Tak Perlu ke Luar Negeri, Jakarta Juga Punya RS Mata Bintang Lima

Jakarta (health.detik.com) – Ingin mengurangi minus atau plus pada mata dengan operasi berteknologi mutakhir? Operasi katarak tanpa pisau? Kini Anda tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk melakukannya, karena Jakarta pun telah ada rumah sakit mata bertaraf internasional dengan layanan bintang lima.
Rumah sakit yang dimaksud adalah Jakarta Eye Center, yang merupakan pionir rumah sakit mata di Indonesia yang telah berpengalaman sejak tahun 1984.

 

Continue reading

Pemerataan Dokter Perlu Dilakukan di Semua Puskesmas

Medan, (Analisa). Salah satu program kita memberikan pelayanan kesehatan setinggi-setingginya kepada masyarakat. Pertama melakukan pemerataan dokter di semua Puskesmas, melengkapi sarana alat-alat medis, kesetersediaan obat, dan melakukan konsolidasi Puskesmas. Saat ini sudah ada kenaikan peringkat dari Puskesmas Pembantu menjadi Puskesmas.

Laporan Forum Mutu 2010

Jakarta 24 Juni 2010

replaformut10-2Indonesian Healthcare Quality Network (IHQN) kembali dengan sukses menyelenggarakan Forum Mutu Pelayanan Kesehatan di Hotel Menara Peninsula, Jakarta 23-24 Juni 2010. Bekerjasama dengan PMPK FK-UGM dan RSUP Persahabatan.

Forum Mutu ke-6 ini cukup berbeda dengan Forum Mutu sebelumnya, pada Forum Mutu ini telah dibahas mengenai konsekuensi dari telah diterbitkannya “Road Map” Reformasi Kesehatan Masyarakat Indonesia oleh Kementerian Kesehatan RI terhadap upaya peningkatan mutu dan keselamatan pelayanan kesehatan, “Road Map” ini kemudian “disandingkan” dengan “Road Map” dari PT. Garuda Indonesia sebagai bahan bagi para peserta untuk membandingkan kedua hal tersebut meski memang memiliki level yang berbeda, namun demikian sebuah “roadmap” tetaplah sebuah perencanaan yang harus secara spesifik menjelaskan apa yang akan dicapai, bagaimana cara mencapainya dan apa saja yang harus disiapkan.

Forum Mutu 2010 juga telah dilaksanakan dengan menitikberatkan pembahasan pada Outcome Pasien (Clinical Outcome, Quality Outcome maupun Quality of Life), para peserta telah terpapar akan pentingnya mengelola clinical outcome (salah satunya dengan adanya Outcome Manajer) baik dari sudut pandang keilmuan dan juga pengalaman para praktisi dilapangan. Berbagai saran untuk menindaklanjuti sesi ini telah diajukan, antaralain dengan menggagas program “The National Clinical Quality Database and the National Indicator Project” yang akan dikerjakan bersama antara Regulator, Praktisi dan Akademinsi, serta akan memberikan kesempatan besar bagi para peserta untuk terlibat aktif dalam kegiatan tindak lanjut post Forum melalui kegiatan “Breaktrough Initiative”

replaformut10Forum Mutu juga telah membahas persiapan pelaksanaan “Breaktrough Initiative” yang merupakan program adopsi dari The Institute for Health Improvement (www.ihi.org), dua topik dipersiapkan sekaligus,yaitu breaktrough initiative untuk meningkatkan rasionalitas pengobatan penyakit paru di Puskesmas dan breaktrough initiative untuk meningkatkan keselamatan bedah di rumah-sakit. Klik proposal-breakthrough untuk melhat kerangka acuan detail dalam bentuk proposal yang telah diajukan kepada secara terbuka kepada seluruh direktur di Indonesia dan telah disetujui oleh 6 RS.

Forum Mutu juga telah mengadakan berbagai pelatihan dan kajibanding, antara lain: Pelatihan penggunaan Integrated Clinical Pathways Assessment Tools (ICPAT) untuk mengevaluasi penyusunan dan penggunaan clinical pathways di Rumah-sakit (klik pelatihan-icpat untuk detail kerangka acuan); Pelatihan mengelola klinik berhenti merokok oleh tim klinik berhenti merokok RSUP Persahabatan (klik pelatihan-klinik-berhenti-merokok untuk detail kerangka acuan); Kaji banding (benchmark) penerapan konsep green building dan green office di rumah sakit (klik benchmark-green-hospital untuk detail kerangka acuan)

 

 

WHO Patient Safety Tools & Resources CD-ROM

replaCDROMTelah terbit CD-ROM dari WHO yang berisi pedoman dan tools yang dapat digunakan oleh Dinas Kesehatan, Rumah-sakit dan Puskesmas dalam menetapkan kebijakan dan penerapan keselamatan pasien di sarana pelayanan kesehatan.

CD-ROM dapat diperoleh dengan menghubungi sekretariat IHQN gratis untuk anggota IHQN hanya dengan mengganti biaya pengiriman

 

 

Daftar isi CD-ROM:

  1. First Global Patient Safety Challenge – Clean Care is Safer Care
    • WHO Guidelines on Hand Hygiene in Health Care
    • Guide to Implementation
    • Template Action Plan
    • Folder containing further tools (English)
    • Folders containing further tools (French)

  2. Second Global Patient Safety Challenge – Safe Surgery Saves Lives
    • WHO Guidelines For Safe Surgery 2009 (English only)
    • Implementation Manual for the 2009 WHO Surgical Safety Checklist (all UN languages)
    • Surgical Safety Checklist (all UN languages)

  3. Pulse Oximetry
    • WHO Global Pulse Oximetry Manual (English)

  4. Research for Patient Safety
    • WHO Patient Safety Research booklet (EN, FR & ES)
    • Global Priorities for Patient Safety Research
    • Summary of the Evidence

  5. Patient Safety Solutions
  6. Action on Patient Safety: High 5s
    • Fact Sheet on High 5s (EN and FR)
    • Fact Sheet: Medication Reconciliation
    • Fact Sheet: Concentrated Injectable Medicines
    • Fact Sheet: Correct Procedure at Correct Body Site

  7. Patients for Patient Safety
    • Poster
    • Postcard (EN & ES)

  8. Radiotherapy Risk Profile
  9. Learning from Error workshop materials
    • Booklet
    • Accompanying video

  10. Patient Safety Curriculum
    • Patient Safety Curriculum Guide for Medical Schools 2009
    • Curriculum Guide Summary 2009

  11. International Classification for Patient Safety
    • Conceptual Framework for the ICPS

  12. African Partnerships for Patient Safety
    • Booklet (EN & FR)
    • Poster (EN & FR)
    • Postcard (EN & FR)

 

 

Laporan Konfrensi ISQua

replaisqua

Pada bulan Oktober 2010, dr. Tjahjono Kuntjoro (PMPK FK-UGM), dr. Lia Partakusuma (RS Fatmawati) dan dr. Hanevi Djasri (PMPK) mewakili Indonesia sebagai pembicara dalam konfrensi internasional yang diselenggarakan oleh International Society for Quality in Healthcare (ISQua) di Paris, Perancis. Copy dari buku kumpulan abstrak dan berbagai poster tentang perkembangan mutu dan keselamatan pasien yang dibahas dalam konfrensi tersebut dapat diperoleh dengan menghubungi seketariat IHQN.

 

 

 

 

 

 

 

Indonesia Peringkat III Penderita Hepatitis B di Dunia

Medan (Analisadaily.com). Indonesia peringkat ketiga penderita Hepatitis B di dunia. Penyebabnya masih rendahnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya kesehatan individu dan kurangnya sosialisasi tentang hepatitis B.
Demikian diungkapkan ahli penyakit dalam dr Ilhamd Sp.PD dihadapan Keluarga Besar Institut Teknologi Medan (ITM), belumlama di ruang rapat Kampus ITM.

Continue reading