Pengantar

Pelatihan Teknis Online
Optimalisasi Peran Tim Pencegahan Kecurangan JKN di Rumah Sakit

Halo Bapak dan Ibu!

Perkenalkan, saya Puti Aulia Rahma, course director dalam pelatihan ini.

Saya, mewakili tim pengelola pelatihan, mengucapkan selamat bergabung dalam Pelatihan Teknis Online – Optimalisasi Peran Tim Pencegahan Kecurangan JKN di Rumah Sakit. Saya ucapkan juga terima kasih kepada Anda yang memutuskan bergabung dalam pelatihan ini karena Anda telah menunjukkan komitmen yang tinggi dalam upaya pengendalian fraud di RS. Selamat belajar dan selamat berjuang!

Pelatihan ini kami selenggarakan untuk menjawab kebutuhan Tim Anti Fraud Rumah Sakit (RS) yang sering kali belum paham akan tugas yang harus dilakukannya. Kalaupun sudah paham tugas, tim ini sering kali belum tahu cara untuk menjalankan tugasnya. Pelatihan ini kami susun dengan komposisi 20% materi teori dan 80% materi teknis untuk menjawab kebutuhan penugasan Tim Anti Fraud di RS. Dengan komposisi materi seperti ini kami harap dapat membantu Anda, sebagai Tim Anti Fraud, menjalankan tugas lebih optimal.

Pelatihan ini juga berbasis online agar dapat dijangkau oleh RS yang berada di seluruh wilayah Indonesia. Seluruh materi pelatihan kami sajikan dalam bentuk soft file (PPT, Word, dan Excel) yang didukung dengan video penjelasan oleh masing-masing narasumber berpengalaman. Seluruh materi ini (termasuk materi video) dapat Anda download, dan Anda pelajari (hingga berulang kali) tanpa jaringan internet. Ukuran file materi kami buat sedemikian rupa sehingga dapat Anda akses dengan jaringan internet yang sederhana.

Akhir kata, sekali lagi saya ucapkan selamat mengikuti rangkaian pelatihan. Selamat belajar dengan baik. Semoga Anda mendapat manfaat optimal untuk pelaksanaan tugas Anda pasca mengikuti pelatihan ini. 

MODUL 1
Gambaran Kecurangan JKN & Upaya Pencegahannya di RS
MODUL 2
Persiapan Pembentukan Sistem Pencegahan Kecurangan JKN di RS
MODUL 3
Deteksi Potensi Kecurangan JKN di RS
MODUL 4
Investigasi Potensi Kecurangan JKN di RS
MODUL 5
Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Pencegahan
Kecurangan JKN di RS
Ujian Akhir

 

Bila Anda mengalami kesulitan dalam mengakses modul ini, Anda dapat menghubungi kami melalui:

Tim Teknis Pelatihan

 

Nusky Syaukani, MPH

Konsultan dan Peneliti pada Divisi Manajemen Mutu, Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan, FKK-MK UGM. Membidangi Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan, banyak terlibat dalam pengembangan sistem manajemen mutu melalui Akreditasi di Fasilitasi Kesehatan Tingkat pertama (FKTP) dan RS.

 

 

 

 

 

CoP Manajemen Mutu Keperawatan

Divisi Manajemen Mutu PKMK FK-KMK UGM membuat situs ini sebagai wadah berbagi pengalaman, informasi dan edukasi tentang manajemen mutu keperawatan antara member Community of Practice dengan tenaga ahli. Kegiatan diselenggarakan dalam bentuk diskusi secara online dan konvensional.

Beberapa tim ahli dari Universitas Gadjah Mada, Rumah Sakit, Puskesmas, Dinas Kesehatan, Peneliti, dan instansi terkait dipertemukan dengan bapak/ibu untuk menjawab permasalahan di lingkup kerja bapak/ibu.

Bagi bapak dan ibu yang tertarik bergabung dengan forum ini, silahkan bergabung dengan kami!

Pendaftar adalah semua yang tertarik terlibat untuk membahas dan meningkatkan mutu asuhan keperawatan. Member COP membayar Rp. 750.000/orang untuk menjadi member selama setahun.

Form Pendaftaran

  Apa manfaat menjadi member COP?

  1. Berkesempatan berdiskusi dengan ahli (free)
  2. Membahas permasalahan yang terjadi di instansi dan menemukan solusi (free)
  3. Mendapat informasi terbaru tentang keperawatan secara reguler (free) >>person to person
  4. Ada bimbingan menulis artikel untuk diterbitkan di jurnal nasional khususnya Jurnal Akreditasi Rumah Sakit (masukkan link jurnal JHA) (free)
  5. Mendapat potongan harga Bimtek online (1.500.000 >>1.350.000)
  6. Mendapat potongan harga Bimtek konvensional (3.500.000>>3.350.000)

Bagi yang bukan member COP, Diskusi online dengan tim ahli per pertemuan bayar 250.000

  Kegiatan

Sharing knowledge (online dan free untuk member COP)

Topik disesuaikan dengan kebutuhan member COP, 1 kali dalam 2 bulan

Bimbingan Teknis 1 hari (online)>>ada potongan harga untuk member COP

Dapat dilakukan melalui in house training, minimal peserta 30 orang.

  1. Teknis menyusun panduan asuhan keperawatan
  2. Teknis audit keperawatan
  3. Teknis menyusun indikator, analisa data dan penyusunan renacana tindak lanjut
  4. Teknis deteksi potensi fraud di keperawatan
  5. Teknis mengisi catatan asuhan keperawatan
  6. Teknis menyusun aspek pelayanan keperawatan dalam clinical pathwyas
  7. Teknis menghitung kebutuhan SDM perawat
  8. Teknis lean management keperawatan
  9. Best practice case manager
  10. Teknis menyusun form manajemen risiko di ruang perawatan
  11. Teknis komunikasi efektif
  12. Teknis leadership perawat
  13. Teknis penggunaan NANDA NIC NOC

Bimbingan Teknis 2 hari >>ada potongan harga untuk member CoP

Dapat dilakukan melalui in house training, minimal peserta 30 orang

  1. Strategi Kendali Mutu dan Kendali Biaya
  2. Manajemen Kepala Ruang untuk Perawat dan Tenaga Kesehatan Lain
  3. Audit klinis untuk Profesional Pemberi Asuhan (dokter, perawat, gizi, farmasi) di FKTP dan FKRTL
  4. Pengukuran, analisa dan perbaikan data mutu melalui implementasi PDCA di FKTP dan FKRTL
  5. Casemix (koding),pengisian resume medis dan audit rekam medis di FKRTL
  6. Pengelolaan dan audit RM di FKTP
  7. Komite keperawatan untuk meningkatkan mutu asuhan keperawatan

  Managing Director

Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep.,MPH
email: eva.tbh@gmail.com
(082324332525)

 

 

CoP Inovasi Kesehatan Ibu dan Anak

  Latar Belakang

Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) masih terus menjadi sorotan. Angka kematian ibu dan anak sebagai indikator keberhasilan pencapaian KIA, dilaporkan sudah mengalami penurunan yakni 346 kematian (SP 2010) menjadi 305 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup (SUPAS 2015), Namun faktanya masih belum bisa mencapai target MDGs pada tahun 2015. Sedangkan kita dihadapkan pada target SDG’s yang lebih ambisius yakni mengurangi angka kematian ibu hingga di bawah 70 per 100.000 KH dan menurunkan angka kematian neonatal setidaknya hingga 12 per 1.000 KH dan Angka Kematian Balita 25 per 1.000 KH. Terlebih saat ini, Pidato Pak Jokowi pada saat menyampaikan Visi Indonesia menekankan pentingnya usaha penurunan AKI.

Tingginya jumlah kematian ibu serta bayi baru lahir di Indonesia tidak terlepas dari mutu pelayanan kesehatan yang masih bervariasi di berbagai daerah. Meskipun beberapa upaya telah dilakukan dalam menurunkan kematian ibu dan bayi, diantaranya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, hal ini terlihat dari proporsi persalinan di fasilitas kesehatan dari 66,7% (Riskesdas 2013) meningkat menjadi 79,3% pada 2018, namun masih perlu upaya keras untuk menurunkan angka kematian agar tidak terjadi kematian yang sama pada masa-masa yang akan datang dengan mendorong inovasi-inovasi dalam kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

  Tujuan

CoP ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi-inovasi terkait kesehatan ibu dan anak yang ada di wilayah Provinsi/Kabupaten Kota.

Secara khusus CoP ini bertujuan untuk menjadi:

  1. Media diskusi untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam rangka pengembangan inovasi KIA.
  2. Media pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengembangan inovasi KIA.
  3. Sumber berbagai evidence based dan literatur terkini terkait dengan Kesehatan ibu dan anak.

Visi

Shar Menjadi wadah utama dalam menangkap inovasi-inovasi terkait kesehatan ibu dan anak dan memberikan informasi yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak di Indonesia, dan dapat digunakan oleh berbagai kalangan terkait dalam peran masing-masing di bidang KIA.

Misi

  1. Memberi informasi terkini mengenai: (1) status KIA di Indonesia, (2) perkembangan kebijakan di bidang KIA
  2. Menjadi wadah diskusi terkait kebijakan serta pelayanan medis untuk kesehatan ibu dan anak di Indonesia
  3. Menyebarluaskan informasi kegiatan (pelatihan, workshop, konferensi) yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak
  4. Menyediakan instrumen interaktif yang dapat meningkatkan kapasitas stakeholders terkait KIA di Indonesia

Menu

  1. Program dan Agenda
  2. Berita
  3. Perundangan
  4. Buku Elektronik
  5. Jurnal

Narasumber:

  • Prof dr. Ova Emilia,M.Med. Ed., Sp.OG (K)., Ph.D
  • dr. Ekawaty Lutfia Haksari, Sp.A (K)
  • dr. Shinta Prawitasari, Sp.OG
  • Dr. dr. Hanevi Djasri, MARS FISQua
  • dr. Sitti Noor Zaenab, M.Kes
  • dr Arida Oetami, M.Kes
  • Andriani Yulianti, MPH

Target Keluaran

  1. Dalam CoP ini diharapkan masing-masing kabupaten dapat menghasilkan: Diskusi intensif tentang masalah inovasi KIA.
  2. Tersusunnya temuan inovasi baru terkait kesehatan ibu dan anak.
  3. Sebagai proses pembelajaran mengenai inovasi-inovasi KIA yang sudah dilakukan oleh kelompok kerja KIA.

Target Peserta

  1. Kementerian Kesehatan; terutama Direktorat BGKIA, Biro Perencanaan
  2. Bappenas; terutama Direktorat Gizi dan Kesehatan Masyarakat
  3. Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/kota
  4. Bapedda Provinsi dan Kabupaten/kota
  5. BKKBN Pusat dan Perwakilan Provinsi
  6. RSUD
  7. Puskesmas
  8. Organisasi profesi (IBI, IDI, PPNI, POGI, IDAI, HOGSI)
  9. Development partners dan donor seperti: DFAT, UNICEF, USAID, UNDP, WHO, World Bank, World Vision Indonesia, dll.
  10. Fakultas kedokteran dan kesehatan masyarakat
  11. Akademisi kesehatan (Mahasiswa &Dosen )
  12. Lembaga kesehatan/LSM AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui)
  13. Kader kesehatan masyarakat

  Pengelola

PenanggungJawab : Andriani Yulianti, MPH
Web Master : Yulis Yuhiba
Editor : Wiwid

 

 

Andriani Yulianti, MPH

andrian

Andriani Yulianti, MPH., menyelesaikan pendidikan S2 di Minat Manajemen Rumah Sakit, Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM Yogyakarta pada Tahun 2012. Setelah menyelesaikan studi S2 kemudian bergabung di tahun yang sama sebagai peneliti dan konsultan di Divisi Manajemen Mutu PKMK FKKMK UGM Yogyakarta sejak pertengahan Tahun 2012. Pernah ditugaskan sebagai koordinator lapangan dalam program sister hospital selama 3 Tahun di Kupang-NTT dalam kaitannya dengan upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi, dan sekaligus menjadi awal keterlibatan dalam program kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Bidang yang diminati dan ditekuni saat ini terkait dengan mutu pelayanan kesehatan Ibu dan Anak. Saat ini tergabung dalam Kelompok Kerja KIA (POKJA KIA) yang dibentuk oleh FK-KMK UGM. Sejak tahun 2016-2019 menjadi koordinator pelaksanaan Annual Scientific Meeting (ASM) untuk POKJA KIA dan pernah menjadi koordinator Ilmiah pada pelaksanaan Forum Nasional KIA, KB & GIZI ke-1 Tahun 2018 di Yogyakarta, saat ini juga aktif sebagai pengelola website www.Kesehatan-ibuanak.net 

Bersama Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FKKMK UGM telah banyak terlibat dalam kegiatan penelitian, pelatihan, maupun konsultasi seperti; Pendampingan Pelaksanaan Audit Maternal Perinatal (AMP) efektif dengan 10 langkah, Pendampingan Manual Rujukan Maternal Neonatal, Melakukan Analisa Situasi KIA di Kabupaten Banyumas dan Grobogan, Memfasilitasi Penyusunan Policy Brief topik KIA, Sebagai tim penyusunan Kebijakan dan Strategi Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan Indonesia (National Quality Policy and Strategy) dengan Kementerian Kesehatan dan WHO. Selain kegiatan yang terkait KIA juga memiliki ketertarikan dalam upaya peningkatan mutu di FKTP dengan memberikan pendampingan Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) dan Penerapan Keselamatan Pasien di Faskes dalam kaitannya dengan persiapan akreditasi FKTP.