Iklim Usaha yang Baik Tingkatkan Mutu Obat dan Makanan

republikaJAKARTA — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Roy Alexander Sparringa mengatakan perlu diciptakan iklim usaha yang baik untuk meningkatkan mutu produk obat dan makanan.

“Itu bisa dilakukan melalui simplifikasi perizinan dan ‘regulatory assistant’ untuk meningkatkan mutu sarana dan produk, di samping juga melakukan perlindungan yang kuat dan rasa aman pada masyarakat dalam mengkonsumi obat dan makanan,” kata Roy di Jakarta, Rabu.

Continue reading

Gambia: Govt Continues to Commit Itself to ‘Quality Healthcare’ Provision

allafricaThe provision of quality health care has been one of the heartbeats of the Gambia government over the years, according to the 2016 budget speech delivered by Finance minister.

“The government of the Gambia continues to commit itself to the provision of quality health care service delivery, which is accessible, affordable and reliable to the entire population,” Minister Abdou Kolley said whilst delivering the country’s 2016 national budget.

Continue reading

BPOM Ambon Fokus Awasi Sarana Pelayanan Kesehatan

bpomAMBON — Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Maluku fokus mengawasi sarana pelayanan kesehatan guna mengawasi mutu obat-obatan.

“Kami pada 2016 fokus melakukan pengawasan sarana pelayanan kesehatan di Puskesmas dan gudang obat untuk melihat mutu obat maupun sarana penunjang,” kata Kepala BPOM Maluku, Sandra Lintin, di Ambon, Rabu.

Continue reading

Quality of Death Equals Quality of Care

healthleadersNow that Medicare is paying for end-of-life care discussions with patients and families, we are finally beginning to acknowledge that a high quality death should be part of high quality care.

Let’s talk about dying.

The much-needed conversation about end-of-life care was interrupted six years ago during the debate over the Patient Protection and Affordable Care Act when conservatives targeted a proposal that would have allowed providers to bill Medicare for hospice and palliative care planning.

Continue reading

Edukasi dan Sosialisasi

1. Gratifikasi

Gratifikasi merupakan pemberian dalam arti luas, meliputi pemberian uang, barang, rabat (discount), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya. Setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya.

Saat ini isu gratifikasi juga sudah merambah ke sektor kesehatan. Tenaga medis yang berstatus PNS dilarang untuk menerima “hadiah” dari pabrik obat pasca pemberian resep kepada pasien. Isu ini juga mulai menjadi perhatian serius dari KPK. Untuk membentengi kita dari tindakan gratifikasi, mari perkaya waawasan kita tentang gratifikasi dari sumber berikut: http://acch.kpk.go.id/gratifikasi