JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan lima titik rawan korupsi terkait pengelolaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) bidang kesehatan. Lima titik rawan korupsi tersebut berada pada investasi dana BPJS selaku badan, investasi dana jaminan sosial, potensi korupsi saat pengalihan aset, potensi korupsi penggunaan dana operasional, dan potensi korupsi saat pembayaran fasilitas kesehatan.
Allafrica.com – Management of the Lagoon Hospitals, Lagos has emphasized the need to prioritize primary healthcare services in Nigeria with a view to improving access as well as ensure excellence in healthcare delivery. To this end, the hospital has inaugurated a state-of-the art Primary healthcare Outpatient Complex on its Apapa premises.
euro.who.int – Tajikistan is taking crucial steps to improve access to quality health care with a continued commitment from WHO to support the Ministry of Health and Social Protection in this process.
Semarang, (Analisa). Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mempersilakan pihak yang keberatan dengan penetapan tarif kapitasi dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dianggap memiskinkan dokter.
Jakarta (Beritasatu.com) – Hadirnya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Indonesia menjadi bukti nyata keseriusan Indonesia terus melakukan terobosan dan kemajuan. Demikian pendapat Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Pendidikan dan Kesehatan James Riady.
Liputan6.com, Jakarta : Dua rumah sakit swasta yang mundur pada April lalu dari rekanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kesehatan. Ternyata masih banyak rumah sakit lain yang mengkhawatirkan defisit anggaran karena sistem tarif paket (InaCBGs).
Liputan6.com, Jakarta : Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik dan perlindungan masyarakat di 2014, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meluncurkan lima program unggulan.
Liputan6.com, Jakarta : Berkaca pada kasus dokter Ayu CS, Ketua Umum Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), dr. Nurdadi Saleh, SpOG mengatakan kejadian yang menimpa ketiga dokter tersebut menjadi sebuah pembelajaran.