Learn, Connect, Growth | Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Indonesia

covmutu

Editorial, 29 Juli 2020

Hari Hepatitis Sedunia: Rekomendasi WHO Untuk Pencegahan Penularan Virus Hepatitis B Dari Ibu Ke Anak

Hari hepatitis sedunia diperingati setiap tanggal 28 Juli. Bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menghilangkan virus hepatitis yang ditargetkan pada tahun 2030 mendatang. Sebagaimana yang tertuang dalam sidang Majelis Kesehatan Dunia atau World Health Assembly (WHA) ke-63 tahun 2010 yang menyerukan agar semua negara di dunia melakukan penanggulangan hepatitis secara komprehensif, mulai dari pencegahan sampai pengobatan, meliputi berbagai aspek termasuk pengendalian dan penelitian.

Mencegah penularan hepatitis B dari ibu ke anak merupakan salah satu strategi paling penting untuk mengendalikan penyakit dan menyelamatkan nyawa. Bahkan di tengah pandemi COVID-19, harus dapat memastikan bahwa ibu dan bayi baru lahir memiliki akses ke layanan kesehatan termasuk vaksinasi hepatitis B melalui pengujian wanita hamil dan pemberian profilaksis antivirus kepada mereka yang membutuhkan dan mempertahankannya serta memperluas akses ke imunisasi hepatitis B dan vaksin pada bayi baru lahir.

Minggu ini kami akan sajikan artikel dan berita terkait dengan hari hepatitis sedunia, seperti apa rekomendasi terbaru WHO untuk pencegahan penularan virus hepatitis B dari ibu ke anak?

  • 2730

  • manpus

  • 1315ags

  • fraudags

  • bimolauditk

Artikel

Hari Hepatitis Dunia: Rekomendasi Baru WHO Untuk Pencegahan Penularan Virus Hepatitis B Dari Ibu Ke Anak

Hepatitis B adalah infeksi virus yang menyerang hati dan dapat menyebabkan penyakit akut dan kronis. Virus ini paling umum ditularkan dari ibu ke anak selama kelahiran dan persalinan, serta melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh lainnya, penggunaan narkoba suntikan yang melibatkan berbagi jarum, jarum suntik, atau peralatan persiapan obat. dan jarum suntik atau pajanan pada instrumen tajam. Namun, Hepatitis B dapat dicegah dengan vaksin yang aman, tersedia dan efektif.

Readmore


Panduan Pelayanan Kesehatan Balita Pada Masa Pandemi COVID-19 Bagi Tenaga Kesehatan

Keberlanjutan pelayanan kesehatan esensial anak di tengah pendemi COVID-19 tetap harus dilakukan sebagai upaya menurunkan Angka Kematian Bayi. Diperlukan pendekatan yang berbeda untuk mengupayakan kelangsungan pelayanan kesehatan anak yakni bersinergi dengan seluruh pihak baik lintas program dan juga lintas sektor. Bersama mengupayakan pencegahan penularan COVID-19 pada kelompok usia bayi balita, memenuhi pelayanan kesehatan esensial dan mengupayakan perlindungan anak.

Readmore


Reportase Webinar: Kerangka Kerja Nasional Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan dalam JKN

PKMK FK-KMK UGM menyelenggarakan diskusi Forum Analisis Kebijakan JKN seri V dengan topik Kerangka Kerja Nasional Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan dalam JKN. Acara diisi oleh narasumber dari peneliti PKMK FK KMK UGM dan pembahas dari berbagai organisasi yaitu BPJS Kesehatan, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan – Kementerian Kesehatan RI, Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan – Kementerian Kesehatan RI, dan Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI). 

Readmore


+ ARTIKEL LAIN

Menjadi seorang perawat merupakan suatu pilihan hidup bahkan merupakan suatu cita-cita bagi sebagian orang. Namun, adapula orang yang menjadi perawat karena suatu keterpaksaan atau kebetulan, bahkan menjadikan profesi perawat sebagai alternatif terakhir dalam menentukan pilihan hidupnya.