Lensaindonesia.com – Jumlah dokter di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur masih sangat minim. Saat ini, di Pacitan terdapat sebanyak 79 orang dokter. Jumlah tersebut ini tidak sesuai dengan rasio jumlah penduduk.
Lensaindonesia.com – Jumlah dokter di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur masih sangat minim. Saat ini, di Pacitan terdapat sebanyak 79 orang dokter. Jumlah tersebut ini tidak sesuai dengan rasio jumlah penduduk.
Medan, (Analisa) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ke depan harus mampu mewujudkan peningkatan layanan kesehatan bagi seluruh warga di daerah ini, melalui perbaikan sarana Puskesmas.
(beritajakarta.com) – Mulai berjalannya sistem rujukan, membuat pasien rumah sakit (RS) pengguna Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang biasanya melonjak tajam hingga 500 ribu orang, kini jumlahnya mulai menyusut. Sebab, pasien yang selama ini selalu bertumpu di rumah sakit, kini sudah bisa ditangani puskesmas.
(Liputan6.com) – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zainal Abidin mengatakan program dokter keluarga yang diujicobakan oleh Pemprov DKI Jakarta sangat diperlukan untuk memperkuat pelayanan primer.
(Tribunnews.com) – Presidium Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Dr Dyah Agustina Waluyo mengakui belum semua rumah sakit menyediakan sarana cuci tangan dan air bersih.
(Okezone.com) – Universitas Indonesia (UI) siap membangun rumah sakit pendidikan skala modern untuk seluruh masyarakat umum. Hal itu diyakini dapat membantu melayani masyarakat, khususnya yang berada di Depok dan wilayah Jabodetabek.
Jakarta (Metrotvnews.com): Siapa saja rentan terkena penyakit kekurangan sel darah merah (hemoglobin) atau yang dikenal dengan anemia.
Jakarta (Okezone.com) – Direktur Utama PT Askes (Persero) Fachmi Idris mengatakan telah mengundang Kepala Puskesmas dari 341 Puskesmas yang berada di DKI Jakarta. Hal ini dilakukan untuk tindak lanjut pelayanan Puskesmas dengan sistem kapitasi.
Bali (suaramerdeka.com) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yakin Indonesia akan bisa mencapai program Tujuan Pembangunan Milenium atau MDGs pada 2015 mendatang. Masih ada 2,5 tahun untuk memperbaiki apa yang kurang.
Semarang (suaramerdeka.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng mencatat angka kematian ibu (AKI) tahun 2012 di Jateng mencapai 675 kasus. Jumlah itu lebih banyak tujuh kasus dibandingkan tahun 2011, di mana saat itu AKI hanya 668 kasus.