Skip to content

Pelatihan “Manajer Pelayanan Pasien (MPP) Memimpin Perubahan: Level Up Budaya Mutu, Tuntaskan Akreditasi!”

Manajer Pelayanan Pasien (MPP) memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pelayanan di rumah sakit. MPP bertanggung jawab memastikan bahwa pelayanan kepada pasien berlangsung secara terintegrasi, berkesinambungan, terkoordinasi dengan baik, serta berorientasi pada kebutuhan dan keselamatan pasien. Dalam standar akreditasi rumah sakit, keberadaan dan peran MPP menjadi salah satu elemen penting dalam menjamin kesinambungan pelayanan (continuity of care), meningkatkan keselamatan pasien (patient safety), serta memperkuat kolaborasi antarprofesi dan antarunit pelayanan.

Peran MPP tidak hanya terbatas pada pemenuhan persyaratan akreditasi, tetapi juga berkontribusi secara signifikan dalam membangun dan memperkuat budaya mutu di rumah sakit. MPP berperan dalam memastikan bahwa praktik pelayanan dilaksanakan sesuai dengan standar yang berlaku, mengidentifikasi serta mengelola risiko pelayanan secara sistematis, dan melakukan pemantauan serta evaluasi mutu pelayanan secara berkelanjutan. Dengan demikian, keberadaan MPP menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi, efektivitas, dan relevansi mutu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien.

Namun demikian, dalam praktiknya implementasi peran MPP di berbagai rumah sakit masih menghadapi sejumlah tantangan. Perbedaan pemahaman mengenai peran dan fungsi MPP, keterbatasan kompetensi dalam manajemen pelayanan pasien, serta belum optimalnya pelibatan MPP dalam sistem peningkatan mutu dan keselamatan pasien menjadi beberapa kendala yang sering dijumpai.

Oleh karena itu, diperlukan suatu program pelatihan yang terstruktur, sistematis, dan aplikatif guna meningkatkan pemahaman, kompetensi, serta kesiapan Manajer Pelayanan Pasien dalam menjalankan perannya secara optimal. Melalui pelatihan ini diharapkan MPP mampu berperan sebagai penggerak peningkatan mutu pelayanan di rumah sakit, tidak hanya dalam rangka memenuhi standar akreditasi, tetapi juga dalam mewujudkan budaya mutu dan keselamatan pasien yang berkelanjutan.

Tujuan

Meningkatkan pemahaman dan kompetensi Manajer Pelayanan Pasien (MPP) dalam menjalankan peran dan fungsinya secara efektif sesuai dengan kebijakan dan standar akreditasi rumah sakit, sehingga mampu mendukung kesinambungan pelayanan, peningkatan mutu, serta keselamatan pasien.

Tujuan Khusus
  1. Meningkatkan pemahaman peserta mengenai kebijakan, standar akreditasi, serta konsep dan peran strategis Manajer Pelayanan Pasien dalam sistem pelayanan rumah sakit.
  2. Meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan komunikasi efektif dan koordinasi antarprofesi untuk memastikan pelayanan pasien yang terintegrasi dan berkesinambungan.
  3. Meningkatkan kemampuan peserta dalam mengimplementasikan peran MPP dalam mendukung program peningkatan mutu dan keselamatan pasien melalui pembahasan studi kasus dan praktik penerapan di rumah sakit.
  Sasaran Peserta
  1. Manajer Pelayanan Pasien (MPP)
  2. Perawat case manager
  3. Kepala ruangan/unit pelayanan
  4. Tim mutu dan keselamatan pasien
  5. Tenaga kesehatan terkait
  Narasumber
  1. Narasumber: Sugiarsih S.Kep, NS., MPH
  2. Fasilitator: Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep, MPH, CQIPS
  Biaya dan Fasilitas

Biaya pendaftaran pelatihan ini adalah Rp 400.000,-

Pembayaran peserta dapat dilakukan dengan melalui transfer ke rekening panitia dengan Kode Unik 12, contoh Rp. 400.012,- No. Rekening sebagai berikut:
No Rekening : 9888807171130003
Nama Pemilik : Online Course/ Blended Learning FK UGM
Nama Bank : BNI
Alamat : Jalan Persatuan, Bulaksumur Yogyakarta 55281

Catatan: pembayaran yang dilakukan dari beda Bank BNI, mohon bisa menggunakan biaya transfer online sebesar Rp. 6.500,- tidak bisa menggunakan biaya BI Fast sebesar Rp. 2.500,-

Fasilitas yang akan didapatkan peserta:

  1. Sertifikat
  2. Materi dalam bentuk .pdf
  3. Rekaman
Tempat dan Waktu

Hari, tanggal : Kamis, 7 Mei 2026
Pukul : 09.00 – 13.00 WIB
tempat : Online melalui zoom meeting

Agenda
Waktu Agenda Narasumber/Fasilitator
09.00-09.15 Pembukaan Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep, MPH, CQIPS
09.15-09.50 Materi 1:
Kebijakan dan standar akreditasi terkait Manajer Pelayanan Pasien
Sugiarsih S.Kep, NS., MPH
09.50-10.25 Materi 2: Konsep dan peran strategis MPP dalam pelayanan pasien Sugiarsih S.Kep, NS., MPH
10.25-10.45 Sesi diskusi dan tanya jawab Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep, MPH, CQIPS
10.45-11.20 Materi 3: Integrasi layanan MPP dengan peningkatan mutu dan keselamatan pasien Sugiarsih S.Kep, NS., MPH
11.20-11.55 Materi 4: Komunikasi efektif dan koordinasi antarprofesi oleh MPP Sugiarsih S.Kep, NS., MPH
11.55-12.35 Materi 5: Studi kasus dan implementasi peran MPP Sugiarsih S.Kep, NS., MPH
12.35-12.55 Sesi diskusi dan tanya jawab Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep, MPH, CQIPS
12.55-13.00 Penutup Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep, MPH, CQIPS

 

   Reportase Kegiatan

PKMK-Yogyakarta. Divisi Manajemen Mutu PKMK FK-KMK UGM menyelenggarakan pelatihan “Manajer Pelayanan Pasien (MPP) Memimpin Perubahan: Level Up Budaya Mutu, Tuntaskan Akreditasi!” sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kompetensi tenaga kesehatan dalam menjalankan peran MPP di rumah sakit. Pelatihan ini diikuti oleh 29 peserta dari berbagai tipe rumah sakit dan klinik dari sejumlah daerah di Indonesia.

 

Kegiatan dibuka oleh Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep., MPH., CQIPS selaku penanggung jawab pelatihan sekaligus fasilitator kegiatan. Dalam pembukaannya, Eva menyampaikan pentingnya peran MPP dalam mendukung kesinambungan pelayanan, peningkatan mutu, serta keselamatan pasien di rumah sakit. Ia juga menekankan bahwa keberadaan MPP bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan akreditasi, melainkan juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya mutu pelayanan yang berkelanjutan.

Pelatihan menghadirkan Sugiarsih, S.Kep., Ns., MPH sebagai narasumber. Dalam paparannya, Sugiarsih menjelaskan bahwa MPP memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan pelayanan pasien agar berjalan efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Pembahasan meliputi kebijakan dan standar akreditasi terkait MPP, proses manajemen pelayanan pasien, komunikasi efektif dan koordinasi antarprofesi, hingga implementasi MPP dalam mendukung kendali mutu dan keselamatan pasien.

Narasumber juga menjelaskan bahwa MPP tidak hanya berfokus pada pemenuhan administrasi pelayanan, tetapi turut berperan dalam mengidentifikasi hambatan pelayanan, mengoordinasikan kebutuhan pasien, serta membantu meningkatkan efisiensi pelayanan rumah sakit. Kompetensi komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antarprofesi menjadi salah satu kemampuan utama yang perlu dimiliki oleh seorang MPP.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Pada sesi diskusi, peserta aktif menyampaikan pertanyaan dan berbagi pengalaman implementasi MPP di rumah sakit masing-masing. Beberapa peserta mendiskusikan tantangan terkait pembagian peran antara MPP dengan customer care, koordinasi pelayanan pasien kompleks, hingga peran MPP dalam mendukung pelayanan yang cost effective. Diskusi juga membahas pentingnya keterlibatan MPP dalam proses discharge planning, family meeting, serta koordinasi lintas profesi untuk memastikan pelayanan pasien berjalan optimal.

Selain sesi materi, peserta juga diajak menganalisis studi kasus terkait implementasi MPP di rumah sakit. Melalui pembahasan kasus tersebut, peserta dapat memahami bagaimana peran MPP diterapkan dalam situasi pelayanan nyata, mulai dari proses skrining pasien hingga tindak lanjut pelayanan.

Pelatihan ditutup dengan sesi penutupan dan foto bersama antara narasumber, fasilitator, serta seluruh peserta sebagai bentuk dokumentasi dan apresiasi atas partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Diharapkan melalui pelatihan ini peserta dapat semakin memahami peran strategis MPP dalam mendukung pelayanan rumah sakit yang bermutu, terintegrasi, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Pelatihan diakhiri dengan sesi penutupan dan foto bersama antara narasumber, fasilitator, serta seluruh peserta sebagai bentuk dokumentasi. Melalui pelatihan ini diharapkan peserta dapat semakin memahami peran strategis MPP dalam mendukung pelayanan rumah sakit yang bermutu, terintegrasi, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Peserta juga didorong untuk mengikuti berbagai pelatihan lanjutan yang diselenggarakan oleh Divisi Manajemen Mutu PKMK FK-KMK UGM, seperti pelatihan audit klinis, patient safety, clinical pathways, serta manajemen mutu pelayanan kesehatan guna memperkuat implementasi mutu dan keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan.

Reporter:
dr. Helen Anggraini Budiono