monitoring terhadap tata kelola dan pendanaan, serta pembenahan dalam pelayanan dasar kesehatan.

Continue reading

Pengelolaan Rekam Medis, Koding dan Audit Rekam Medis di Fasilitas Pelayanan Primer

BIMBINGAN TEKNIS

Pengelolaan Rekam Medis, Koding dan Audit Rekam Medis di Fasilitas Pelayanan Primer

Metode Daring, 19-20 Februari 2021

 

  Topik ini membahas Masalah apa?

Fasilitas Kesehatan Tingkat Primer (FKTP) diharuskan untuk mempunyai rekam medis, hal ini tertuang pada Bab VIII Manajemen Penunjang Layanan Klinis (MPLK). Standar 8.4 menyebutkan bahwa Kebutuhan data dan informasi asuhan bagi petugas kesehatan, pengelola sarana, dan pihak terkait di luar organisasi dapat dipenuhi melalui proses yang baku. Berdasarkan standar, FKTP harus mempunyai rekam medis.

Untuk mengetahui mutu rekam medis perlu dilakuka audit rekam medis dalam hal ini audit klinis, termasuk mengaudit 144 diagnosa penyakit yang harus tuntas ditangani di fasilitas pelayanan primer.

  Manfaat apa yang anda dapatkan?
  • Ilmu dan skill pengelolaan rekam medis
  • Ilmu dan skill Koding di fasilitas pelayanan primer yang tepat
  • Ilmu dan skill audit rekam medis
  Apa yang dibahas?
  • Konsep Rekam Medis dalam standar akreditasi FKTP
  • Isi dan form rekam medis
  • Isi dan susunan rekam medis
  • Simbol dan singkatan dalam rekam medis
  • Contoh-contoh form rekam medis
  • Assembling, Filing, Penomoran Dan Retensi Rekam Medis
  • Alur Dan Proses Kerja Unit Rekam Medis
  • Sistem Penomoran Dan Penjajaran Rekam Medis
  • Retensi Dan Pemusnahan Rekam Medis
  • Rekam Medis Elektronik di FKTP
  • Rekam Medis berbasis web (Sistem Informasi Klinik)
  • Koding
  • Audit rekam medis
  Sasaran Peserta

Jumlah peserta dibatasi 50 orang.

  1. Rekam Medis
  2. Komite medis dan keperawatan
  3. Tim mutu PKM
  4. Profesional Pemberi Asuhan (PPA)
  5. Peneliti
  6. Dosen
  7. Mahasiswa
  Fasilitator

Fasilitator berasal dari Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM.

saumadr. Sauma Nurlina Amalia

  • Dokter umum Gadjah Mada Medical Center (GMC) UGM
  • Project Manager Sistem Informasi Klinik (Rekam medis elektronik) GMC UGM

 

Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep.,MPH

  • Peneliti di Divisi Manajemen Mutu Pusat Kebijakan dan Manajamen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM
  • Konsultan Manajemen Kesehatan di IKKESINDO
  • Founder Community of Practice (CoP) Manajemen Mutu Keperawatan

dr. Endang Suparniati, M.Kes

  • Konsultan PKMK FK-KMK UGM
  • Kepala Instalasi Penjaminan RSUP Dr. Sardjito
  • Tim anti fraud DIY

 

  Persiapan Peserta

Peserta diharapkan membawa dokumen:

  1. Perwakilan faskes membawa 1 laptop
  2. Membawa 5 berkas rekam medis dengan diagnosa yang sama, misal Appendisitis
  3. Membawa 1 Panduan Praktik Klinis/SOP sesuai dengan diagnosa rekam medis yang dibawa
  4. Menyiapkan 1 rekam medis kosong
  Biaya

Biaya pelatihan sebesar Rp. 1.250.000,00 per orang. Biaya pendaftaran dapat ditransfer melalui: Bank BNI UGM Yogyakarta No. Rekening 9888807172010997 atas nama UGM FKU PKMK Dana Kerjasama Penelitian Umum.

Bagi peserta yg menghendaki kwitansi asli bermaterai, biayanya untuk luar jawa 60.000, jawa 25.000 (berat maksima 1 kg).

  Narahubung & Koordinator Pelaksana

Eva Tirtabayu Hasri S.Kep, MPH
No. Telp  082324332525   
Email  eva.tbh@gmail.com

Optimalisasi Ketepatan Koding dan Penerapan Panduan Praktek Klinis untuk Atasi Klaim Pending

WORKSHOP

Optimalisasi Ketepatan Koding dan Penerapan Panduan Praktek Klinis untuk Atasi Klaim Pending

Oleh Divisi Manajemen Mutu Pusat Kebijakan & Manajemen Kesehatan FK-KMK UGM

Daring, 28-29 Agustus 2024

 

  Latar Belakang

Pembiayaan kesehatan merupakan bagian yang penting dalam implementasi Jaminan Kesehatan Nasional. Metode pembayaran ada 2 yaitu retrospektif seperti fee for service dan prospektif seperti global budget, perdiem, kapitasi dan case based payment. Dua metode pembayaran ini sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan.

Saat ini sistem pembayaran yang diterapkan di Indonesia yaitu prospektif menggunakan case based payment (casemix). Sistem casemix adalah pengelompokan diagnosis dan prosedur dengan mengacu pada ciri klinis yang mirip/sama dan penggunaan sumber daya/biaya perawatan yang mirip/sama. Kekurangan metode ini bagi penyedia layanan kesehatan berupa kurangnya kualitas koding yang akan menyebabkan ketidaksesuaian proses grouping (pengelompokan kasus), kelebihannya pembayaran lebih adil sesuai dengan kompleksitas pelayanan dan proses klaim lebih cepat.

Sistem casemix memiliki komponen yang berhubungan langsung dengan output pelayanan yaitu clinical pathway, koding dan teknologi informasi. Agar penyelenggaraan sistem casemix berjalan optimal maka tim casemix perlu mempunyai pemahaman yang baik tentang komponen clinical pathways, koding dan teknologi informasi. Pelatihan ini akan fokus pada peningkatkan pemahaman dan kompetensi peserta tentang koding dan rekam medis karena ketepatan pengisian dokumen ini akan megurangi klaim pending.

  Materi
  1. Audit Klinis penerapan Panduan Praktik Klinis melalui clinical pathways
  2. Diskusi dan Simulasi Audit Klinis penerapan Panduan Praktik Klinis melalui clinical pathways
  3. Praktek Audit Klinis penerapan Panduan Praktik Klinis melalui clinical pathways
  4. Tugas Mandiri
  5. Konsep Koding ICD 9
  6. Diskusi dan Simulasi Koding ICD 9
  7. Praketk Koding ICD 9
  8. Konsep Koding ICD 10
  9. Diskusi dan Simulasi Koding ICD 10
  10. Praktek Koding ICD 10
  Sasaran Peserta

Diperentukkan bagi tim casemix, dokter, perawat, klinisi lainnya, rekam medis, manajemen, dan dosen.

  Fasilitator

Fasilitator berasal dari Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM.

endang2dr. Endang Suparniati, M.Kes

  • Konsultan PKMK FK-KMK UGM
  • Kepala Instalasi Penjaminan RSUP Dr. Sardjito
  • Tim anti fraud DIY

Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep.,MPH

  • Peneliti di Divisi Manajemen Mutu Pusat Kebijakan dan Manajamen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM
  • Konsultan Manajemen Kesehatan di IKKESINDO
  • Founder Community of Practice (CoP) Manajemen Mutu Keperawatan
 
  Biaya

Biaya per instansi 1.500.000 untuk 2 orang. Harga spesial untuk 100 instansi pendaftar pertama 1.000.000 untuk 2 orang.
Biaya pendaftaran dapat ditransfer melalui: Bank BNI UGM Yogyakarta No. Rekening 9888807172010997 atas nama UGM FKU PKMK Dana Kerjasama Penelitian Umum.

Fasilitas: Materi, sertifikat dan kwitansi dalam bentuk soft file.

FORM PENDAFTARAN

 

Agenda

Hari 1

Waktu Materi Narasumber
09.00-09.15 Pembukaan dan Pre test Eva Tirtabayu Hasri S. Kep.,MPH, CPCC
09.15-10.00 Teori Audit Klinis dalam penerapan Panduan Praktik Klinis melalui clinical pathways Eva Tirtabayu Hasri S. Kep.,MPH, CPCC
10.00-10.45 Diskusi dan Simulasi 1: Audit Klinis penerapan Panduan Praktik Klinis melalui clinical pathways Eva Tirtabayu Hasri S. Kep.,MPH, CPCC
10.45-11.30 Diskusi dan Simulasi 2: Audit Klinis penerapan Panduan Praktik Klinis melalui clinical pathways Eva Tirtabayu Hasri S. Kep.,MPH, CPCC
11.30-12.15 Diskusi dan Simulasi 3: Audit Klinis penerapan Panduan Praktik Klinis melalui clinical pathways Eva Tirtabayu Hasri S. Kep.,MPH, CPCC
12.15-13.00 Praktek Audit Klinis penerapan Panduan Praktik Klinis melalui clinical pathways Eva Tirtabayu Hasri S. Kep.,MPH, CPCC
13.15-16.00 Belajar Mandiri dan Diskusi Eva Tirtabayu Hasri S. Kep.,MPH, CPCC

Hari 2

Waktu Materi Narasumber
09.00-09.15 Refleksi hari 1 Eva Tirtabayu Hasri S. Kep.,MPH, CPCC
09.15-10.00 Teori Koding ICD 9 dr. Endang Suparniati M.Kes
10.00-10.45 Diskusi dan Simulasi Koding ICD 9 dr. Endang Suparniati M.Kes
10.45-11.30 Teori Koding ICD 10 dr. Endang Suparniati M.Kes
11.30-12.15 Diskusi dan Simulasi Koding ICD 10 dr. Endang Suparniati M.Kes
12.15-13.00 Praktek Koding dr. Endang Suparniati M.Kes
13.00-13.15 Post Test Eva Tirtabayu Hasri S. Kep.,MPH, CPCC
13.15-16.00 Belajar Mandiri dan Diskusi dr. Endang Suparniati M.Kes

 

  Narahubung

dr. Opi Sritanjung
Telp. 0813-7929-6290

 

 

Strategi Koding, Resume Medis dan Klaim untuk Meningkatkan Mutu Pembayaran di Rumah Sakit

BIMBINGAN TEKNIS

Oleh Divisi Manajemen Mutu Pusat Kebijakan & Manajemen Kesehatan FK-KMK UGM

Yogyakarta, 1 – 2 Juli 2022

 

  Topik ini membahas Masalah apa?

Permenkes nomor 16 tahun 2019 menyebutkan bahwa Pelaksanaan pencegahan, deteksi dan penyelesaian terhadap Kecurangan (fraud) termasuk mekanisme investigasi dan pelaporan pelaku Kecurangan (fraud), dapat dilakukan melalui Peningkatan kemampuan dokter serta petugas lain yang berkaitan dengan Klaim, berupa “Pemahaman dan penggunaan sistem koding yang berlaku, Dokter Penanggung Jawab Pelayanan Pasien (DPJP) menulis dan memberikan resume medis secara jelas, lengkap dan tepat waktu” dan Meningkatkan kemampuan koder melalui “Pelatihan dan edukasi koding yang benar.

  Manfaat apa yang anda dapatkan?
  • Ilmu dan skill koding
  • Ilmu dan skill pengisian resume medis
  • Ilmu dan skill klaim
  Apa yang dibahas?
  • Konsep koding
  • Konsep resume medis
  • Konsep klaim
  • Teknis koding yang tepat
  • Teknis pengisian resume medis yang tepat
  • Teknis pengisian rekam medis
  • Teknis klaim yang tepat
  Sasaran Peserta
  1. Tim Casemix
  2. Tim anti fraud
  3. Dokter umum
  4. Dokter spesialis
  5. Koder
  6. Rekam medis
  7. Peneliti
  8. Dosen
  9. Mahasiswa
  Fasilitator

Fasilitator berasal dari Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM.

endang2dr. Endang Suparniati, M.Kes

  • Konsultan PKMK FK-KMK UGM
  • Kepala Instalasi Penjaminan RSUP Dr. Sardjito
  • Tim anti fraud DIY

Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep.,MPH

  • Peneliti di Divisi Manajemen Mutu Pusat Kebijakan dan Manajamen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM
  • Konsultan Manajemen Kesehatan di IKKESINDO
  • Founder Community of Practice (CoP) Manajemen Mutu Keperawatan
  Persiapan Peserta

Peserta diharapkan membawa dokumen:

  1. Menyiapkan laptop
  2. Menyiapkan dokumen ICD 9 dan 10
  Biaya

Biaya pelatihan sebesar Rp. 3.000.000 per orang
Biaya pendaftaran dapat ditransfer melalui: Bank BNI UGM Yogyakarta No. Rekening 9888807172010997 atas nama UGM  FKU PKMK  Dana Kerjasama Penelitian Umum.

Agenda

Kegiatan akan berlangsung selama 2 hari, mulai jam 09.00-16.00 WIB.

WAKTU MATERI Keterangan
HARI 1
09.00-09.20 Pembukaan dan pre test PKMK FK-KMK UGM
09.20-10.25 Materi 1. Konsep Koding ICD 10 dr. Endang Suparniati, M.Kes
10.25-12.00 Praktikum 1 dan diskusi. Teknis koding ICD 10 dr. Endang Suparniati, M.Kes
12.00-13.00 ISTIRAHAT  
13.00-13.45 Materi 2. Konsep Koding ICD 9 dr. Endang Suparniati, M.Kes
13.45-14.30 Praktikum 2 dan diskusi. Teknis ICD 9 dr. Endang Suparniati, M.Kes
14.30-15.15 Materi 3. Konsep Rekam Medis rawat inap dr. Endang Suparniati, M.Kes
15.15-16.00 Praktikum 3 dan diskusi. Teknis pengisian rekam medis rawat inap dr. Endang Suparniati, M.Kes
HARI 2
09.00-09.20 Refleksi  
09.20-10.25 Materi 4. Konsep rekam medis rawat jalan dr. Endang Suparniati, M.Kes
10.25-11.00 Praktikum 4 dan diskusi. Teknis pengisian rekam medis rawat jalan dr. Endang Suparniati, M.Kes
11.00-12.00 Materi 5. Rekam medis IGD dr. Endang Suparniati, M.Kes
12.00-13.00 ISTIRAHAT  
13.00-13.45 Praktikum 5 dan diskusi. Teknis pengisian Rekam medis IGD dr. Endang Suparniati, M.Kes
13.45-14.30 Materi 6. Resume medis dr. Endang Suparniati, M.Kes
14.30-15.15 Praktikum 6 dan diskusi. Pengisian resume medis dr. Endang Suparniati, M.Kes
15.15-16.00 Materi 7. Klaim dan diskusi dr. Endang Suparniati, M.Kes
16.00-16.20 Post Test dan penutup PKMK FKKMK UGM

 

  Narahubung & Koordinator Pelaksana

Eva Tirtabayu Hasri S.Kep, MPH
No. Telp  082324332525   
Email  eva.tbh@gmail.com