A newly-discovered part of our immune system could be harnessed to treat all cancers, say scientists.
The Cardiff University team discovered a method of killing prostate, breast, lung and other cancers in lab tests.
A newly-discovered part of our immune system could be harnessed to treat all cancers, say scientists.
The Cardiff University team discovered a method of killing prostate, breast, lung and other cancers in lab tests.
Bandar Lampung (Lampost.co) — Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Lampung mencatat ini dari data penduduk di Lampung yang jumlahnya mencapai 8.117.000 jiwa, ada sekitar 5.672 pasien kanker.
Kerangka Acuan Kegiatan Webinar
Outlook Kebijakan Kesehatan
Common Room Gedung Penelitian dan Pengembangan FK – KMK UGM
Kamis, 13 Febuari 2020 Pukul 13.00 – 15.30 Wib
![]()
Pendahuluan
National Quality Policy and Strategy (NQPS) merupakan sebuah konsep untuk mewujudkan layanan kesehatan yang efektif, aman, berfokus pada individu, tepat waktu, efisien, adil, dan terintegrasi bagi individu dan populasi sesuai standar, perkembangan ilmu pengetahuan terkini, serta memperhatikan hak dan keterlibatan pasien – masyarakat yang dapat meningkatkan luaran kesehatan yang optimal. WHO merekomendasikan setiap negara untuk memiliki definisi dan dimensi mutu pelayanan kesehatan agar implementasi kebijakan dan strategi yang dikembangkan bersinergi dengan upaya mencapai prioritas kesehatan nasional.
Saat ini di Indonesia sudah tersusun Kebijakan dan Strategi Nasional Mutu (KSNM) Pelayanan Kesehatan Indonesia sebagai kerangka penerapan berbagai upaya perbaikan mutu di tingkat pusat dan daerah. Penerapan kerangka ini membutuhkan peran kuat dari pemerintah pusat dan daerah yang sudah dikelompokkan dalam 7 strategi yang terbagi dalam 4 strategi umum dan 3 strategi fungsional. Implementasi ke tujuh strategi ini dapat membantu upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
Tujuan
Agenda Kegiatan
Webinar akan dilaksanakan pada:
Hari, tanggal : Kamis, 13 Februari 2020
Pukul : 13.00 – 15.30 Wib
Tempat : Auditorium Lantai 1, Gedung Tahir Lantai 1, FK – KMK UGM
Rundown Acara
| Pukul | Acara | Narasumber |
| 13.00 – 13.10 | Pembukaan |
Kepala Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Dr. dr. Andreasta Meliala, MKes, MAS |
| 13.10 – 13.45 |
Kebijakan dan Strategi Nasional Mutu (KSNM) Pelayanan Kesehatan Indonesia: Upaya terintegtasi dalam peningkatan mutu dan keselamatan pasien. |
Prof. dr. Adi Utarini, MSc, MPH, PhD |
| 13.45 – 14.15 |
Pembahasan dari Perspektif Pemerintah Pusat: Peran pemerintah pusat dalam upaya penerapan KSNM Pelayanan Kesehatan Indonesia terkait dengan tata kelola dan organisasi |
Pembahas: drg. Farichah Hanum, M.Kes – Direktur Mutu dan Akreditasi KEMKES RI |
| 14.15 – 14.45 |
Pembahasan dari Perspektif Pemerintah Daerah: Penguatan Pemda dalam Implementasi KSNM Pelayanan Kesehatan Indonesia: Pengalaman Dinkes DIY |
Pembahas: Dinas Kesehatan Provinsi DI Yogyakarta |
| 14.45 – 15.20 | Diskusi dan tanya jawab |
Moderator: Dr. dr. Hanevi Djasri, MARS, FISQua |
| 15.20 – 15.30 | Penutupan | Dr. dr. Hanevi Djasri, MARS, FISQua |
Acara ini dapat diikuti melalui webinar secara umum, selengkapnya:
Registration URL : https://attendee.gotowebinar.com/register/5867529912567124995
Webinar ID : 725-835-691
Narahubung
Maria Lelyana
0813 2976 0006
lelyana.pkmk@gmail.com
Health experts at a post-rally discussion stressed early diagnosis and full course treatment of the infectious leprosy disease for preventing lifelong neuropathy and disability.
RADARDEPOK.COM, CILODONG – Memperingati Hari Kusta Nasional pada 25 Januari, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kalimulya memberikan informasi dan pencegahan penyakit kusta kepada masyarakat yang berobat.
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM telah melakukan penelitian tentang evaluasi implementasi Peraturan BPJK nomor 8 tahun 2016 pada tahun 2018 dan berlangsung sampai pada tahun 2020. Kegiatan penelitian fokus pada evaluasi kinerja tugas tim kendali mutu dan kendali biaya menggunakan pendekatan realis evaluasi di provinsi DIY, Jateng, Jatim, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan dan Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Evaluasi terhadap fungsi TKMKB Teknis menunjukkan bahwa penerbitan SK tidak menjadi faktor atau konteks penentu berfungsinya TKMKB karena keterbatasan pemahaman tentang fungsi tim yang disebabkan oleh berbagai hal. Selanjutnya, penelitian ini juga mendapatkan gambaran bahwa TKMKB koordinasi dan Teknis baru berfokus pada kendali biaya dan belum secara komprehensif berfokus pada kendali mutu pelayanan. Hasil penelitian kami tampilkan dalam bentuk konfigurasi context, mechanism dan outcome:
Tanpa adanya sosialisasi, regulasi yang jelas tentang tugas dan tanggung jawab, pendampingan dan koordinasi dengan BPJS-K serta akses data layanan kesehatan, penerbitan SK TKMKB (context) TKMKB koordinasi dan teknis di fasilitas kesehatan tidak akan termotivasi dan memahami fungsinya dalam kendali mutu kendali biaya (mechanism) sehingga TKMKB tidak berjalan sercara efisien (outcome yang tidak dikehendaki).
Kompetensi SDM dan sistem informasi kesehatan yang terbatas (context), masih membawa dampak pemahaman tugas dan kewenangan TKMKB belum mengikuti standar input proses pelayanan kesehatan dan luaran kualitas kesehatan Peserta. TKMKB Masih fokus pada komplain kasus peserta (mechanism). Akibatnya strategi pengendalian mutu dan biaya di fasilitas kesehatan belum tercapai. Efektivitas penyelenggaraan JKN belum dapat terukur (outome yang tidak dikehendaki).
Keterbatasan pemahaman regulasi dan komunikasi antara BPJS-K dan FKRTL (context) membatasi motivasi dan kemampuan tim TKMKB di FKRTL (mechanism), sehingga belum ada kajian perbaikan pelayanan kesehatan atau usulan perbedaan pemahaman penerapan mutu pelayanan medis (outome yang tidak dikehendaki).
Hasil penelitian diatas, akan menjadi konsen peneliti di PKMK FK-KMK UGM, hasil penelitian ini kami sharing melalui bimbingan teknis yang akan diselenggarakan selama tahun 2020.
info lengkap bisa klik disini
Penulis: Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep.,MPH
Eva.tbh@gmail.com | 0823-24332525
Statement from Yohei Sasakawa, WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination
On the occasion of World Leprosy Day 26 January 2020, I think of the harsh life that persons affected by leprosy have had to endure—abandoned by
KOMPAS.com – Peringatan Hari Kusta Sedunia pada tahun ini jatuh pada Minggu (26/1/2020). Hari Kusta Sedunia atau World Leprosy Day selalu diperingati setiap hari Minggu terakhir di bulan Januari. Peringatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat
Purulia Hospital in India is a very special place as it is The Leprosy Mission’s oldest hospital. It first cared for a dozen leprosy patients in two mud huts more than 130 years ago.