Editorial, 26 Januari 2015

Tools Untuk Peningkatan Mutu Gizi Pasien

postnatal-care

Tanggal 25 Januari 2015 lalu diperingati sebagai Hari Gizi Nasional, seperti dikutip dari gizi.depkes.go.id, hari Gizi Nasional pertama kali diadakan oleh LMR (Lembaga Makanan Rakyat) pada pertengahan tahun 1960-an, dan kemudian dilanjutkan oleh Direktorat Gizi pada tahun 1970-an hingga sekarang. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati dimulainya pengkaderan tenaga gizi Indonesia dengan berdirinya Sekolah Juru Penerang Makanan pada tanggal 26 Januari 1951. Selanjutnya disepakati bahwa Hari Gizi Nasional ditetapkan menjadi tanggal 25 Januari.

Read More

Agenda Mendatang

  • hongkong15

Artikel

Guidelines Nutrition Screening: Gizi Baik Pasien Untuk Pelayanan yang Bermutu

Sebesar 30% pasien kurang gizi ketika dirawat di Rumah sakit, hal ini merupakan hasil penelitian J. Kondrup et all (2002) di Denmark. Perlu perhatian extra terkait perawatan dan pemulihan gizi, selain itu pasien gizi kurang dengan komplikasi penyakit kronis perlu discreening rutin. Sehingga masalah gizi yang mengakibatkan risiko klinis lebih besar dapat diidentifikasi dini. 

More


Nutritional Risk Screening, Sebagai Langkah Awal Penanganan Malnutrisi pada Pasien

Dengan semakin meningkatnya penyakit degeneratif, pengelolaan gizi di unit pelayanan rumah sakit menjadi semakin penting untuk menjamin mutu pelayanan yang diberikan. Ditambah dengan semakin luasnya clinical services yang ditawarkan dan perkembangan ekonomi, perhatian akan kejadian malnutrisi pada pasien di rumah sakit wajib mendapatkan penanganan yang serius.

More


+ ARSIP

"Peran Perawat Komunitas Dikebiri"

Posted in Berita

Okezone.com - Ketua Umum Ikatan Perawat Komunitas Kesehatan Indonesia (IPKKI Pusat), Riyanto mengakui peran perawat komunitas bisa dikatakan tidak berfungsi karena aturan dan ketiadaan sarana prasarana. Aturan dalam Permenkes No 12 tahun 2004 berisi mengutamakan kebutuhan primer sehingga peran perawat komunitas seolah 'dikebiri'.

SBY: Bangun Rumah Sakit biar WNI Tak Berobat ke Luar Negeri!

Posted in Berita

Bogor (Kompas.com) — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali meminta rumah sakit di Indonesia meningkatkan pelayanan, mulai dari segi kemampuan dokter hingga peralatan medis. Dengan peningkatan tersebut, harapannya agar warga Indonesia tidak perlu lagi berobat ke luar negeri, bahkan bisa jadi warga asing yang akan berobat ke Indonesia.

Website lain dari PKMK FK UGM


deskesMsehatmpt
    aids2

Website terkait

   
  ahrq