KOMPAS.com – Sebagai tempat perawatan orang sakit, rumah sakit menjadi tempat berkembang biaknya kuman dan rawan terjadinya penularan infeksi. Dalam bahasa medis, infeksi itu disebut dengan infeksi nosokomial.
RSA UGM Buka Layanan Hemodialisa
Yogyakarta (ugm.ac.id) – Kasus gagal ginjal di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hasil penelitian Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Perneferi) tahun 2005 menunjukkan setidaknya 25 juta orang Indonesia mengalami gangguan fungsi ginjal karena hipertensi dan diabetes.
PMPK UGM Launching Program Penyebaran Ilmu Berbasis Website
Jakarta (ugm.ac.id) – Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan (PMPK) Fakultas Kedokteran (FK) UGM secara resmi melaunching program penyebaran ilmu berbasis website. Launching dilaksanakan hari ini, Rabu (9/1) di Jakarta dihadiri perwakilan dari Fakultas Kedokteran se-Indonesia.
Agenda 2013
|
No |
Tanggal |
Acara |
Tempat |
|
1. |
Januari – Desember 2013 |
Diskusi Bulanan tahun 2013 Pembahasan Artikel Kebijakan dan Manajemen |
Yogyakarta |
|
2. |
3 Januari 2013 |
Yogyakarta |
|
|
3. |
8-9 Januari 2013 |
Pengembangan Kelompok Riset dan Kurikulum Manajemen dan Kebijakan Medik di Fakultas Kedokteran |
Jakarta |
|
4. |
21-25 Januari 2013 |
Lokakarya Mitigasi Perubahan Cuaca dan Kebijakan Adaptasi di sektor Kesehatan |
Umeå University, Umeå, Sweden |
|
5. |
13 Februari 2013 |
Medan |
|
|
6. |
20-22 Februari 2013 |
Medan |
|
|
7. |
2 Maret 2013 |
Sinergi Rumah Sakit Pendidikan dan fakultas kedokteran dalam Menyongsong Pelayanan Kesehatan Era Jamkesta dan BPJS |
Yogyakarta |
|
8. |
4 Maret 2013 |
Yogyakarta |
|
|
9. |
6-7 Maret 2013 |
Yogyakarta |
|
|
10. |
8-9 Maret 2013 |
Yogyakarta |
|
|
11. |
23-25 April 2013 |
Surabaya |
|
|
12. |
6-9 November 2013 |
Seminar Nasional PERSI ke 12 dan Hospital Expo ke 26 |
Jakarta |
Dua Pasien Jampersal Ditolak RS
Blitar (Metrotvnews.com) – Dua pasien penerima Jaminan Persalinan atau Jampersal ditolak Rumah Sakit Ananda di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Selasa (8/1).
RS Toranomon Tokyo Undang Dokter Indonesia
TOKYO (Tribunnews.com)- Dua orang dokter Indonesia tahun ini akan diundang latihan di Toranomon Hospital (TH) Tokyo, sama seperti yang dilakukan tahun lalu dan tahun sebelumnya selama 30 tahun terakhir ini.
Namun karena tahun lalu peringatan 30 tahun program Japanese Council for Medical Training (JCMT) jumlah dokternya mencapai 4 dokter Indonesia.
“Kami ingin sekali membantu para tenaga medis Indonesia untuk meningkatkan kemampuan mereka di bidang kedokteran, sehingga kembali ke Indonesia dapat menyebarluaskan lebih luas lagi ilmu pengetahuan dan pengalamannya yang telah didapat di Jepang sini,” papar Yutaka Baba, Sekretaris Jenderal JCMT khusus kepada Tribunnews.com siang ini di kantornya.
Jember Bakal Miliki Rumah Sakit Internasional
JEMBER (Jaringnews.com) – Tidak akan lama lagi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, bakal memiliki Rumah Sakit Internasional. Rumah sakit berkualitas internasional itu akan menempati RSD (Rumah Sakit Daerah) dr Soebandi yang selama ini menjadi rumah sakit rujukan bagi warga eks Karesidenan Besuki, yang meliputi Kabupaten Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso, dan Kabupaten Jember sendiri.
Untuk mewujudkan mimpi memiliki RS Internasional, maka Pemkab Jember bersama manajemen RSD dr. Soebandi, tengah menjalin kerjasama dengan sejumlah rumah sakit di luar negeri. Jalinan kerjasama itu, diharapkan mampu menjadikan RSD dr. Soebandi Jember menjadi rumah sakit bertaraf internasional.
Mimika Dinilai Layak Jadi Rujukan Kesehatan di Papua
TIMIKA (KOMPAS.com) – Propinsi Papua dan Indonesia Timur pada umumnya sebagai daerah bermasalah kesehatan menjadi prioritas pembangunan kesehatan jelang pelaksanaan sistem jaminan sosial nasional kesehatan pada 2014 mendatang. Hal ini diungkapkan Menteri Kesehatan, dr. Nafsiah Mboi, SPA, MPH di sela kunjungan kerja di Kabupaten Mimika, Kamis (3/1/2013).
Di Kabupaten Mimika, rombongan Menteri Kesehatan yang didampingi Wakil Bupati Mimika, Abdul Muis, mengunjungi Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk melihat langsung fasilitas rumah sakit dan tenaga medis.
Mengenal Lebih Dekat Sistem Manajemen Mutu di Taiwan
Taiwan memiliki luas wilayah 36.193 km2 dengan jumlah penduduk 23.224.912 orang dengan angka harapan hidup yang cukup tinggi yaitu 79,16 tahun. Untuk SDM penyedia pelayanan kesehatan seperti tenaga medis (dokter) berjumlah 17,21 per 10.000 penduduk, perawat sebanyak 49,21 per 10.000 penduduk. Sedangkan jumlah Rumah sakit di Taiwan sebanyak 507 unit dengan 74.082 tempat tidur. Pada tingkat pelayanan kesehatan dibagi menjadi RS Pusat dengan pelayanan kesehatan tersier, RS Wilayah dengan pelayanan kesehatan sekunder; RS Distrik dan Klinik sebagai pelayanan kesehatan primer.
Taiwan Joint Commission of Hospital Accreditation (TJCHA) dibentuk pada tahun 1999. TJCHA merupakan lembaga independen, non for profit namun penunjukkan kepala TJCHA ditunjuk oleh kementrian kesehatan Taiwan. Dulunya, TJCHA mendapat tugas untuk membangun dan mereformasi sistem akreditasi rumah sakit, memperkenalkan sistem mutu indikator internasional, menjaga indikator kualitas, mempromosikan tujuan nasional tentang keselamatan pasien, membuat sistem pelaporan keselamatan pasien di Taiwan, mempromosikan pendidikan kesehatan profesional dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, yang semuanya telah memberikan kontribusi positif terhadap kualitas kesehatan di Taiwan. Namun saat ini, TJCHA berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi pasien, organisasi kesehatan, dan masyarakat di Taiwan.
Untuk akreditasi rumah sakit di Taiwan bersifat “voluntary“. Namun demikian semua Rumah Sakit “wajib” melaksanakan akreditasi karena hasil akreditasi tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan kategori rumah sakit. Kategori tersebut adalah medical center hospital, regional hospital, atau district hospital. Kategori ini akan berdampak bagi National Health Insurance (NHI) dalam menentukan besaran global budget yang akan diberikan pada RS dan juga akan menentukan besaran co-payment pasien yang datang. Selain itu untuk kebijakan obat, Taiwan tidak memberlakukan formularium. Sehingga terlihat bahwa NHI mempunyai kekuasaan yang besar. Bagi rumah sakit yang tidak lulus akreditasi akan diberi kesempatan untuk melakukan visitasi ulang pada 3-6 bulan setelah hasil akreditasi didistribusikan. Rumah Sakit yang tidak lulus akreditasi di levelnya dapat turun kategori. Dan jika tidak lulus semua tidak dapat pembiayaan dari NHI, meskipun rumah sakit tersebut dapat tetap beroperasi.
Informasi benchmark mengenai asuransi kesehatan & sistem informasi di Taiwan bisa diakses di
http://mmr.ugm.ac.id/images/file/Newsletter%20Taiwan%20Day%204.pdf
http://mmr.ugm.ac.id/images/file/Newsletter%20Taiwan%20Day%203.pdf
Daftar Pustaka :
Kegiatan MMR benchmark ke taiwan tanggal 2-6 Juli 2012.
http://mmr.ugm.ac.id/index.php/berita/kegiatan-mmr
Indonesia Kekurangan Dokter
(Health.Kompas.com) – Dalam sebuah acara, Wakil Presiden Boediono mengatakan, Indonesia kekurangan 12.000 dokter spesialis mata. Baru-baru ini Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam mengungkapkan, Indonesia kekurangan 20.000 dokter spesialis penyakit dalam.
Retorika semacam ini bukan hal baru. Sejak 30 tahun yang lalu, setiap organisasi perhimpunan dokter spesialis mengadakan kongres diungkapkan betapa jumlah dokter spesialis dalam bidang mereka masih sangat kurang. Namun, sehabis kongres tak tampak rencana atau usul mereka secara konkret menyelesaikan soal itu.