www.euro.who.int – The Ministry of Health with WHO support has initiated a process of assessing the quality of health care, documenting the situation and developing a national plan for quality improvement that would involve all stakeholders and follow a systematic approach. To start the process, a rapid external assessment of quality of health care in the Republic of Moldova was conducted on 1–9 April 2014.
PPNI Desak Layanan Home Care Masuk JKN
SEMARANG, suaramerdeka.com – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mendesak pemerintah untuk memasukkan layanan perawatan di rumah atau home care dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selama ini layanan JKN baru mencakup rumah sakit, klinik, puskesmas, dan lebih menekankan pada pembiayaan layanan dokter.
Dana JKN Berpotensi Dikorupsi Massal
Jakarta, HanTer – Besarnya dana yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang tidak disertai dengan transparansi berpotensi terjadinya tindakan koruptif. Terlebih, dalam UU BPJS disebutkan, BPJS Kesehatan adalah badan hukum publik yang bertanggung jawab kepada presiden.
Perkumpulan Rumah Sakit Nirlaba Tak Perlu Izin Khusus
Hukumonline.com – Akhirnya, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian uji materi sejumlah pasal UU No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit yang dimohonkan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah. MK “membolehkan” organisasi/badan nirlaba tak perlu izin khusus untuk mendirikan amal usaha berupa rumah sakit seperti yang selama ini dijalankan organisasi Muhammadiyah.
BPJS Ajak Rumah Sakit Kembangkan Trauma Centre
JAKARTA (Pos Kota) – Untuk beri pelayanan maksimal pada pasien kecelakaan kerja, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, ajak pengelola rumah sakit untuk mengembangkan unit trauma center.
Optimalkan JKN, Padang Bentuk Bendahara khusus Kapitasi
Okezone.com – Dana kapitasi pelayanan primer Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dipotong lebih dari 50 persen oleh pemerintah daerah menjadi hambatan tersendiri untuk bisa memaksimalkan programnya.
Lampiran
Detail Topik :
|
TAHAP & MODUL |
TUJUAN MODUL |
METODE & MATERI |
PENUGASAN |
|
Pembukaan 18 Juni 2014, |
– |
Video pembuka. |
– |
|
Modul Bersama |
|
|
|
|
Modul 1. Memahami Fraud di Jaminan Kesehatan Dan Aspek Hukum Pidana Dan Perdata (16 – 28 Juni 2014) |
|
Self Learning
Referensi:
Tatap Muka (disiarkan juga melalui webbinar)
|
Menjawab pertanyaan:
|
|
Modul 2. Memahami Apa Yang Terjadi Di Luar Negeri Dalam Pencegahan Dan Pemberantasan Fraud (30 Juni – 5 Juli 2014) |
|
Self Learning
Diskusi on-line Diskusi antar peserta dengan moderator dari pengelola Blended Learning tentang berbagai metode pencegahan dan pemberantasan fraud |
Menjawab pertanyaan:
|
|
Modul 3. Aspek Hukum Pidana Fraud (7 – 19 Juli 2014) |
|
Self Learning
Tatap Muka (disiarkan juga melalui webbinar)
|
Menyusun esai: Pandangan pribadi tentangn perkembangan korupsi dan fraud di sektor kesehatan, mengapa terjadi dan apa dampak perubahan dalam sistem pelayanan kesehatan serta bagaimana pencegahan dan penuntutan? |
|
Modul Klinisi |
|
|
|
|
Modul 4A. Peran klinisi dalam pencegahan fraud di rumah sakit. |
|
|
|
|
Modul 5A. Mengidentifikasi dan Menghitung Besar Fraud dalam Pelayanan Klinisi (clinical care) |
|
|
|
|
Modul 6A. Menyusun kegiatan pencegahan fraud di level pelayanan klinis |
|
|
|
|
Modul Manajer |
|
|
|
|
Modul 4B. Peran manajer dalam pencegahan fraud di rumah sakit. |
|
|
|
|
Modul 5B. Mengidentifikasi dan Menghitung Besar Fraud di level rumah sakit |
|
|
|
|
Modul 6B. Menyusun kegiatan pencegahan fraud di level organisasi |
|
|
|
|
Modul Pengawas |
|
|
|
|
Modul 4C. Peran pengawas dalam pencegahan fraud di rumah sakit. |
|
|
|
|
Modul 5C. Mengidentifikasi metode pengawasan yang dapat digunakan |
|
|
|
|
Modul 6C. Menyusun kegiatan pengawasan perencanaan dan pelaksanaan pencegahan fraud di rumah sakit |
|
|
|
|
Modul Peneliti |
|
|
|
|
Modul 4D. Peran peneliti dalam pencegahan fraud di rumah sakit. |
|
|
|
|
Modul 5D. Mengidentifikasi permasalahan dan metode penelitian yang dapat digunakan |
|
|
|
|
Modul 6D. Menyusun kegiatan penelitian pencegahan fraud di rumah sakit |
|
|
|
|
Evaluasi |
|
|
|
|
Ujian Akhir dan Pengumpulan Tugas Akhir |
|
|
|
Sukses JKN Bukan Hanya Ditentukan Pemerintah Saja
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pakar Ekonomi Kesehatan, Prof. dr. Hasbullah Thabrany, MPH, Dr.PH, mengingatkan kesuksesan pentingnya kerjasama antara seluruh pemangku kepentingan sektor kesehatan.
Wamenkes: Uang BPJS Bisa untuk Operasional RSUD
JAKARTA (jpnn.com) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengakui masih ada dana Jamkesmas yang belum dibayarkan ke RSUD dr Pirngadi Medan. Dikabarkan, dana Jamkesmas yang belum dibayarkan mencapai Rp11 miliar.
BPJS Kesehatan Beri Apresiasi Kinerja 12 Rumah Sakit Swasta
Surabaya (beritasatu.com) – Untuk meningkatkan peran dan fungsi fasilitas kesehatan tingkat lanjutan, khususnya rumah sakit (RS) swasta, sebagai provider Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), telah diberikan penghargaan kepada 12 RS swasta yang terpilih dari 12 wilayah Divisi Regional BPJS Kesehatan.