Pelatihan “Strategi Cerdas Mendeteksi Insiden dan Mengatasi Tantangan Klasik Keselamatan Pasien”
diselenggarakan oleh
Divisi Manajemen Mutu Pusat Kebijakan & Manajemen Kesehatan FK-KMK UGM
![]()
Latar Belakang
Tidak semua insiden keselamatan pasien tercatat dalam sistem pelaporan. Faktanya, banyak kejadian yang tidak terlapor bukan berarti tidak terjadi, melainkan tidak terdeteksi oleh mekanisme yang ada. Oleh karena itu, kemampuan mendeteksi insiden secara sistematis menjadi langkah awal yang penting dalam upaya memperbaiki mutu pelayanan dan memperkuat sistem keselamatan pasien. Dalam konteks ini, keselamatan pasien tidak hanya bergantung pada budaya pelaporan, tetapi juga memerlukan sistem yang cerdas dan proaktif dalam mengidentifikasi potensi kejadian yang merugikan pasien.
Salah satu metode yang dikembangkan untuk menjawab tantangan tersebut adalah Trigger Tools. Metode ini dikenal sebagai pendekatan pengukuran yang efektif dan sensitif dalam mendeteksi serta mengidentifikasi Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) atau adverse events, sekaligus mengatasi keterbatasan sistem pelaporan insiden konvensional yang cenderung bersifat pasif. Melalui penelusuran rekam medis dengan indikator pemicu tertentu, Trigger Tools memungkinkan identifikasi kejadian yang sebelumnya tidak terlaporkan.
Selain berfungsi sebagai alat deteksi, Trigger Tools juga dapat digunakan untuk memantau kejadian secara berkelanjutan sehingga organisasi pelayanan kesehatan mampu mengevaluasi dampak dari berbagai upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien yang telah dilakukan. Berbagai penelitian dan pengalaman implementasi yang dipelopori oleh Institute for Healthcare Improvement (IHI) menunjukkan bahwa penggunaan metode ini mampu menurunkan tingkat kejadian yang menimbulkan bahaya (harm rate) hingga 50% atau lebih. Oleh karena itu, implementasi Trigger Tools menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat sistem deteksi dini serta meningkatkan mutu dan keselamatan pelayanan kesehatan.
Tujuan
Meningkatkan pemahaman dan kapasitas peserta dalam mendeteksi insiden keselamatan pasien secara sistematis serta mengatasi tantangan klasik dalam implementasi budaya keselamatan pasien melalui pemanfaatan pendekatan Trigger Tools dan strategi deteksi insiden yang lebih proaktif.
Tujuan Khusus
- Meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep dan tantangan dalam penerapan budaya keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan.
- Memberikan pengetahuan tentang pendekatan cerdas dalam mendeteksi insiden keselamatan pasien yang tidak terlaporkan melalui sistem pelaporan konvensional.
- Meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami struktur, komponen, dan prinsip penggunaan Trigger Tools untuk mendeteksi kejadian tidak diharapkan (KTD).
- Melatih peserta dalam mengidentifikasi indikator pemicu (triggers/red flags) melalui penelusuran rekam medis sebagai metode deteksi insiden secara proaktif.
- Mendorong pemanfaatan hasil deteksi insiden sebagai dasar evaluasi dan perbaikan mutu serta keselamatan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
Sasaran Peserta
- Manajemen fasilitas pelayanan kesehatan (direktur, manajer pelayanan, manajer mutu)
- Tim Casemix di fasilitas pelayanan kesehatan
- Profesional Pemberi Asuhan (PPA), seperti dokter, perawat, bidan, apoteker, dan tenaga kesehatan lainnya
- Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (KMKB)
- Komite di fasilitas pelayanan kesehatan, meliputi: Komite Medis, Komite Mutu, Komite Keperawatan, dan Komite tenaga kesehatan lainnya
- Peneliti dan akademisi, termasuk dosen dan peneliti di bidang kesehatan
- Mahasiswa dari bidang kesehatan dan manajemen pelayanan kesehatan
- Pihak lain yang memiliki minat terhadap peningkatan mutu dan keselamatan pasien
Narasumber
- Narasumber: Inge Dhamanti, SKM, MKes, MPH, PhD
Ketua Center for Excellence for Patient Safety and Quality (CoE-PSQ) - Fasilitator: Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep, MPH, CQIPS
Peneliti di PKMK FK-KMK UGM
Biaya dan Fasilitas
Biaya pendaftaran pelatihan ini adalah Rp 350.016,-
Pembayaran peserta dapat dilakukan dengan melalui transfer ke rekening panitia dengan Kode Unik 16, contoh Rp. 350.016,- No. Rekening sebagai berikut:
No Rekening : 9888807171130003
Nama Pemilik : Online Course/ Blended Learning FK UGM
Nama Bank : BNI
Alamat : Jalan Persatuan, Bulaksumur Yogyakarta 55281
Catatan: pembayaran yang dilakukan dari beda Bank BNI, mohon bisa menggunakan biaya transfer online sebesar Rp. 6.500,- tidak bisa menggunakan biaya BI Fast sebesar Rp. 2.500,-
Fasilitas yang akan didapatkan peserta:
- Sertifikat
- Materi dalam bentuk .pdf
- Rekaman
Tempat dan Waktu
Hari, tanggal : Kamis, 18 Juni 2026
Pukul : 09.00 - 12.00 WIB
Agenda
| Waktu | Agenda | Narasumber/Fasilitator |
| 09.00 – 09.15 | Pembukaan | Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep, MPH, CQIPS |
| 09.15 – 09.55 |
Materi 1: |
Inge Dhamanti, SKM, MKes, MPH, PhD |
| 09.55 – 10.35 |
Materi 2: |
Inge Dhamanti, SKM, MKes, MPH, PhD |
| 10.35 – 11.15 |
Materi 3: |
Inge Dhamanti, SKM, MKes, MPH, PhD |
| 11.15 – 11.55 |
Sesi diskusi dan tanya jawab |
Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep, MPH, CQIPS |
| 11.55 – 12.00 |
Penutup |
Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep, MPH, CQIPS |
Narahubung
Konten: Eva Tirtabayu (082324332525)
Pendaftaran: Helen (085117448499)









