Bali bagian Kuta selatan diguncang gempa berkekuatan 3,7 SR pada kemarin sore (25/07/2022), tepatnya pukul 17.09 WITA. Analisis BMKG menyebutkan gempa terkini Bali bagian selatan ini tergolong dalam gempa bumi tektonik dan tidak berpotensi terjadinya tsunami.
Reportase: Pelaksanaan Table Top Exercise (TTX) Dokumen Perencanaan Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan di Provinsi Sulawesi Selatan

Makassar, PKMK FK – KMK UGM telah melaksanakan pelatihan Table Top Exercises (TTX) pada tanggal 1 Agustus s/d 6 Agustus 2022. Kegiatan ini merupakan salah satu Program INSPIRASI UGM (Improving Quality of Disease Preparedness, Surveillance and Response in Indonesia) kerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dan Centers for Disease Prevention and Control (CDC US). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari proses penyusunan dokumen disaster plan yang telah berlangsung sekitar 4 bulan yang lalu, dan didampingi langsung oleh Tim dari PKMK FK – KMK UGM. Melalui dokumen ini Dinas Kesehatan diharapkan mampu memahami dan mengimplementasikan bahwa dokumen Disaster Plan adalah salah satu bentuk kesiapan untuk menghadapi bencana alam dan bencana non alam. Artinya dokumen yang disusun harus seoperasional mungkin sehingga saat bencana terjadi tidak mengganggu layanan rutin sehari – hari.
Second meeting of the International Health Regulations (2005) (IHR) Emergency Committee regarding the multi-country outbreak of monkeypox
The WHO Director-General is hereby transmitting the Report of the second meeting of the International Health Regulations (2005) (IHR) Emergency Committee regarding the multi-country outbreak of monkeypox, held on Thursday, 21 July 2022, from 12:00 to 19:00 CEST.
Dinas Kesehatan Pesawaran, Lampung Minta Jaga Kebersihan Makanan Cegah KLB
Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Lampung bakal lakukan pengawasan makanan cegah Kejadian Luar Biasa (KLB). Hal itu sebagai sistem kewaspadaan dini dan respon dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Lampung terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) bersumber dari makanan. Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Lampung berharap dengan pengawasan makanan menekan potensi Kejadian Luar Biasa (KLB).
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) bagi Petugas Surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

Yogyakarta, pada tanggal 18 s/d 21 Juli 2022 telah diselenggarakan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) bagi Petugas Surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota menggunakan metode Blended Learning (BL), diselenggarakan oleh Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM. Pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan dalam Program INSPIRASI UGM (Improving Quality of Disease Preparedness, Surveillance and Response in Indonesia) kerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dan Centers for Disease Prevention and Control (CDC US).
New study estimates how many children will get long Covid
An international study estimates the prevalence of long Covid in children to be anywhere from 5% to 10% — a figure that’s far lower than estimates of long Covid in more than a third of adults.
Tingkatkan Edukasi untuk Turunkan Stunting, Tanoto Foundation-Pemprov Jateng Jalin Kolaborasi
Organisasi filantropi independen bidang pendidikan Tanoto Foundation berkolaborasi dengan Pemprov Jawa Tengah untuk menurunkan angka stunting . Yakni dengan mendirikan Rumah Anak Sigap untuk memberikan edukasi ke keluarga sehingga tumbuh kembang anak optimal.
Press Release Hibah Pengadaan alat uji serologi MAGPIX®

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) dan Pusat Kedokteran Tropis (PKT) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM diwakili oleh Dr. dr. Hanevi Djasri, MARS, FISQua memberikan hibah pengadaan alat uji serologi MAGPIX® pada Balai Besar Teknik Kesehatan Lingungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta dan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Makassar.
Hari Anak Nasional 2022: Tantangan Meningkatkan Mutu Perlindungan Khusus Pada Anak Pasca Pandemi COVID-19.
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) merupakan momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa Indonesia dalam menjamin pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Pelaksanaan HAN tahun 2022 ini sudah mulai memasuki pasca pandemi, dimana terjadi perubahan dalam pola kehidupan anak sehingga mengalami berbagai persoalan antara lain penyesuaian kembali anak dalam kehidupan bermasyarakat, belajar, dan pemanfaatan waktu luang dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan (Pedoman HAN 2022).
Berdasarkan tantangan tersebut maka tema HAN tahun 2022 adalah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dengan tagline #PeduliPascaPandemiCOVID19, #AnakTangguhPascaPandemiCOVID19#AnakTangguhIndonesiaLestari. Tema HAN tahun 2022 diambil sebagai motivasi bahwa pandemi tidak menyurutkan komitmen semua stakeholder untuk memberikan kepedulian langsung di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan anak-anak Indonesia tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan dalam pemenuhan hak anak dan meningkatkan mutu perlindungan khusus anak pada pasca pandemi COVID-19.
Ada beberapa hal yang melatar belakangi perlunya partisipasi semua kemponen untuk berperan dalam meningkatkan mutu pelayanan terhadap generasi penerus bangsa yakni: Pertama anak adalah Generasi Emas 2045 yang saat ini memegang peranan strategis ketika 100 tahun Indonesia merdeka di tahun 2045. Oleh karenanya kita mengharapkan calon pimpinan bangsa ke depan menjadi generasi emas yang cerdas, sehat, unggul, berkarakter dan dalam sukacita yang bersendikan kepada nilai-nilai moral yang kuat.
Kedua yakni Konvensi Hak Anak (KHA) Indonesia telah mengimplementasikan Konvensi Hak Anak (KHA) melalui Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Dilaksanakan melalui 5 (lima) kluster yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, dan perlindungan khusus.
Ketiga yakni situasi pasca pandemi COVID-19 dan tantangan yang dihadapi Indonesia dan negara-negara lain di dunia pasca pandemic COVID-19 berimplikasi terhadap kondisi kesehatan, pendidikan, kesehatan anak, dan berbagai dampak lainnya. Jawaban terhadap tantangan tersebut perlu dirumuskan dan dilaksanakan oleh berbagai pihak baik pemerintah dan masyarakat.
Keempat merupakan upaya Kementerian PPPA menyikapi tantangan dan harapan terhadap anak Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah melakukan serangkaian upaya mulai dari pembentukan dan penguatan Forum Anak, mendorong tersedianya Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), Desa Ramah Perempuan Peduli Anak (DRPPA), Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak (LPKRA), Layanan Sahabat Perempuan dan Anak 129 (SAPA129), Layanan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), Satuan Pendidikan Ramah Anak, Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas, Pusat Kreativitas Anak, Rumah Ibadah Ramah Anak, dan lain-lain.
Kelima adalah peduli pasca pandemi COVID-19 yang mendorong para pihak baik pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha, Lembaga kemasyarakatan, dunia pendidikan dan media massa untuk terus bersama-sama melakukan kerja-kerja aktif yang berimplikasi terhadap tumbuh kembang anak dengan cara melakukan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, termasuk dalam pemberian identitas, pengasuhan yang layak, layanan kesehatan dan jaminan sosial, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, serta mendapatkan perlindungan khusus.
Sumber:
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 2022. Pedoman Hari Anak Nasional Tahun 2022. Jakarta.
Diakses pada link (https://drive.google.com/file/d/13Ez-qJ5b-UqKXhVx8ZvDooZQn0n-3qzJ/view)
Kunjungan CDC U.S. Headquarter (Division of Global Health Protection) ke PKMK FK-KMK UGM dalam Rangka Penguatan Kerjasama Sistem Surveilans dan Respon di Indonesia

Yogyakarta, 11 Juli 2022 – Centers for Disease Control and Prevention (CDC U.S.) melakukan kunjungan ke Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM dalam rangka penguatan sistem surveilans dan respon penyakit dengan potensi KLB (Kejadian Luar Biasa) di Indonesia, dan juga sebagai bagian dari penguatan pilar transformasi kemenkes yaitu Transformasi pada Sistem Ketahanan Kesehatan. Kerjasama ini dituangkan dalam bentuk aktivitas yaitu program INSPIRASI (Improving Quality of Disease Preparedness, Surveillance and Response in Indonesia) yang telah berlangsung selama 2 tahun.