Jakarta (Republika.co.id) — Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan umumkan Formularium Nasional (Fornas) dalam rangka menuju Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 2014, Senin (17/6). Fornas merupakan daftar obat dan harga yang disusun oleh Komite Nasional Penyusunan Formularium.
Januari-Juni, Dinkes Boyolali Catat 5 Kasus Kematian Ibu Melahirkan
Boyolali (solopos.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali menggenjot upaya menekan angka kematian ibu saat melahirkan di wilayah tersebut. Pada Januari hingga awal Juni 2013, Dinkes Boyolali mencatat ada lima kasus kematian ibu melahirkan.
“Tolak Layani KJS, RS Bakal Rugi Sendiri”
(Okezone.com) – Polemik Kartu Jakarta Sehat (KJS) masih menuai kritik. Hal ini merupakan imbas dari rumah sakit yang mengutarakan bahwa klaim asuransi tak sebanding dengan biaya pengeluaran rumah sakit.
Ini Cara Rumah Sakit Bisa Ambil Untung dari KJS
Program Kartu Jakarta Sehat yang digagas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tetap bisa memberikan keuntungan bagi rumah sakit yang melayani pasien KJS. Syaratnya, rumah sakit melakukan efisiensi dalam merawat pasien KJS. “Rumah sakit jangan boros dan jor-joran,” kata Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, dokter Hasbullah Thabrany, Senin, 10 Juni 2013.
Nasiatul Aisyah Salim
Nasiatul Aisyah Salim. Wanita Kelahiran Tegal tahun 1988 ini, memulai jenjang pendidikan S1 di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang pada tahun 2005 dan melanjutkan pendidikan S2 di Minat Manajemen Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tahun 2010. Selain mengikuti pendidikan formal, aisyah pernah ikut serta dalam Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) di Semarang yaitu melakukan identifikasi masalah kesehatan di masyarakat, menentukan pemecahan masalah hingga membuat rencana intervensi. Tidak hanya berhenti disitu saja, pengalaman magang di 2 Rumah sakit (Pemerintah & Swasta) pun pernah dilakukan di berbagai bagian (Farmasi, Rawat Inap, Ruang operasi, Pemasaran dan Rekam Medis).
Tahun 2012, anak ke empat dari empat bersaudara ini mendapat amanah untuk proyek pengembangan sistem akreditasi rumah sakit di Indonesia yang diselenggarakan oleh Nossal Institute dan PKMK FK UGM pada area penelitian dua rumah sakit, dinas kesehatan provinsi, PERSI daerah di 4 provinsi (Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Kalimatan Timur). Tindak lanjut dari proyek tersebut adalah fellowship selama 3 minggu ke Nossal Institute for Global Health, University of Melbourne untuk membuat plan of action yang perlu dilakukan untuk mendukung Kementerian kesehatan mencapai target mengenai akreditasi rumah sakit.
Berbekal pengalaman organisasi semasa kuliah di senat mahasiswa fakultas sebagai sekretaris dan dua kali ikut kepengurusan di organisasi keagamaan fakultas sebagai kepala penelitian dan pengembangan (litbang) & kepala hubungan masyarakat (humas), diamanahkan menjadi asisten pengelola website mutu pelayanan kesehatan untuk mengisi konten maupun konteks. Website mutu pelayanan kesehatan merupakan satu dari duabelas website dari PKMK FK UGM dan menjadi website yang memiliki jumlah kunjungan terbanyak ke 2 di setiap minggu nya. Selain itu, aisyah juga menjadi manager IHQN (Indonesian Healthcare Quality Network) dengan jumlah member mencapai 300 orang dari berbagai pihak (rumah sakit, dinas kesehatan, akademisi, konsultan, peneliti, pembuat kebijakan dan pemerhati masalah pelayanan kesehatan).
Dengan pengalamannya mengelola IHQN, saat ini aisyah diamanahkan juga menjadi tim peneliti untuk proyek mapping mutu nasional yang diselenggarakan oleh WHO Indonesia. Lingkup proyek ini mencakup lintas sektor yaitu mulai dari rumah sakit, dinas kesehatan, institusi pendidikan, organisasi profesi, kementerian kesehatan, kementerian pendidikan nasional, kementerian lingkungan hidup yang mana hasil akhir dari proyek tersebut adalah adanya framework mutu pelayanan kesehatan nasional.
Dengan KJS, Dokter Digaji Rp 30 Juta per Bulan
Jakarta (Tempo.co) – Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Universitas Indonesia, Hasbullah Thabrany, mengatakan program turunan dari Kartu Jakarta Sehat adalah menggaji dokter secara bulanan. Hasbullah menyebut sistem ini sebagai kapitasi. “Bayaran tiap dokter adalah Rp 30 juta per bulan,” kata Hasbullah saat berkunjung ke kantor Tempo, Senin, 10 Juni 2013.
Pengamat: KJS Bisa Hilangkan Praktik Dokter Nakal
Jakarta (Tempo.co) – Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, dokter Hasbullah Thabrany, mengatakan program Kartu Jakarta Sehat juga memiliki fungsi untuk menghilangkan praktek dokter “nakal”, yaitu dokter yang hanya mencari untung dari sakitnya seseorang.
Lemah, Pengawasan Tenaga Kesehatan Asing
TRIBUNKALTIM.co.id – Pengawasan aturan pendayagunaan tenaga kesehatan warga negara asing (TK-WNA) Indonesia masih lemah. Banyak peraturan dan sosialisasi tak berjalan seiring. Hal ini tentu berbahaya mengingat Indonesia memasuki era perdagangan bebas.
IDI Siap Cabut Izin Dokter Terbukti Malpraktek
(Okezone.com) – Belakangan kasus malpraktek muncul lagi ke permukaan. Hal itu menyebabkan banyak pasien merasa dirugikan, dokter pun mengelak karena merasa sudah memberi penanganan sesuai prosedural.
Continue reading
“Redam Pasien ke Luar Negeri, RS Harus Tunjukkan Keunggulannya”
(Okezone.com) – Fenomena sejumlah masyarakat Indonesia memilih berobat keluar negeri dibanding rumah sakit dalam negeri sudah sangat mengkhawatirkan. Hal itu rupanya juga menjadi perhatian Dr. Zaenal Abidin M.H, ketua umum Ikatan Dokter Indonesia.