Editorial, 9 Januari 2017

Cakupan Efektif Pelayanan Kesehatan di Indonesia : Refleksi Tahun 2016 dan Outlook Tahun 2017

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN ) telah memasuki tahun ketiga penerapannya di Indonesia. Sejauh ini evaluasi program yang telah dilakukan masih mencakup beberapa aspek terkait kepesertaan, premi, jumlah pelayanan, dan pembayaran kapitasi /klaim, namun belum sampai pada aspek mutu pelayanan kesehatan yang dapat diakses tanpa terhalang kendala aspek lain (misalnya biaya ). 
Refleksi tahun 2016 dan harapan tahun 2017 terkait cakupan pelayanan kesehatan di Indonesia yang efektif ini dapat menjadi cerminan implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selama ini, sekaligus harapan perbaikannya untuk periode -periode selanjutnya.

Selengkapnya

natal16-mutu

Artikel

Menganalisis Indikator Mutu Rumah Sakit – Bagian 1

Ilustrasi Kasus: Rumah Sakit "Pantai Bahagia" menetapkan salah satu indikator mutu pelayanan ruang persiapan rawat inap adalah "waktu tunggu masuk ruang perawatan". Rumah sakit ini mengukur waktu yang diperlukan sejak bagian admisi (tempat penerimaan pasien) menentukan ruang perawatan bagi pasien sampai dengan pasien diantar dari ruang persiapan rawat inap.

Readmore

Menganalisis Indikator Mutu Rumah Sakit – Bagian 2

Ilustrasi Kasus: Rumah Sakit "Puri Sejahtera" menetapkan salah satu indikator mutu instalasi gawat darurat(IGD) adalah "kepuasan pasien instalasi gawat darurat". Rumah sakit ini membuat kuesioner singkat yang menanyakan tingkat kepuasan pasien IGD dengan skala 1-9. Skala satu artinya sangat tidak puas sementara angka 9 artinya sangat puas.

Readmore

+ ARSIP

PMK No 69 Tahun 2013 : Tarif Kapitasi di RS Pratama, Klinik Pratama, Dokter Praktek, Dokter Gigi Praktek Sebesar Rp 8.000 - 10.000,-

Posted in Editorial

Share

Pada 1 November 2013 lalu, telah ditetapkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 69 Tahun 2013 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan. Dalam peraturannya dijelaskan bahwa tarif kapitasi di puskesmas atau fasilitas kesehatan yang setara sebesar Rp 3.000-6.000,- dan untuk tarif kapitasi di RS pratama, klinik pratama, dokter praktek, dokter gigi praktek sebesar Rp 8.000 – Rp 10.000,-.

Tarif kapitasi adalah besaran pembayaran per bulan yang dibayar dimuka oleh BPJS kesehatan kepada fasilitas tingkat pertama berdasarkan jumlah peserta yang terdaftar tanpa memperhitungkan jenis dan jumlah pelayanan kesehatan yang diberikan. Tarif kapitasi untuk setiap fasilitas kesehatan tingkat pertama disesuaikan dengan rentang nilai yang besarannya ditetapkan berdasarkan seleksi dan kredensial yang dilakukan oleh BPJS kesehatan. Selain itu, tarif kapitasi ini diberlakukan bagi fasilitas kesehatan tingkat pertama yang melaksanakan pelayanan kesehatan komprehensif kepada peserta program jaminan kesehatan berupa rawat jalan tingkat pertama.

Dalam menetapkan pilihan fasilitas kesehatan, BPJS kesehatan melakukan seleksi dan kredensialing dengan menggunakan kriteria teknis meliputi (1) sumber daya manusia, (2) kelengkapan sarana dan prasarana, (3) lingkup pelayanan, dan (4) komitmen pelayanan. Kriteria tersebut digunakan untuk penetapan kerjasama dengan BPJS kesehatan, jenis dan luasnya pelayanan, besaran kapitasi dan jumlah peserta yang bisa dilayani.

Peraturan Menteri Kesehatan No 69 Tahun 2013 bisa di download disini

Add comment


Security code
Refresh

Website lain dari PKMK FK UGM


deskesMsehatmpt
    aids2

Website terkait

   
  ahrq