Ujian Blended Learning

Ujian Blended learning per rumah sakit akan di selenggarakan tanggal 24 Februari 2015

  • Kelompok A ada 4 rumah sakit yakni RSU Parama Sidhi Singaraja; RSAD Udayana; RSU Manuaba; dan RSU Premagana Pukul 12.00-13.00 WIB
  • Kelompok B ada 4 rumah sakit yakni RSIA Puri Bunda; RSUD Sanjiwani Gianyar; RSUD Badung; dan RSU Surya Husada Pukul 10.00-11.00 WIB
  • Kelompok C ada 3 rumah sakit yakni RSUD Klungkung; RSU Bangli; dan RSU Bali Royal Pukul 08.00-09.00 WIB

  Tata cara ujian blended learning per rumah sakit:

Webinar ujian blended learning (BL) dilakukan per kelompok. Ada 5 pertanyaan yang harus dijawab secara lisan. Soal nomor 1,2,3, dan 5 sama antara berbagai rumah sakit, sedangkan soal nomor 4 berupa kasus dimana setiap rumah sakit diajukan kasus yang berbeda. Semua Fasilitator akan mengajukan pertanyaan satu per satu dan dijawab secara bergantian oleh rumah sakit peserta pelatihan BL Koding. Setelah selesai menjawab soal nomor 1, akan dilanjutkan dengan nomor berikutnya, dan begitu juga seterusnya. Mohon setiap rumah sakit dapat menyiapkan jawaban soal sehingga akan memudahkan peserta dalam menjawab pertanyaan dari fasilitator.

Soal Ujian Per Rumah sakit

  1. Soal Ujian Kelompok A
  2. Soal Ujian Kelompok B
  3. Soal Ujian Kelompok C

 

 

Kemkes Targetkan 6.000 Puskesmas Terakreditasi

Menteri Kesehatan Nila Moeloek menandatangani prasasti keberhasilanSanur – Kementerian Kesehatan (Kemkes) menargetkan sebanyak 6.000 puskesmas memenuhi standar pelayanan dan terakreditasi hingga 2019. Untuk penguatan fasilitas kesehatan primer ini, termasuk perbaikan puskesmas yang rusak, Kemkes mengusulkan anggaran Rp 654 miliar melalui mekanisme Tugas Pembantuan dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015 sebesar Rp 1,6 triliun dalam APBN-P.

Continue reading

BPJS Kesehatan Optimalkan Kendali Mutu dan Biaya di Faskes I Pekanbaru

Document1Mengoptimalkan kendali mutu dan biaya di faskes tingkat pertama, BPJS Kesehatan Divre II mengembangkn uji coba pembayaran berbasis kinerja.

Riauterkini-PEKANBARU-Untuk mengoptimalkan kendali mutu dan kendali biaya di fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat pertama terutama puskesmas di Pekanbaru, BPJS Kesehatan Divisi Regional (Divre) II mulai mengembangkan program uji coba Pembayaran Berbasis Kinerja atau Payment for Performance. 

Kepala BPJS Kesehatan Divisi Regional II, Benjamin Saut menjelaskan, dalam upaya uji coba tersebut, faskes tingkat pertama mesti menerapkan empat indikator kerja.

Continue reading

New NICE quality standard to improve care of people with psychosis and schizophrenia

The National Institute for Health and Care Excellence (NICE) has issued a new quality standard to help adults with psychosis and schizophrenia have a positive experience of mental health services and ensure they receive the support they need [1].

Psychosis and schizophrenia cover a range of disorders in which a person’s thoughts, mood and behaviour are significantly altered. Each person will have a unique combination of symptoms and experiences. They can include hallucinations, delusions, social withdrawal or self-neglect.

Continue reading

Sahirman: Layanan Kesehatan Jangkau Daerah Terpencil

Asisten III Setda Babel Sahirman Jumli mewakili Gubernur Babel Rustam Effendi mengatakan, program jaminan kesehatan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap seluruh lapisan masyarakat dalam rangka membangun masyarakat yang sehat dan kuat.

“Adanya pemerataan pelayanan kesehatan bagi setiap warga masyarakat sampai ke tingkat desa terpencil di seluruh wilayah nusantara ini,” kata Sahirman mewakili Gubernur Babel Rustam Effendi

Continue reading

RS di Denpasar “Siap” Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan

4feb-den

30-31 Januari 2015

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) bekerjasama dengan rumah sakit Bali Royal untuk menyiapkan rumah sakit di Bali bergabung dengan BPJS Kesehatan. Kerjasama dituangkan melalui pelatihan blended learning Koding ICD 10 dan ICD 9 CM yang telah berlangsung mulai Desember 2014.

Kegiatan blended learning merupakan campuran pembelajaran online dan tatap muka. Jumat, 30 Januari 2015, telah diselenggarakan tatap muka pelatihan blended learning ICD 10 dan 9 CM. Pelatihan ini diikuti oleh 11 rumah sakit yang ada di pulau Bali, yakni RSU Parama Sidhi, RSAD Udayana, RSU Manuaba, RSU Premagana, RSIA Puri Bunda, RSUD Sanjiwani Gianyar, RSUD Badung, RSU Surya Husadha, RSUD Klungkung, RSU Bangli, dan Bali Royal.

Continue reading