Virtual Reality during chemotherapy has been shown to improve breast cancer patients' quality of life during the most stressful treatments, according to a recent study.
Breast cancer is, to date, the most frequent oncological disease
Deteksi Dini Tuberkulosis: Kunci Pemutus Rantai Penularan dan Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan
Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan global yang signifikan dengan jutaan kasus baru setiap tahunnya. Review Yayan et al. (2024) menemukan bahwa celah terbesar dalam pengendalian TB bukan hanya pada pengobatan melainkan pada keterlambatan deteksi dini. Proses deteksi dini sebenarnya tidak hanya sekadar menemukan pasien saat sudah sakit berat tetapi juga mengidentifikasi infeksi laten hingga gejala awal yang sering kali ringan dan tidak spesifik (seperti batuk berkepanjangan, demam, atau penurunan berat badan). Pendekatan ini terbukti krusial untuk mencegah progresivitas penyakit sekaligus menekan penularan. |
Peran Chat GPT dalam Dunia Medis: Asisten Cerdas yang Perlu Pengawasan
Perkembangan kecerdasan buatan khususnya Chat GPT telah membuka tantangan baru dalam pelayanan kesehatan dan penelitian medis. Berdasarkan penelitian Garg et al. (2023), teknologi ini diketahui memiliki potensi besar sebagai alat bantu klinis dan akademik terutama dalam meningkatkan efisiensi kerja tenaga kesehatan dan peneliti. Dalam praktik klinis, Chat GPT dapat membantu menjawab pertanyaan pasien, menyusun catatan medis, dan mendukung pengambilan keputusan terapi. Selain itu, Chat GPT juga berperan dalam edukasi pasien dan tenaga kesehatan dengan menyajikan informasi medis yang cepat dan mudah dipahami. Namun, kemampuan tersebut masih memiliki keterbatasan karena ChatGPT belum dapat memberikan diagnosa yang komprehensif dan tidak dapat menggantikan penilaian klinis berbasis pengalaman manusia. |
Momentum Patient Safety Awareness Week 2026: Bersama Wujudkan Keselamatan Pasien
Setiap tahun, Patient Safety Awareness Week pada 9 - 13 Maret yang diinisiasi oleh Institute for Healthcare Improvement diperingati sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan pasien. Pada tahun 2026, tema yang diangkat adalah “Team Up for Patient Safety”. Tema ini menekankan pentingnya kolaborasi antara tenaga kesehatan, pasien, dan keluarga dalam proses pelayanan. Selain kolaborasi, hal terpenting yang harus dilakukan untuk mewujudkan keselamatan pasien adalah manajemen tim yang kuat, komunikasi efektif, serta keterlibatan aktif pasien dalam setiap tahap perawatan. |
Clinical Pathways: Menyatukan Standar, Menguatkan Mutu
Dalam sistem pelayanan kesehatan modern, tantangan terbesar adalah menjaga keseimbangan antara biaya pelayanan dan kualitas perawatan. Rumah sakit dituntut memberikan layanan yang efektif, efisien, dan berbasis bukti ilmiah. Salah satu pendekatan yang berkembang untuk menjawab tantangan ini adalah penggunaan clinical pathway atau jalur klinis. Clinical pathway adalah rencana perawatan multidisiplin yang merinci urutan dan waktu intervensi medis untuk diagnosis atau prosedur tertentu. Jalur ini disusun secara kolaboratif oleh dokter, perawat, apoteker, fisioterapis, manajer kasus, dan tenaga kesehatan lainnya. Tujuannya adalah meningkatkan mutu pelayanan pasien sekaligus mengendalikan biaya. |
Virtual Reality during chemotherapy has been shown to improve breast cancer patients' quality of life during the most stressful treatments, according to a recent study.
Breast cancer is, to date, the most frequent oncological disease
There are only eight teaching hospitals in Nigeria that have radiotherapy machines for tackling cancer which has become a menace across the 36 states of the federation, Daily Trust reports. The hospitals are: Lagos University Teaching Hospital,
Liputan6.com, Jakarta Mencegah penyakit kanker dapat dilakukan dengan perilaku hidup sehat. Meski beberapa jenis kanker disebutkan sebagai penyakit turunan (genetik).
Tetapi sebagian besar bisa dicegah dengan perilaku CERDIK.
Berdasarkan Riset Dasar Kesehatan 2018, prevalensi kanker di Indonesia tertinggi di kawasan Asia Tenggara, yakni mencapai 1.017.290 jiwa. Namun, faktanya tidak banyak rumah sakit yang bisa memberikan pelayanan kanker secara komprehensif.