Ini yang Bikin Orang Indonesia Berobat ke Singapura

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA. Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan Supriyantoro menilai bahwa fasilitas kesehatan, bangunan, teknologi dan ketersediaan dokter spesialis di Indonesia sudah setara dengan rumah sakit di negara maju seperti Singapura.

Namun, diakuinya mutu pelayanan kesehatan rumah sakit di dalam negeri masih belum baik. RS diharapkan bisa meningkatkan komitmennya untuk melayani pasien dengan lebih baik.

Continue reading

PPNI: UU Keperawatan Perlu Segera Disahkan

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Undang-undang Keperawatan perlu segera disahkan memberikan kepastian dan jaminan hukum bagi masyarakat yang akan memanfaatkan pelayanan keperawatan. Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Harif Fadilah.

“Undang-undang (UU) tersebut juga akan memberikan kepastian dan jaminan hukum bagi perawat dalam melakukan pelayanan kesehatan,” katanya pada konferensi Health Professional Education Quality (HPEQ) 2012, di Yogyakarta, Rabu (7/11).

Continue reading

Perawat Harus Miliki STR

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com – Kementerian Kesehatan RI mensyaratkan seluruh perawat harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR). Tanpa kepemilikian STR perawat tidak diperbolehkan memberikan pelayanan kesehatan maupun membuka praktik.

Keputusan tersebut diambil sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Oleh karenanya setiap perawat diwajibkan melakukan uji kompetensi secara nasional hingga dinyatakan layak memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan diakui secara hukum yang dibuktikan dengan kepemilikan STR.
Continue reading

Menkes: Butuh Kemitraan untuk Bangun Kesehatan NTT

(Beritasatu.com) Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan perlunya kemitraan antara semua pemangku kepentingan di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membebaskan masyarakat kepulauan dari ketertinggalan di bidang kesehatan.

“Sinergitas ini penting dilakukan seluruh pemangku kepentingan di daerah ini guna mengurangi tingkat keterbelakangan masyarakat NTT di bidang kesehatan,” katanya di Kupang, Rabu, di sela-sela melihat lokasi pembangunan Rumah Sakit Siloam Internasional yang segera dibangun di Kupang.

Continue reading

Arsip Kegiatan

Berikut adalah berbagai kegiatan penelitian dan konsultasi yang telah dilaksanakan oleh Divisi Mutu PMPK berdasarkan jenisnya.

Quality Management System

WHO Surgical Safety Checklist Breakthrough Initiative (2009), Funding PMPK FK-UGM

ISO 9001:2008 Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (2009), Funding Dinkes Provinsi Kalimantan Timur

Total Integrated Hospital Quality Management System, RS Telogorejo, Semarang (2009). Funding: RS Telogorejo Semarang

Persahabatan Hospital Clinical Quality Change Management Program (2007-2008). Funding: Persahabatan Hospital

Supporting Human Resource Development & Health Service Reconstruction in WestAceh & Aceh Province (2006-2007). Funding: World Vision Australia – Royal Children’s Hospital Melbourne

Developing Quality Management System for Provincial Health Office, Community Health Centres and Quality Council (2007) in Jogjakarta. Funding: Provincial Health Project I – Jogjakarta Province – Indonesian Ministry of Health – World Bank

Clinical Governance Implementation for Saiful Anwar Teaching Hospital, Malang (2006), Funding: Saiful Anwar Hospital

Developing Quality Management System for Lung Clinic (2006) in Semarang, Central Java. Funding: Provincial Health Office

Design and implementation of Clinical Governance Tools for Public Hospital and Community Health Centres (2006). Funding: World Health Organization Jakarta office.

Setting up Clinical Pathway for Heart Centre at Cipto Mangunkusmo Teaching Hospital (2005-2006). Funding: Indonesian National Insurance Company

Implementation of Quality Assurance Community Health Centres in Jogjakarta (2005). Funding: Provincial Health Project I – Jogjakarta Province – Indonesian Ministry of Health – World Bank

Design and Implementation of Clinical Audit for Immanuel Private Teaching Hospital, Bandung (2004-2005), Funding: Immanuel Hospital, Bandung

Quality Strategic Planning Design for Cicendo Eye Hospital, Bandung (2004), Funding: Immanuel Hospital, Bandung

Implementation ISO 9000:2000 Quality Management System for 5 (five) Community Health Centers in Jogjakarta (2004-2005). Funding: Provincial Health Project I – Jogjakarta Province – Indonesian Ministry of Health – World Bank

Clinical Performance Development Management System/CPDMS Expansion Model for Maternal & Neonatal Infection Control Program in Hospital at Central JavaProvince (2004-2005). Funding: World Health Organization Jakarta office.

Quality Performance Measurement

Audit Medis RS Khusus Kanker Dharmais (2010). Funding: RSK Dharmais

Hospital TB Case Management Evaluation trough Clinical Audit (2007). Funding: DFID-World Health Organization

Hospital Management Assessment (Rapid Assessment Procedures/ RAP-HoME) in NTB and NTT provinces (2006). Funding: Deutsche Gesellschaft fuer Technische Zusammenarbeit (GTZ)

Setting up Minimum Service Standard for Cepu Hospital, Central Java Province, Funding: Cepu Hospital (2006)

Setting up Minimum Service Standard for: Yohanes Hospital, Kupang, NTT Province (2006), Funding: Yohanes Hospital, Tarakan Hospital, Budi Asih Hospital, Koja Hospital, Jakarta (2006), Funding: Tarakan Hospital, Budi Asih Hospital, Koja Hospital, Kariadi Teaching Hospital, Semarang, Central Java (2005), Funding: Kariadi Hospital, Zainal Abidin Hospital, Banda Aceh, NAD (2005), Funding: Deutsche Gesellschaft fuer Technische Zusammenarbeit (GTZ)

Healthcare Regulation

Design and Implementation for Healthcare Regulation Framework at East Kalimantan. Funding: HWS – Indonesian Ministry of Health – Word Bank Provincial Level (2005-2008)

Tarakan District Health Office, Overseas Benchmarking: Health Service Regulation in Singapore (November 2006). Funding: HWS – Indonesian Ministry of Health

East Kalimantan Provincial Health Office, Overseas Benchmarking: Health Regulation in Malaysia (May 2006). Funding: HWS – Indonesian Ministry of Health

Design and Implementation for Mother, Neonatal and Child Healthcare Regulation at Bali Provincial Level (2005-2006). Funding: -Decentralization Health Services Project, Indonesia Ministry of Health – Asian Development Bank

Design and Preparation for Implementation Health Services Regulation at Bali. Funding: -Decentralization Health Services Project, Indonesia Ministry of Health – Asian Development Bank Provincial and Riau Provincial Level (2004-2005)

Establishment of Indonesian Healthcare Quality Network/IHQN (2005). Funding: Centre for Health Service Management, Gadjah Mada University.

Zainal Abidin Hospital Aceh, Overseas Benchmarking: Public Hospital Management in Malaysia (July 2005). Funding: Zainal Abidin Hospital Banda Aceh Reconstructions Program – Deutsche Gesellschaft fuer Technische Zusammenarbeit (GTZ)

Establishment of Quality Council in the Province of Jogjakarta (2004-2005). Funding: Provincial Health Project I – Jogjakarta Province – Indonesian Ministry of Health – World Bank

Overseas Benchmarking: Healthcare Delivery System for Poor & High Risk Communities in Thailand (November 2003). Funding: Health Project V Ministry of Health Republic of Indonesia – World Bank

Kegiatan Saat Ini

Berikut adalah kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh Divisi Manajemen Mutu PMPK FK-UGM. Beberapa detail kegiatan dapat diperoleh setelah mendapatkan ijin dari klien kami. Namun yang bersifat public domain dapat kami tampilkan.

  1. Pengembangan Sistem Akreditasi Pelayanan Persalinan, Provinsi Jawa Barat, Word-Bank
  2. Clinical Improvement Program, RSUP Persahabatan
  3. Program Sister Hospital untuk Meningkatkan Mutu Pelayanan KIA, Provinsi NTT, Aus-AID

Untuk kegiatan yang telah selesai kami lakukan dapat dilihat pada menu Laporan Kegiatan

 

 

 

 

 

 

 

 

Diskusi

“Forum diskusi ini terbuka bagi siapa saja yang akan menyampaikan pemikiran, pertanyaan dan komentar tentang mutu pelayanan kesehatan. Terimakasih”

 

Konsultasi

Divisi Mutu PMPK menyediakan jasa untuk mendampingi penerapan upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan sebagai Konsultan yang dapat dibedakan menjadi 3 jenis (sesuai konsep Donald Berwick), yaitu konsultasi yang terkait dengan:

  1. Upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan pada level front-line melalui mekanisme: Manajemen Mutu Pelayanan Klinik/ Clinical Care Management (konteks mikro)
    1. Konsultan Penerapan customer value management
    2. Konsultan Penerapan clinical risk management
    3. Konsultan Penerapan clinical performance management
    4. Konsultan Profesional development and management
  2. Upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan pada level organisasi melalui mekanisme: Manajemen mutu organisasi kesehatan(konteks organisasi)
    1. Konsultan Penyusunan rencana mutu (quality strategic planning)
    2. Konsultan Pengembangan quality leadership
    3. Konsultan Pengelolan sumber daya mutu
    4. Konsultan Manajemen operasional (klinik dan non-klinik)
    5. Konsultan Pengukuran, evaluasi dan peningkatan
    6. Konsultan Persiapan sertifikasi mutu
  3. Upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan pada level wilayah melalui mekanisme: Regulasi eksternal pelayanan kesehatan(konteks lingkungan) :
    1. Konsultan Penguatan Dinas Kesehatan sebagai regulator utama
    2. Konsultan Penguatan Organisasi Profesi sebagai regulator
    3. Konsultan Penguatan Asuransi/Perusahaan sebagai regulator
    4. Konsultan Penguatan LSM Bidang Kesehatan sebagai regulator