Jakarta (Kompas.com) — Program dokter keluarga diyakini mampu mengurangi jumlah kunjungan pasien di rumah sakit. Dengan program ini, warga yang sakit tak perlu berobat ke puskesmas atau rumah sakit karena cukup dilayani oleh dokter keluarga.
Dokter Indonesia, Bagai Dewa Tanpa Tangan dan Kaki
Metrotvnews.com – Dokter = Dewa. Sekedar anekdot, menurut masyarakat kita : dokter tidak boleh miskin dan tidak akan miskin!Dokter pasti pintar karena itu Kepala Puskesmas, Direktur Rumah Sakit lazimnya dokter, tidak perlu ahli-ahli lain dokter bisa merangkap tugas dan jabatan. Dokter bisa urus posyandu, penyuluhan, urus PKK, KB sampai membina masyarakat desa. Tanpa disadari, bertahun-tahun profesi ini dijadikan DEWA di Indonesia.
Jakarta Butuh 1.880 Dokter Primer
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah DKI Jakarta membutuhkan 1.880 dokter primer untuk menjangkau 4,7 juta target peserta kartu Jakarta sehat. Setiap dokter primer bertugas melayani kesehatan setiap 2.500 warga. Harapannya keberadaan dokter primer mampu mengurangi lonjakan pasien yang memeriksakan diri ke puskesmas dan rumah sakit.
Kemkes: Jumlah Apoteker Hanya 20% dari Total RS dan Puskesmas
Jakarta (Beritasatu.com) – Kementerian Kesehatan (Kemkes) menyatakan, jumlah Puskesmas maupun Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Indonesia adalah 10 ribu RS dan Puskesmas sedangkan jumlah apoteker yang terdaftar di Kemkes hanya berjumlah 1.938 orang. Kemkes menyatakan jumlah apoteker ini baru mencapai 20% dari total jumlah RS dan Puskesmas yang ada di Indonesia.
27 Provinsi Kekurangan Dokter
Surabaya (Kompas.com) — Indonesia masih kekurangan 12.371 dokter umum. Dari 33 provinsi, terdapat 27 provinsi yang tidak memenuhi kriteria jumlah dokter menurut ketetapan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dokter dan perawat asing dari ASEAN siap serbu Indonesia
(merdeka.com) – Masyarakat seakan belum merasakan dampak percepatan pelaksanaan ASEAN Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015. Padahal sejak 2010, beberapa prasyarat liberalisasi perdagangan barang dan jasa di Asia Tenggara ini sudah berlangsung.
12 RSUD Raih Penghargaan Kemenpan
Jakarta, PKMK – 12 RSUD memperoleh penghargaan Citra Pelayanan Prima Tahun 2012 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan). Lokasi RSUD itu tersebar di sejumlah propinsi. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Azwar Abubakar, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, dalam acara Penyerahan Penghargaan Akuntabilitas Kinerja dan Pelayanan Publik. Penghargaan tersebut berlangsung di Balai Kartini, Jakarta, hari ini (Kamis, 28/3).
Dokter Usul Rayonisasi Kesehatan
Jakarta (Tempo.co) – Ikatan Dokter Indonesia mengusulkan dibentuknya sistem rayonisasi dalam pengelolaan manajemen kesehatan di Jakarta. Alasannya, untuk menghindari hal buruk seperti jebolnya anggaran belanja daerah.
Masa Penempatan Dokter di Pelosok Diperpanjang
Surabaya (Kompas.com) – Kementerian Kesehatan akan memperpanjang masa penempatan dokter pegawai tidak tetap (PTT) di daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan terluar mulai tahun 2013 ini untuk mengatasi persoalan kurangnya tenaga kesehatan di kawasan pelosok.
Pasien Membludak, Dokter Rawan Kena Tuntutan
Jakarta (Gatra.com) – Banyaknya peraturan dan kebijakan yang ditetapkan pemerintah saat ini, baik pusat dan daerah, membuat para dokter yang berpraktek rawan terkena tuntutan. Begitu juga dengan makin meningkatnya jumlah pasien. “Membludaknya pasien akan tingkat kualitas kinerja pelayanan kesehatan dokter dan dokter gigi. Dokter akan bekerja secara profesional jika berada dalam sistem yang baik pula,” kata Ketua Konsil Kedokteran Gigi Indonesia, drg. Afi Sarsito, Sp.PM, dalam jumpa pers di Kantor KKI di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/4).