Learn, Connect, Growth | Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Indonesia

Editorial, 23 Maret 2020

MDR TB versus Virus Corona: Peringatan Hari Tuberculosis Sedunia

Wabah corona virus (covid-19) saat ini menjadi perhatian seluruh dunia karena dampak yang ditimbulkan dan berpengaruhnya segala bidang karena penyebaran virus tersebut. Namun terdapat hal yang harus kita ingat kembali, bahwa masih terdapat ‘bahaya’ penyakit lain yang tidak kalah luarbiasa akibatnya apabila tidak kita tangani dengan baik. Penyebaran virus corona memang sangat menakutkan bagi berbagai pihak, namun sebenarnya yang tak kalah mengkhawatirkan bagi kita semua adalah apabila juga terjadi MDR TB (Multi Drugs Resistance Tuberculosis) di tengah-tengah kita. Untuk itu pada peringatan World TB Day di tanggal 24 Maret 2020 ini, kembali kita diajak untuk waspada terhadap penyebaran penyakit tuberculosis ini, terlebih apabila sampai terjadi MDR TB, karena menurut WHO, TBC masih menjadi salah satu dari 12 penyakit paling mematikan di dunia.

Upaya ‘memerangi’ penyakit TBC ini menjadi tugas bersama, khususnya bagi Indonesia, karena berdasarkan data WHO per 2018, Indonesia merupakan negara dengan beban TBC terbesar ketiga di dunia (https://www.who.int/news-room/facts-in-pictures/detail/tuberculosis). Diharapkan seiring waktu, angka tersebut dapat menurun dan upaya ‘memerangi’ penyebaran penyakit TBC ini dapat berhasil signifikan. Bertepatan dengan peringatan Hari Tuberculosis Sedunia setiap tanggal 24 Maret, selain membahas berbagai isu penting, diantaranya wabah virus corona ini, website www.mutupelayanankesehatan.net akan menampilkan berbagai artikel, berita, dan perkembangan terkini terkait tata kelola penyakit tuberculosis (TBC).

natal2019

Artikel

Peran Kepala Puskesmas dalam Peningkatan Mutu Puskesmas Menjadi Puskesmas Ramah Anak

Sebagai pusat pelayanan tingkat pertama di wilayah kerjanya, puskesmas merupakan sarana pelayanan kesehatan pemerintah yang dituntut untuk wajib dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara bermutu, terjangkau, adil dan merata. Sehingga Puskesmas menjadi tempat pertama bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Readmore

Budaya Arsip Rekam Medis RSGM Prof. Soedomo FKG UGM yang Tepat, Cepat, dan Akurat

Rekam Medis merupakan dokumen rahasia milik rumah sakit sehingga perlu dikelola secara ketat dan menjadi tanggung jawab pihak pengelola rumah sakit. Rekam medis adalah catatan yang berisi tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Rekam medis yang baik menggambarkan tingkat pelayanan medis yang baik,

Readmore

Peran Kepala Puskesmas: Membangun Budaya Mutu Tenaga Surveilans yang Profesional

Dalam penyelenggaraan upaya pemberantasan dan penanggulangan penyakit menular dan penyakit tidak menular, dukungan data-data dan informasi sangat diperlukan. Data-data tersebut dapat diperoleh melalui suatu sistem yaitu surveilans epidemiologi kesehatan, kemudian sistem surveilans yang secara rutin dan terpadu tersebut dinamakan dengan Surveilans Terpadu Penyakit (STP) (Dinkes Jogja, 2019).

Readmore

Meningkatkan Kepuasan Pasien Dengan Budaya Mutu “Peduli” dan “Kerja Adalah Ibadah” di Rumah Sakit

Rumah sakit sebagai tempat yang diharapkan oleh pelanggannya untuk mendapatkan akses meningkatkan derajat kesehatan yang optimal. Para tenaga kesehatan tentunya dituntut memberikan service pelayanan yang memuaskan, karena dimata masyarakat bagus tidaknya kualitas di Rumah Sakit ditentukan dari Kepuasan mereka sebagai pelanggan.

Readmore

+ ARTIKEL LAIN

Berita CoP (Community of Practice)

Pengkajian awal klinis dilakukan kapan, apakah satu kali ketika datang pertama kali atau setiap kali datang?

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM telah menyelenggarakan pelatihan “Pengelolaan dan Audit Rekam Medis di FKTP” dalam bentuk bimbingan teknis tanggal 26-27 Februari tahun 2020. Kegiatan rutin diselenggarakan setiap tahun, peserta juga bisa secara khusus menyelenggarakan dalam bentuk in house training.

Selengkapnya

Atasi Virus Corona, RSUD Cianjur: Dokter dan Perawat Sudah Disiagakan


Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur, Jawa Barat, telah menetapkan status siaga untuk penanganan virus corona atau COVID-19. Direktur RSUD Cianjur Ratu Tri Yulia mengatakan selain tim medis yang telah siaga, pihaknya juga menyiapkan empat ruang isolasi bagi pasien terduga suspect virus corona.

Selengkapnya