(Merdeka.com) – Menteri BUMN Dahlan Iskan kembali mengeluarkan ide untuk menata rumah sakit. Setelah sebelumnya dia menggagas sistem periksa ke Puskesmas terlebih dahulu baru ke rumah sakit melalui jaringan online, kini dia mengusulkan untuk membuat lembaga pengelola kamar rumah sakit.
Dokter Umum Wajib Miliki 290 Kompetensi Diagnosis
Yogyakarta (Republika.co.id) — Wakil Menteri Kesehatan Ali Gusfron Mukti mengatakan, dokter umum yang memberikan pelayanan primer pada masyarakat diwajibkan memiliki 290 kompetensi diagnosis.
Dokter Muda Wajib Mengabdi ke Daerah Terpencil
Jakarta (Kompas.com) – Selama ini, keberadaan dokter di daerah perkotaan cukup banyak. Namun untuk daerah terluar dan terpencil, kebutuhan dokter masih sangat banyak khususnya untuk dokter spesialis. Akibat kekurangan dokter di daerah terpencil ini, banyak masyarakat yang akhirnya meninggal tanpa sempat ditangani.
Kunjungan Puskesmas di Mataram Capai 450 Ribu
(Lombokita.com) — Paska diberlakukannya program puskesmas gratis, tingkat kunjungan pasien ke seluruh puskesmas di Kota Mataram melonjak signifikan.
FK UGM Siapkan SDM Kesehatan Era Jamkesta dan BPJS
Yogyakarta (suaramerdeka.com) – Era pelayanan kesehatan dalam skema sistem jaminan kesehatan memerlukan kompetensi dan perilaku yang komprehensif dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk lembaga pendidikan kesehatan.
DIY Perjelas Sistem Rujukan dari Puskesmas
Yogyakarta (suaramerdeka.com) – Sistem rujukan di DIY masih menyisakan beberapa permasalahan. Setidaknya itu terlihat dari banyaknya rujukan langsung dari Puskesmas di DIY ke RS Dr Sardjito.
RS Swasta Setuju Kartu Sehat Jakarta Rp 23.000
Jakarta (beritasatu.com) – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, rumah sakit (RS) swasta setuju dengan pembayaran premi asuransi kesehatan sebesar Rp 23.000 per bulan per orang untuk kelas III.
Puskemas di Gunungkidul Kekurangan Dokter
Yogyakarta (Metrotvnews.com) – Hampir seluruh Puskesmas dan Puskesmas Pembantu di Gunungkidul, kekurangan dokter. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gunungkidul, Dewi Irawati menjelaskan di Gunungkidul terdapat 30 puskesmas dan 130 puskesmas pembantu.
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi
JAKARTA (Suara Karya) – Target Indonesia meraih nillennium development goals (MDGs) pada 2015 tampaknya sulit diraih. Pasalnya, angka kematian bayi masih tinggi. Survey Demografi dan Kesehatan 2012 menunjukkan kematian bayi mencapai 32 per 1.000 kelahiran hidup.
Indonesia Cuma Punya 2.700 Dokter Spesialis Anak, Padahal Butuhnya 8.000
Jakarta (Tribunnews.com) – Saat ini Indonesia masih sangat kekurangan dokter spesialis anak. Untuk itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tidak melarang memberdayakan dokter umum bahkan tenaga perawatan untuk penanganan anak.