Jakarta (beritasatu.com) – Sebagai upaya mengatasi lonjakan pasien peserta Kartu Jakarta Sehat (KJS), Dinas Kesehatan (Dinkes) akan menambah jumlah dokter di Puskesmas. Penambahan dokter di Puskesmas akan disesuaikan dengan rasio jumlah pasien yang datang berobat ke Puskesmas.
13 Daerah di Aceh Rawan Masalah Kesehatan
Layani Pasien Miskin, Dinkes Depok Tambah Puskesmas 24 Jam
Duh! Masyarakat Banyak Pakai Obat Tidak Tepat
Jakarta (Inilah.com) – Kurang adanya pemahanan masyarakat akan obat-obatan membuat sebagian besar obat yang beredar digunakan secara tidak tepat.
Continue reading
Tahun Ini, RSUD Arifin Achmad Punya 500 Tempat Tidur Kelas Tiga
(pdpersi.co.id) – Pembangunan gedung ruang rawat inap kelas tiga berkapasitas 500 tempat tidur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau dijadwalkan selesai tahun ini.
IDI Minta Premi BPJS Rp27 Ribu
Jakarta (jpnn) — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mendesak pemerintah menaikkan premi penerima bantuan iuran (PBI) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dari standar yang ditetapkan Kementerian Keuangan. Premi PBI Rp15.500 sesuai hitungan Kemenkeu dinilai terlalu rendah sehingga perlu dinaikkan.
Apoteker Klaim Bisa Bantu Penghematan RS
Jakarta (jpnn) –Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Dani Pratomo mengklaim profesi apoteker dapat membantu penghematan pengeluaran rumah sakit. Pasalnya, apoteker adalah profesi yang mempelajari mengenai obat-obatan sehingga bisa menyarankan rumah sakit mana yang bisa dibeli.
Jasa Dokter Puskesmas Naik Jadi Rp 6 Ribu
Jakarta (jpnn.com) – Pemberlakuan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) per 1 Januari 2014 akan menempatkan Puskesmas sebagai pusat layanan kesehatan primer. Itu sebabnya menurut Wakil Menteri Kesehatan Muhammad Ali Gufron, jasa dokter akan dinaikkan menjadi Rp 6 ribu per pasien.Layani Pasien BPJS, Puskesmas Bakal Keteteran
Jakarta (jpnn.com) — Kemampuan Puskesmas sebagai motor penggerak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) diragukan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Pasalnya, selain terbatasnya jumlah Puskesmas di Indonesia, kemampuan SDM-nya juga dinilai kurang mendukung.
Angka Penurunan Gizi Buruk Balita Sulit Penuhi Target MDG’s
Jakarta (Liputan6.com) – Angka penurunan gizi buruk di Indonesia baru mencapai 14 persen. Tapi, dalam tahun terakhir penurunan itu sangat landai tak bisa cepat lagi sehingga dikhawatirkan target Millenium Development Goals (MDG’s) 2015 sebesar 15% tak tercapai.