Banyak Dokter Bedah Enggan Ditugaskan ke Daerah Terpencil

Balikpapan (Kaltimpost.co.id) – Ketua Umum Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI) Prof DR Paul Tahalele SpB-BTKV mengatakan ketersediaan dokter spesialis bedah di Indonesia masih kurang. Hal tersebut diungkapnya dalam seminar dalam Pengembangan Profesi Bedah Berkelanjutan (P2B2) PABI X yang digelar di ballroom Hotel Gran Senyiur, Jalan ARS Muhammad, Gunung Pasir, Kamis (21/3).
 

Angka Kematian Ibu di Kaltim Tinggi

Balikpapan (Metrotvnews.com): Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengkritik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) karena angka kelahiran di provinsi itu nyaris dua kali lipat dibandingkan dengan angka rata-rata nasional. Selain itu, angka kematian ibu juga tinggi.

Continue reading

Jateng Siapkan Informasi Ketersediaan Tempat di RS

Magelang (Kompas.com) – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah berencana membuat sistem informasi ketersediaan tempat tidur di setiap wilayah yang mudah di akses oleh masyarakat. Hal itu untuk menghindari kesalahpahaman antara pihak rumah sakit dengan masyarakat yang membutuhkan perawatan.

Continue reading

Rakornas BPJS Sepakati Besaran Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan

(Hukumonline.com) – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) tentang BPJS menghasilkan sejumlah kesepakatan sementara. Menurut Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi, soal Penerima Bantuan Iuran (PBI), pemerintah sepakat menyediakan dana di tahun 2012 sebanyak Rp16,7triliun. Dari jumlah itu, maka iuran untuk PBI sebesar Rp15.500per orangtiap bulan. Rakornas lintas kementerian itu juga menyepakati jumlah dana cadangan yang disediakan sebesar Rp2,7triliun.

Continue reading

Masih Banyak Dokter Belum Mengerti SJSN

Jakarta (Kompas.com) – Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang akan digulirkan mulai tahun 2014 mendatang masih belum tersosialisasi dengan baik. Bahkan, dokter yang merupakan profesi yang bersinggungan langsung dengan sistem ini pun masih banyak yang belum memahaminya.

Continue reading

Rasio Dokter dan Penduduk Indonesia Paling Buruk se-ASEAN

Jakarta (Liputan6.com) : Pelaksanaan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) per tanggal 1 Januari 2014 masih dirasakan belum memiliki kepastian untuk sistem maupun kesiapan rumah sakit hingga saat ini. Bahkan menurut ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Dr. dr. Sutoto, M.kes, Indonesia masih butuh banyak lagi dokter agar pasiennya bisa tertangani dengan baik karena hingga saat ini jumlah dokter tidak sebanding dengan jumlah pasien.

Continue reading