Learn, Connect, Growth | Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Indonesia

Hari Kesehatan Sedunia 2026: Wujudkan Kesehatan Global Melalui Pendekatan One Health

Setiap 7 April diperingati sebagai Hari Kesehatan Sedunia atau World Health Day 2026. Tanggal ini menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya kesehatan di seluruh dunia. Berdasarkan WHO, tema tahun 2026 yakni, “Together for health. Stand with science” menjadi seruan bagi masyarakat global untuk tidak hanya melindungi kesehatan manusia tetapi juga hewan, tumbuhan, dan lingkungan sekitar. Selain itu, tema ini juga menyoroti pentingnya kekuatan kolaborasi ilmiah dalam menjawab tantangan kesehatan global secara tepat dan akurat.

Salah satu fokus utama dalam peringatan tahun 2026 adalah pendekatan One Health. Pendekatan One Health menekankan bahwa kesehatan manusia tidak dapat dipisahkan dari kesehatan hewan, tumbuhan, dan ekosistem. Hal tersebut memiliki arti bahwa segala aspek kehidupan di bumi saling terhubung dan saling mempengaruhi. Pendekatan ini menjadi semakin relevan sejak meningkatnya variasi beberapa ancaman kesehatan seperti penyakit infeksi baru, resistensi antimikroba, isu keamanan pangan, dan perubahan lingkungan.

Melalui pendekatan One Health, berbagai sektor lain dari lingkungan hingga pertanian didukung untuk bekerja sama secara lintas disiplin. Kolaborasi lintas sektor ditekankan karena dapat membuka upaya penanganan kesehatan yang lebih komprehensif mulai dari pencegahan, deteksi dini, kesiapsiagaan, hingga respons dan pengelolaan masalah kesehatan. Pendekatan tersebut tidak hanya memperkuat sistem kesehatan tetapi juga dapat berkontribusi pada ketahanan kesehatan global secara keseluruhan.

Secara keseluruhan, Hari Kesehatan Sedunia 2026 menjadi pengingat bahwa solusi tantangan kesehatan tidak dapat dicapai secara individual. Kolaborasi, kepercayaan, dan komitmen bersama dibutuhkan untuk mendukung kebijakan dan tindakan berbasis bukti ilmiah. Melalui kampanye ini, masyarakat global juga diajak untuk lebih aktif terlibat dengan bijak menggunakan dan memilah informasi kesehatan berbasis bukti dalam kehidupan sehari-hari. Kampanye ini juga mendorong upaya bersama untuk membangun kembali kepercayaan terhadap bukti berbasis ilmiah yang menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai krisis kesehatan.

Disarikan oleh:
Nikita Widya Permata Sari, S.Gz., MPH
(Peneliti Divisi Manajemen Mutu PKMK FK-KMK UGM)

Selengkapnya:
https://www.who.int/news-room/events/detail/2026/04/07/default-calendar/world-health-day-2026-together-for-health-stand-with-science 
https://www.who.int/health-topics/one-health#tab=tab_1