Depok (Metrotvnews.com) Persebaran dokter yang tidak merata dan cenderung terkonsentrasi di Pulau Jawa dan kota-kota besar di Indonesia membuat Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) prihatin.
Menghapuskan “Jiwa” Komersial Rumah Sakit
(Analisa) – Oleh: Eva Juli Silaban. Bayi Dera Nur Anggraini meninggal dunia pada hari Sabtu 16 Februari 2013 setelah ditolak sejumlah rumah sakit di Jakarta untuk mendapatkan perawatan, (Liputan6.com, 18 Februari 2013). Sementara itu seorang mahasiswi Universitas Indonesia bernama Annisa Azward juga harus menghembuskan nafas terakhirnya disebuah rumah sakit yang dinilai terlalu komersial dalam menangani pasiennya, (www.tempo.co, Senin 11 Februari 2013). Demikianlah potret lemahnya pelayanan rumah sakit di Indonesia ini. Karena keterbatasan biaya, sejumlah pasien tidak berhak mendapatkan perawatan yang wajar.Kematian Ibu dan Anak di Bali Meningkat
(Analisa) – Angka kematian ibu dan anak di Provinsi Bali meningkat dari 84,2 per 100 ribu angka kelahiran pada 2011 menjadi 95 per 100 ribu angka kelahiran pada 2012.Angka Kematian Ibu dan Bayi di NTT Berhasil Ditekan
Kupang (Suara Karya) – Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, persentase jumlah ibu melahirkan yang ditolong tenaga kesehatan mengalami peningkatan dimana pada tahun 2011 sebesar 69,51 persen meningkat menjadi 81, 71 persen pada tahun 2012. Sedangkan target MDGs, hingga tahun 2015 persalinan dilayani tenaga kesehatan mencapai 90 persen.
Kadinkes DKI: Penambahan NICU Tak Selesaikan Masalah
Jakarta (Kompas.com) – Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dien Emawati mengungkapkan, penambahan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) di beberapa rumah sakit bagi bayi prematur, bukan permasalahan utama. Menurutnya, bagaimana mengantisipasi bayi lahir tidak normal lah yang menjadi permasalahan utamanya.
Bappenas: Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Tinggi
Jakarta (Tribunnews.com) – Angka kematian ibu dan bayi masih menjadi ganjalan utama dari tujuh sasaran pembangunan millenium (MDGS) yang dicanangkan pemerintah hingga 2015.
Ruang Kelas III Bakal Diperbanyak di RS Depok
(Okezone.com) – Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad mengakui pelayanan rumah sakit, baik swasta dan pemerintah di Depok baru mencapai 70 persen optimal. Sementara pihaknya terus mendorong agar rumah sakit memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi pasien miskin agar tak ada kasus penolakan karena kamar penuh.RS Swasta Minim Layani KJS
Jakarta (Kompas.com) – Keterlibatan rumah sakit swasta, khususnya yang berklasifikasi A, dalam program Kartu Jakarta Sehat sangat minim. Padahal, Pemerintah Provinsi DKI sudah menawarkan kerja sama kepada semua rumah sakit di Jakarta.
Jamkesmas Timbulkan Moral Hazard untuk Masyarakat
Yogyakarta (suaramerdeka.com) – Program pemberian jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berobat ke pusat kesehatan masyarakat maupun rumah sakit. Dengan adanya kartu tersebut, masyarakat tidak enggan lagi untuk berkunjung ke rumah sakit.
Program Jamkesmas Tingkatkan Kesadaran Berobat
Yogyakarta (Suarakarya) – Program pemberian jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) diakui mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berobat ke puskesmas maupun rumah sakit (RS).