Pada menu Policy Brief ini Anda dapat menemukan berbagai rekomendasi kebijakan terkait regulasi pencegahan kecurangan. Silakan klik Policy Brief berikut ini:
Pada menu Policy Brief ini Anda dapat menemukan berbagai rekomendasi kebijakan terkait regulasi pencegahan kecurangan. Silakan klik Policy Brief berikut ini:
All sorts of headlines have circulated on the spiralling cost of diabetes care. One even suggested it could bankrupt the NHS.
The extent to which the cost can be controlled by better prevention measures
Sampit, Jamkesnews – Selain fokus pada kuratif dan rehabilitatif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)
New research studies the association between environmental quality in over 3,000 United States counties
Suara.com-Peneliti temukan bentuk baru diabetes tipe 1,5 yang mirip dengan diabetes tipe 1 dan 2.
Kerangka Acuan Bimbingan Teknis
Yogyakarta, 6 – 8 November 2019
![]()
Untuk Menjamin bahwa perbaikan mutu, perbaikan kinerja dan penerapan manajemen risiko dilaksanakan secara berkesinambungan di puskesmas, maka perlu dilakukan penilaian oleh fihak eksternal dengan menggunakan standar yang sudah ditetapkan yaitu melalui mekanisme akreditasi. Melalui akreditasi akan terus dapat dilakukan pembinaan peningkatan mutu dan kinerja yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen, sistem penyelenggaraan pelayanan dan program, serta penerapan manajemen risiko. Pendekatan yang digunakan dalam akreditasi adalah keselamatan serta hak pasien dan keluarga dengan tetap memperhatikan hak petugas. Prinsip ini ditegakkan sebagai upaya meningkatkan perbaikan mutu dan keselamatan pelayanan.
Sesuai Amanat Permenkes No. 46 Tahun 2015 bahwa Puskesmas yang telah terakreditasi akan dilakukan akreditasi ulang atau re akreditasi setiap 3 tahun sekali. Bagi Puskesmas yang telah terakreditasi pada tahun 2016/2017, maka pada tahun 2019/2020 harus dilakukan survei ulang atau akreditasi kembali. Hal ini dilakukan agar puskesmas tidak mengalami sindrom ‘jalan di tempat’ setelah mendapatkan status terakreditasi, namun tetap terus menerapkan prinsip peningkatan mutu yang berkesinambungan dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat.
Agar pelaksanaan re akreditasi puskesmas dapat berjalan optimal, ada beberapa kondisi yang sudah harus dipenuhi puskesmas, diantaranya adalah puskesmas telah melaksanakan seluruh rekomendasi dari proses survei akreditasi sebelumnya. Untuk itu diperlukan pemahaman tentang hal apa saja yang diperlukan dalam memelihara sistem yang sudah terbangun serta bagaimana melanjutkan upaya perbaikan berkelanjutan. Pada bimbingan teknis ini akan dibahas persiapan apa saja yang sebaiknya dilakukan puskesmas serta aspek pendukung keberhasilan pelaksanaan re akreditasi .
Tujuan Bimtek ini utamanya adalah untuk membantu persiapan puskesmas agar dapat terakreditasi kembali secara optimal. Disamping itu, Bimtek ini juga bertujuan untuk:
Adapun peserta yang diharapkan hadir pada Bimtek ini adalah:
Fasilitator pada Bimtek ini adalah Tim Konsultan Pendamping Akreditasi Puskesmas dari Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan (PKMK), Fakultas Kedokteran, Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada.
| WAKTU | POKOK BAHASAN |
| Hari I | |
| 08.00 – 08.30 | Pendaftaran Peserta |
| 08.30 – 09.00 | Pembukaan |
| Rehat Pagi | |
| 09.00 – 10.30 |
Penerapan CQI di Puskesmas dengan Prinsip PDCA/PDSA Prakhan dan Peran |
| 10.30 – 12.00 |
Penyiapan Dokumen untuk Mendukung Persiapan Re Akreditasi Puskesmas |
| 12.00 – 13.00 | ISHOMA |
| 13.00 – 14.30 |
Perencanaan Puskesmas yang Sesuai Kaidah Akreditasi Puskesmas |
| 14.30 – 15 00 | Rehat Sore |
| 15.00 – 16.30 |
Overview standar dan instrumen akreditasi puskesmas edisi 2 tahun 2019 |
| Hari II | |
| 08.00– 09.30 | Overview Draft Standar Akreditasi Puskesmas Edisi II, versi 2019 |
| Rehat Pagi | |
| 09.30 – 12.00 |
Tata Graha sebagai Dasar Penerapan CQI |
| 12.00 – 13.00 | ISHOMA |
| 13.00– 15 00 |
Optimalisasi Persiapan Survei Ulang Akreditasi Puskesmas |
| Rehat Sore | |
| 15.00 – 16.30 | Metode RDOWS pada proses Assessment |
| Hari III | |
| 08.00- 08.30 | Berangkat menuju Puskesmas |
| 08.30- 13.00 | Kunjungan Lapangan dan Diskusi di Puskesmas |
| 13.00 |
informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami:
Alamat Instansi:
Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan, FK-KMK UGM, Jl. Kaliurang, Gedung Pusat Penelitian dan Pengembangan (LITBANG) FK-KMK UGM Telp. 0274-549425.
“One in ten patients admitted to hospital are suffering from a form of diabetes linked to being overweight and inactive…
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Setiap tahun, jumlah penderita diabetes di Indonesia menunjukkan tren peningkatan hingga sekira 40 persen
Tema Hari Kesehatan Nasional Ke-55 yang jatuh pada tanggal 12 November tahun ini memilih tema “Generasi Sehat, Indonesia Unggul”. Sebuah tema yang sarat makna dan pesan bagi kita semua rakyat Indonesia. Seperti dikutip pada laman promkes.kemkes.go.id bahwa ‘Momentum Hari Kesehatan Nasional ke-55 ini sebagai pengingat publik bahwa derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud, apabila semua komponen bangsa, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, swasta berperan serta dalam upaya kesehatan, dengan lebih memprioritaskan promotif-preventif dan semakin menggalakkan serta melembagakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), tanpa mengabaikan kuratif-rehabilitatif’.
Selama November 2019, website mutupelayanankesehatan.net akan menampilkan berbagai artikel, berita, dan informasi terkait penerapan upaya promotif-preventif dan kuratif-rehabilitatif dalam pelayanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat, dengan memfokuskan pada pelayanan kesehatan pasien diabetes. Penentuan spesifikasi pelayanan kesehatan pasien diabetes dilatarbelakangi bahwa pada bulan November ini juga diperingati Hari Diabetes Internasional (14 November 2019). Diharapkan berbagai informasi seputar topik tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh pemerhati mutu.
“Selamat Hari Kesehatan Nasional Ke-55”
Diabetes is a condition that impairs the body’s ability to process blood glucose, otherwise known as blood sugar.