Learn, Connect, Growth | Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Indonesia

agendamutu26

Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran 2026

13jan 5

Setiap tanggal 3 Maret, Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran atau World Hearing Day yang diinisiasi oleh World Health Organization (WHO) diperingati untuk menegaskan pentingnya kesehatan telinga dan pendengaran secara global. Pada tahun 2026, peringatan ini tidak hanya sekadar menjadi momentum edukasi tetapi juga ajakan untuk memperkuat deteksi dini, pencegahan, dan akses terhadap layanan pendengaran yang berkualitas.

Menurut World Report on Hearing, WHO memperkirakan terdapat sekitar 34 juta anak di dunia yang memiliki disabilitas gangguan pendengaran. Gangguan ini diketahui menyebabkan dampak yang luas mulai dari keterlambatan bicara dan bahasa, akademik, serta keterbatasan produktivitas kerja di masa depan.

Readmore


Rantai Dingin: Kunci Agar Obat Tetap Aman dan Berkhasiat

25jan23

Rantai dingin adalah suatu sistem terintegrasi yang dirancang untuk menjamin kestabilan suhu produk farmasi sejak proses produksi hingga produk tersebut diterima dan digunakan oleh pasien. Sistem ini memiliki peran yang sangat penting, khususnya bagi produk yang sensitif terhadap perubahan suhu seperti vaksin, insulin, produk biologis, sediaan injeksi tertentu, serta bahan pemeriksaan laboratorium.

Secara ilmiah, tidak semua obat memiliki stabilitas yang baik pada suhu ekstrem. Banyak vaksin, misalnya, harus disimpan dalam rentang suhu 2–8°C untuk mempertahankan potensi dan efektivitasnya. Paparan suhu di luar batas tersebut dapat menyebabkan degradasi zat aktif tanpa disertai perubahan fisik yang terlihat. 

Readmore


Memahami ICD-10-CM sebagai Pilar Sistem Informasi Kesehatan Modern

25jan23

ICD-10 (International Classification of Diseases, 10th Revision) diadopsi oleh World Health Organization (WHO) pada tahun 1990 sebagai sistem klasifikasi penyakit internasional. Sejumlah negara, seperti Australia pada 1998 dan Kanada pada 2001, lebih dahulu menerapkannya. Di Amerika Serikat, ICD-10 mulai digunakan untuk pencatatan kematian (mortalitas) sejak 1999. Namun, untuk pencatatan penyakit dan kondisi klinis (morbiditas), negara tersebut masih menggunakan ICD-9-CM hingga tahun 2014.

Sejak 1994, National Center for Health Statistics (NCHS) mengembangkan versi modifikasi klinis yang dikenal sebagai ICD-10-CM agar sesuai dengan kebutuhan sistem pelayanan kesehatan di Amerika Serikat. Aturan final penerapan ICD-10-CM diterbitkan pada 16 Januari 2009 sebagai bagian dari kebijakan Health Insurance Portability and Accountability Act (HIPAA). Implementasi wajib dimulai pada 1 Oktober 2014.

Readmore


Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien

13jan 5

Program Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien bukan sekadar pemenuhan standar akreditasi, melainkan strategi manajemen rumah sakit untuk; menurunkan variasi klinis; mengurangi kejadian tidak diharapkan, Meningkatkan efisiensi sumber daya; membangun budaya keselamatan; meningkatkan kepercayaan Masyarakat melalui sistem yang terstruktur, data yang valid, kepemimpinan yang kuat, serta budaya aman yang konsisten sehingga rumah sakit dapat mencapai pelayanan yang unggul dan berkelanjutan.

Informasi lebih lanjut tentang informasi dan pelatihan penerapan PMKP di Fasilitas Layanan Kesehatan dapat diakses pada link berikut

Readmore   Info Pelatihan


+ ARTIKEL LAIN

Standards of care for hospital patients admitted with Covid-19 did not slip during the pandemic, a new study suggests. More than three-quarters of people admitted to hospital with coronavirus received “good” or “excellent” care, according to a new review from the Royal College of Physicians (RCP). Researchers examined the case records of 510 patients treated across 19 NHS trusts in England during 2020.

With many Oregon hospitals' emergency rooms and intensive care units packed and overflowing — and a bigger surge in COVID-19 cases expected in late August — hospital officials are urging Gov. Kate Brown to stiffen some rules and waive others, saying it will improve their ability to respond.

Dalam kondisi kasus positif Covid-19 yang terus melonjak belakangan ini, tenaga kesehatan di rumah sakit harus berjibaku menolong para pasien. Segmentasi tenaga kesehatan di Indonesia, sekitar 50 sampai 80 persen merupakan perawat. Dengan komposisi yang banyak ini, perawat menjadi garda terdepan dalam perawatan penderita Covid-19. Namun fakta di lapangan, perawat Indonesia masih dihadapkan pada sejumlah tantangan.