JAKARTA – Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Akmal Taher mengatakan, hanya 121 dari 2.414 rumah sakit yang terakreditasi internasional. Menurutnya, jumlah tersebut sangat sedikit jika dibandingkan jumlah rumah sakit dan pasar di Tanah Air.
Guest opinion: The power of quality service
A question was brought up during a discussion with aspiring nursing students regarding the meaning of quality care and service. The group was familiar with the concept of quality care, but service? We meet patients’ needs and respond to call lights as fast as we can. Isn’t the service piece somebody else’s job?
Quality outcomes, isn’t that the bottom line in our lives? As long as we are making money, winning or providing good care, nothing else really matters, right? The service component usually gets put on the back burner or suffers. We all have been let down at some point in our lives by poor service and still have the memory of the negative impression it left on us.
BPJS Janjikan Pelayanan Cepat Bagi Pasien
VIVA.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menjanjikan proses penanganan keluhan yang cepat bagi pasien. Dari keluhan yang ada, maksimal dalam satu setengah hari masalah tersebut sudah diproses.
“Dalam satu setengah hari atau 36 jam pasti kita sudah respons, tapi ini belum tentu selesai. Setidaknya waktu respons kita sudah baik,” kata Ikhsan, Kepala Grup Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS saat diwawancara di Hotel Atlet Century, Jakarta, Senayan, belum lama ini.
Sementaya Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) masih menyoroti kinerja BPJS yang dianggap belum sepenuhnya diketahui masyarakat umum. Menurut YLKI, BPJS harus membuat laporan pengaduan, layaknya bank-bank yang ada di Indonesia.
Workshop Penyusunan Dokumen Sistem Manajemen Mutu Puskesmas Timika Kabupaten Mimika
Kerangka Acuan
Workshop Penyusunan Dokumen Sistem Manajemen Mutu
Puskesmas Timika Kabupaten Mimika
![]()
PENGANTAR
Penyusunan dokumen sistem manajemen mutu merupakan bagian penting dari tahapan pengembangan sistem manajemen mutu. Terdapat beberapa dokumen yang dipersyaratkan dan harus dibuat apabila sebuah organisasi akan menerapkan sistem manajemen mutu berbasis standar ISO 9001:2008. Dokumen dokumen tersebut meliputi:
- Pedoman Mutu
- Prosedur Pengendalian Dokumen
- Prosedur Pengendalian Rekaman
- Prosedur Audit Internal
- Prosedur Pengendalian Hasil Pelayanan yang Tidak Sesuai
- Prosedur Tindakan Perbaikan dan Pencegahan
Pedoman Mutu Organisasi Puskesmas merupakan sebuah dokumen yang menggambarkan secara umum tentang organisasi puskesmas dalam upaya mencapai peningkatan mutu pelayanannya. Pedoman Mutu dan dokumen wajib ini nantinya berlaku bagi seluruh fungsi yang ada di organisasi puskesmas sebagai acuan seluruh fungsi yang ada di puskesmas dalam mengupayakan interaksi yang saling mendukung untuk mendapatkan hasil pelayanan yang diharapkan.
TUJUAN
Workshop penyusunan dokumen sistem manajemen mutu ini tujuan utamanya adalah untuk menghasilkan draft dokumen mutu sebagai dasar penerapan sistem manajemen mutu berbasis standar ISO 9000 pada organisasi puskesmas. Disamping itu diharapkan dapat membantu peserta dalam:
- Pemahaman tentang penerapan persyaratan standar ISO 9001:2008
- Pemahaman tentang dokumentasi sistem manajemen mutu
- Pemahaman tentang pengelolaan dan pemeliharaan dokumentasi sistem manajemen mutu
PESERTA
Peserta yang diharapkan hadir pada workshop ini adalah tim mutu puskesmas ataupun staf yang telah ditunjuk organisasi puskemas dalam rangka persiapan penerapan sistem manajemen mutu.
Pendaftaran CoP Keperawatan
Pendaftaran CoP Mutu Gizi Kesehatan
Pendaftaran CoP Manual Rujukan Pelayanan Kesehatan KIA
Pendaftaran CoP Audit Maternal dan Perinatal
CoP Indikator Mutu Kesehatan
CoP Regulasi Mutu
……………………………………………
……………………………………………
……………………………………………