Testimony Peserta

BIMTEK Deteksi Potensi & Investigasi Fraud Di Rumah Sakit Berdasar Permenkes No.36 Tahun 2015 (Yogyakarta, 16 – 17 Mei 2017)

BambangBambang Setiahadi, S.Kep
RS Mulyahadi Jakarta Utara

 

“ …saya merasakan manfaat yang cukup besar dalam mengikuti pelatihan ini. Secara umum, memang pemateri dan bahan materi yang diberikan sudah memadai dan sangat bermanfaat. Insha Allah untuk pelaksanaan di rumah sakit, terutama untuk menangani masalah fraud di rumah sakit. Tetapi mungkin sedikit usulan dari saya mengenai mungkin ada semacam game dalam pelatihan supaya lebih menarik.” ”

***

Elfiradrg. Elfi Rahmawati
Satuan pengawasan internal – RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

 

“ … pelatihannya sangat bermanfaat, membuka wawasan, mungkin masukannya, lebih yang aplikasi karena seringkali kesulitan, itu kita menerjemahkan teorinya ke prakteknya. … bayangan saya itu nanti yang kulakukan di kantor seperti apa?. Ini yang diperlukan, namun belum tergambar (saat pelatihan, red.) dan di praktek itu tidak gampang. … di lapangan, (yang menjadi, red.) kesulitan itu, bagaimana kita memotivasi orang untuk melakukan itu. Kalau sekedar berjalan sih gampang, tapi untuk memulai. Awal memulainya itu yang akan kesulitan …. Kalau cuma menyusun tim dan tupoksinya mungkin tidak akan terlalu kesusahan. … nah, pengennya dengan adanya pelatihan kayak gini, tim-tim tadi itu tidak berhenti sekedar menjadi ada tim dan ada uraian tugas.”

***

Nurnaningsihdr. Nurnaningsih, Sp.AK
Ketua Komite Medik – RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

 

“ … Terima kasih, saya merasa bersyukur dapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini. Sesuai dengan posisi saya, di Komite Medik, saya dari Sub Komite Audit Medik dan Mutu Profesi dan termasuk salah satu tim anti fraud di rumah sakit Sardjito. Yang sebelumnya, terus terang saya sangat sedikit mengenai seluk beluk tentang fraud ini, sehingga pelatihan ini sangat-sangat berguna untuk saya. … saya rasa sudah cukup bagus pelaksanaannya, dimana ada materi, dan juga langsung aplikasinya. Saya hanya ingin menambahkan, waktu pelatihannya mungkin agak-agak dipanjangkan, lebih longgar, karena terus terang nanti kami semua yang terlibat di pelatihan ini akan melakukan tindak lanjut di rumah sakit”

 

BIMTEK Pelaksanaan Utilization Review dan Audit Medik untuk TKMKB (Yogyakarta, 17 – 18 April 2017)

Foto Bu Kameliadr. Kamelia
Staf Manajemen Manfaat dan Kemitraan Fasilitas Kesehatan
Rujukan BPJS Kesehatan

 

“ ………..bagi kami pelatihan ini sangat bermanfaat karena yang tadinya kami masih meraba-raba apa dan bagaimana audit medis itu. Selama ini dari membaca konsepnya saja di Permenkes maupun buku teknis TKMKB ternyata tdk cukup. Dengan adanya pelatihan ini kita mendapat gambaran yang lebih jelas, malah sebenarnya yang tadinya saya pikir hanya sampai tahap perencanaan saja, tetapi ternyata sampai dengan re-audit, sehingga mengetahui lebih jelas langkah-langkahnya. Hal ini memperbaiki pemahaman saya sendiri tentang audit medis. Dengan adanya sesi sharing pengalaman Narasumber mendampingi penyusunan UR dan UR yang sedang BPJS sendiri lakukan, memang ada beberapa perbedaan dan masukan tentang apa saja yg harus dilakukan tim TKMKB itu sendiri. Saran saya, untuk pelatihan selanjutnya Tim TKMKB diikutsertakan jadi secara teknisnya mengerti apa yg harus dilakukan, karena kalau hanya gambaran besar saja dengan membaca buku teknis TKMKB saja tidak cukup. Banyak hal yang dapat kami sharingkan di pertemuan TKMKB BPJS Kesehatan dan semoga teman-teman di wilayah lain tertarik untuk mengikuti pelatihan seperti ini. Terima kasih. ”

***

Foto Pak Ilhamdr. Ilham Isnin Dolyanov
Staf Manajemen Anti Fraud Pelayanan Kesehatan
Rujukan BPJS Kesehatan

 

“ Harapannya pelatihan ini dapat dikembangkan dan diikuti teman2 lainnya, terutama Tim TKMKB, karena memang yang kita hadapi di TKMKB ini bukan hanya kepentingan BPJS Kesehatan saja tapi juga melibatkan teman-teman dari profesi dan komite medik Rumah Sakit. Kita perlu satu frekuensi dan satu suara dalam TKMKB ini, sehingga nantinya apa yang sudah kami dapatkan di pelatihan ini bisa kita aplikasikan bersama. ”

 

 

 

Reportase Bimtek Penyusunan Hazard & Vulnerability Analysis

Divisi Manajemen Mutu Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK UGM telah menyelenggarakan Bimbingan Teknis “Penyusunan Hazard & Vulnerability Analysis (HVA) di Rumah Sakit dan Puskesmas” pada tanggal 19 April 2017. Narasumber oleh dr. Hanevi Djasri MARS dan fasilitator oleh Eva Tirtabayu Hasri S.Kep.,MPH. HVA merupakan identifikasi hazards beerikut dengan efek langsung dan tidak langsung terhadap rumah sakit. HVA digunakan sebagai tools untuk:

  1. Menganalisa bahaya dan kerentanan
  2. Menetapkan kemungkinan risiko yang akan dihadapi oleh RS
  3. Menyediakan informasi bagi pimpinan RS untuk mengahadapi bahaya sehingga bisa dilakukan kesiapsiagaan

bimtek21apr

Peserta Bimtek berasal dari RS Paramedika Yogyakarta, RSU Aminah Blitar, dan peneliti PKMK FK UGM. Peserta pelatihan dari Rumah Sakit menyadari akan pentingnya melakukan HVA sebagai tools untuk menyusun Hospital Disaster Plan (HDP). Peserta pelatihan merasa puas dengan materi pembelajaran yang diberikan oleh tim PKMK FK UGM sehingga akan mengikuti pelatihan berikutnya dengan topik-topik mutu yang lain sesuai dengan persyaratan akreditasi dan kebutuhan Fasilitas Kesehatan.

Reporter: Eva Tirtabayu Hasri S.Kep.,MPH

 

Aturan Penggunaan Forum Diskusi

  1. Anda dapat mengakses forum diskusi dengan menggunakan username dan password yang telah diberikan Admin.
  2. Forum Diskusi dapat diakses hingga 1 – 6 bulan pasca pelatihan sesuai dengan bentuk pelatihan yang Anda pilih. (Bimtek: 1 bulan; BL: 3 bulan; IHT: 3 bulan; dan Pendampingan: 6 bulan).
  3. Forum Diskusi digunakan untuk membahas mengenai konten dan proses penerapan materi pelatihan di institusi Anda.
  4. Anda dapat mengajukan pertanyaan yang dikehendaki di forum dengan cara mengklik link Forum Diskusi yang telah disediakan untuk tiap materi.
  5. Pertanyaan Anda akan dijawab oleh tim narasumber dan fasilitator.
  6. Pertanyaan yang sama akan diarahkan ke jawaban yang sudah ada dalam forum.
  7. Tidak menutup kemungkinan Anda juga dapat menjawab pertanyaan atau permintaan berbagi pengalaman dari peserta lainnya.
  8. Selamat berdiskusi!

 

 

Kerangka Acuan Kegiatan

Kerangka Acuan Kegiatan

Bimbingan Teknis Pelaksanaan UR dan Audit Medis bagi TKMKB

  LATAR BELAKANG

Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB) merupakan lembaga independen untuk memantau mutu dan efektifitas biaya pelaksanaan program JKN. Tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari TKMKB adalah melaksanakan sosialisasi tentang kewenangan tenaga kesehatan dalam menjalankan praktik, melaksanakan audit medis, melaksanakan utilization review (UR), serta pembinaan etika dan disiplin. Dari empat tupoksi ini, kegiatan audit medis dan UR membutuhkan keahlian dan pemahaman khusus.

Audit medis adalah pemeriksaan atau peninjauan prosedur medis secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan hasil pelayanan pasien melalui peninjauan terstruktur dimana praktek medis, prosedur medis, dan hasilnya diperiksa dan dibandingkan dengan standar prosedur medis baku yang disepakati. Selanjutnya hasil tinjauan digunakan untuk melakukan perubahan prosedur medis pada bagian tertentu atau menggantinya dengan standar baru jika hal ini diperlukan. Audit medis berguna untuk mencegah terjadinya pelayanan medis yang buruk. Pelayanan medis yang tidak dilaksanakan dengan semestinya dapat menyebabkan pelayanan berlebih (overuse) yang menghamburkan biaya, pelayanan tidak cukup (underuse), yang merugikan pasien, dan dapat pula menyebabkan kesalahan medik (medical error) yang berdampak pada keselamatan pasien.

Utilization review adalah proses untuk meninjau apakah pelayanan pada pasien diselenggarakan dengan efisien dan efektif, apakah secara medis diperlukan, dan apakan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Tinjauan ini dapat dilaksanakan secara prospektif, bersamaan atau retrospektif, dengan maksud untuk mengurangi atau menghilangkan pelayanan yang tidak diperlukan, tidak efektif, dan tidak jelas manfaatnya bagi pasien, serta untuk memantau apakah pelayanan yang diberikan sesuai dengan standar yang ditentukan. Dalam upaya kendali mutu dan kendali biaya program JKN, TKMKB diharapkan mampu melaksanakan UR prospektif yaitu secara kontinu memantau indikator terpilih dan membandingkannya dengan nilai standar yang disepakati.

Secara umum, kegiatan audit medis dan UR yang berjalan baik dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi akurat sesuai bukti untuk perbaikan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN. Lebih lanjut kegiatan audit medis dan UR yang dilaksanakan baik dapat digunakan sebagai alat deteksi potensi fraud.

  TUJUAN

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  1. Memberi wawasan ketua maupun anggota TKMKB mengenai fungsi UR dan audit medis sebagai instrumen kendali mutu dan kendali biaya.
  2. Membekali ketua maupun anggota TKMKB untuk dapat melaksanaan audit medis dan UR sesuai panduan dalam buku “Petunjuk Teknis Kendali Mutu Kendali Biaya Program JKN”.
  3. Pelatihan ini juga akan membantu anggota TKMKB dalam menyusun rekomendasi perbaikan yang tepat sasaran pasca kegiatan audit medis dan UR.


  MATERI

  1. Konsep Utilization Review sebagai Instrumen Kendali Mutu dan Kendali Biaya
    1. Materi:
      1. PPT – Ver.1
      2. PPT – Ver.2
    2. Lembar Kerja:
      1. Lembar Kerja – Ver.1
      2. embar Kerja – Ver. 2
    3. Tugas Peserta:
      1. Tugas 1
      2. Tugas 2
      3. Tugas 3
      4. Tugas 4
    4. Bila Anda ingin berdiskusi mengenai sub topik ini, silakan akses forum diskusi berikut: [FORUM DISKUSI – Konsep Utilization Review sebagai Instrumen Kendali Mutu dan Kendali Biaya]
  2. Konsep Audit Medis sebagai Instrumen Kendali Mutu dan Kendali Biaya
    1. Materi:
      1. PPT 1 – Konsep Audit Medis sebagai Instrumen Kendali Mutu dan Kendali Biaya
      2. PPT 2 – Tata Laksana Audit Medis
    2. Lembar Kerja:
      1. Lembar Kerja – PPT
      2. Lembar Kerja – Word
    3. Tugas Peserta:
      1. Tugas 1
      2. Tugas 2
      3. Tugas 3
      4. Tugas 4
      5. Tugas 5
    4. Bila Anda ingin berdiskusi mengenai sub topik ini, silakan akses forum diskusi berikut: [FORUM DISKUSI – Konsep Audit Medis sebagai Instrumen Kendali Mutu dan Kendali Biaya]
  3. MATERI TAMBAHAN – Konsep dan Pelaksanaan Pengendalian Fraud di Rumah Sakit
    1. Materi: PPT – Konsep dan Pelaksanaan Pengendalian Fraud di Rumah Sakit

Untuk mengakses seluruh topik diskusi yang sudah dibahas, silakan klik menu Forum Diskusi di atas. Pastikan Anda telah mempelajari aturan penggunaan forum untuk memperlancar proses diskusi.
Bila Anda mengalami kesulitan dalam menggunakan Forum Diskusi, Anda dapat menghubungi kami di email: copantifraudyankes.pkmk@gmail.com 

 

 

Gallery Kegiatan

Bimtek Deteksi Potensi & Investigasi Fraud Di Rumah Sakit Berdasar Permenkes No.36 Tahun 2015 (Yogyakarta, 16 – 17 Mei 2017)

{gallery}2017/Bimtek Deteksi Potensi dan Investigasi Fraud Di Rumah Sakit Berdasar Permenkes No 36 Tahun 2015:::0:0{/gallery}

Bimtek Pelaksanaan Utilization Review dan Audit Medik untuk TKMKB (Yogyakarta, 17-18 April 2017)

{gallery}2017/Bimtek Pelaksanaan Utilization Review dan Audit Medik untuk TKMKB:::0:0{/gallery}

Member Area

Selamat datang di Member Area!

Pada halaman ini, Anda dapat mengakses seluruh materi pelatihan berdasarkan topik pelatihan yang Anda ikuti saat ini. Silakan klik masing-masing topik untuk mendapatkan materi-materi pelatihan yang Anda butuhkan:

  1. Deteksi Potensi dan Investigasi Fraud di Rumah Sakit Berdasar Permenkes No. 36 Tahun 2015
  2. Pelaksanaan Utilization Review dan Audit Medis untuk Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya JKN
  3. Membangun Sistem Pengendalian Fraud Layanan Kesehatan di Rumah Sakit Berdasar Permenkes No. 36 Tahun 2015
  4. Training of Trainer (ToT) Pelaksanaan Utilization Review dan Audit Medis untuk Kanit MPKP dan MPKR BPJS Kesehatan
  5. Peningkatan Ketepatan Koding Diagnosis Sesuai Kaidah ICD 10 dan ICD 9 CM di Rumah Sakit
  6. Optimalisasi Peran Tim Pencegahan Kecurangan JKN di Rumah Sakit
  7. Penguatan Kapasitas Rumah Sakit dalam Pencegahan Fraud Menggunakan Data Klaim Rumah Sakit

 

 

Survey finds care homes hit by staff shortages

Screen Shot 2017-04-17 at 2.30.47 PMScotland’s care homes are facing growing staff shortages, according to a survey of care providers.

Figures released by Scottish Care suggest three quarters of homes (77%) have vacancies.
Almost nine in 10 (89%) of care at home and housing support services had positions lying empty.

Continue reading