WASHINGTON (AP) — When babies are born with HIV, starting treatment within hours to days is better than waiting even the few weeks to months that’s the norm in many countries, researchers
Dinkes DKI Siapkan Obat HIV di Puskesmas
Jakarta, Beritasatu.com – Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi E Yudha Permana mempertanyakan langkah dan penanganan terpadu yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta terkait data bahwa sebanyak 50.000 masyarakat
Immediate treatment with antiretroviral therapy helps infants with HIV
Study on babies in Botswana provides strong evidence that early initiation of ART may benefit those who contract HIV at birth
Boston, MA — HIV infection among infants remains an enormous global health challenge. Each day, 300 to 500 infants in sub-Saharan Africa become infected with the virus. HIV progresses much faster
58 Puskesmas di Kabupaten Sukabumi Harus Tingkatkan Pelayanan HIV – AIDS
SUKABUMIUPDATE.com – Seluruh puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi diminta untuk meningkatkan pelayanan HIV AIDS. Hal ini diungkapkan Bupati Sukabumi Marwan Hamami
Starting HIV treatment in ERs may be key to ending HIV spread worldwide
In a follow-up study conducted in South Africa, Johns Hopkins Medicine researchers say they have evidence that hospital emergency departments (EDs) worldwide may be key strategic settings for curbing the spread of HIV infections in hard-to-reach populations
Direktur RS Unair: ARV Terbukti Masih Efektif Obati Penderita HIV AIDS di Indonesia
Liputan6.com, Surabaya – Indonesia menjadi negara yang alami kenaikan jumlah penderita HIV di antara berbagai negara di Asia Tenggara. Oleh karena itu, penelitian mengenai infeksi
Lucia Evi Indriarini, MPH
Lucia Evi Indriarini, MPH., menyelesaikan pendidikan S2 di Minat Manajemen Rumah Sakit, Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM Yogyakarta pada 2015. Pernah bergabung di Badan Mutu Pelayanan Kesehatan Yogyakarta sejak tahun 2004. Saat ini aktif tercatat sebagai peneliti dan konsultan di Divisi Manajemen Mutu PKMK FKKMK UGM Yogyakarta, sekaligus sebagai pengelola (manajer) IHQN (Indonesian Healthcare Quality Network) yang merupakan jejaring pemerhati mutu kesehatan di seluruh Indonesia.
Bidang yang diminati dan ditekuni saat ini terkait dengan mutu pelayanan kesehatan. Selama bergabung di Badan Mutu Pelayanan Kesehatan (BMPK) dan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FKKMK UGM telah banyak terlibat dalam kegiatan penelitian, pelatihan, maupun konsultasi seperti; Evaluasi HMT Batch I, Survei Kesehatan Daerah Propinsi DIY, RAP Home II HMT II, Survei Pengetahuan, Sikap, Praktisi Swasta terkait TB di 12 Kota Besar Indonesia, Studi Pengembangan Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Fase II, Pelatihan FMEA, Pelatihan Penyusunan Dokumen Akreditasi RS, Pelatihan Manajemen Risiko, Survei Kajian Indeks Kepuasan Fasilitas Kesehatan-BPJS Kesehatan, Diagnostic Study on Barriers to University Research in Indonesia, Kegiatan Blended Learning Strategic Purchasing bagi Pimpinan dan Staf BPJS, Tim Peneliti Formative Research Pencegahan dan Penanganan Asma di Tiga Provinsi di Indonesia, Koordinator SEMLOKNAS FKTP Seluruh Indonesia Tahun 2018, Koordinator Forum Mutu (forum ilmiah nasional tahunan, sejak periode 2015). Saat ini juga aktif menjadi pengelola website www.mutupelayanankesehatan.net dan menjadi Asisten Editor untuk The Journal of Hospital Accreditation (JHA), jurnal kerjasama KARS & Divisi Manajemen Mutu PKMK FKKMK UGM.
H.I.V. Is Reported Cured in a Second Patient, a Milestone in the Global AIDS Epidemic
Scientists have long tried to duplicate the procedure that led to the first long-term remission 12 years ago. With the so-called
Pelayanan Bermutu Untuk Penderita HIV
James W. Bunn dan Thomas Netter yang bekerja di bagian informasi Global Programme World Health Organization (WHO) merupakan dua tokoh penting penggagas Hari AIDS sedunia yang diperingati setiap 1 Desember. Peringatan ini dimaksudkan untuk menambah kesadaran penting dalam berjuang melawan virus penyebab AIDS, yakni HIV, sekaligus memberikan support pada pengidap AIDS dan mengenang para korban penyakit tersebut. Hari AIDS Sedunia pun diikuti oleh negara-negara anggota PBB yang secara resmi mengakui Hari AIDS pada 27 Oktober 1988, termasuk Indonesia.
Pada 1996, Program Bersama PBB untuk HIV/AIDS (UNAIDS) mulai bekerja dan mengambil alih perencanaan, serta promosi Hari AIDS Sedunia. UNAIDS juga menciptakan Kampanye AIDS Sedunia pada 1997 untuk melakukan komunikasi, pencegahan dan pendidikan sepanjang tahun.
Berdasarkan data UNAIDS hingga akhir 2018, sebanyak 1.7 juta orang baru terinfeksi HIV. Meskipun saat ini sudah ada obat Antiretroviral (ARV) yang mampu menekan virus HIV/AIDS dalam tubuh Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Namun kesadaran untuk menekan pertumbuhan angka penderita HIV harus selalu dipupuk, salah satunya dengan peringatan Hari AIDS Sedunia setiap tahun. Untuk memperingati Hari AIDS Sedunia, laman www.mutupelayanankesehatan.net akan menampilkan berbagai artikel, berita, dan penelitian terupdate terkait upaya pelayanan yang bermutu untuk pasien dengan HIV. Semoga bermanfaat.
DAFTAR Rumah Sakit dan Puskesmas Rujukan Penderita HIV AIDS di Batam
TRIBUNBATAM.id, BATAM – Untuk membantu pengobatan para pengidap HIV/AIDS di Batam, sejumlah rumah sakit dan puskesmas kini menjadi rujukan