RS Pendidikan Harus Terakreditasi

stetoskopSOLO(suaramerdeka.com) Rumah Sakit yang akan didirikan oleh perguruan tinggi tidak boleh sembarangan. Sebelum melakukan pelayanan, maka rumah sakit harus terakreditasi dari sisi sarana prasarana dan kualitas pelayanannya. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang pelayanan rumah sakit.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dr Mardiatmo Sp Rad, mengatakan akreditasi ini sifatnya wajib sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan. Akreditasi ini dilakukan secara berkala minimal tiga tahun sekali. Akreditasi dilakukan oleh lembaga independen berdasarkan standar akreditasi yang berlaku. “Rumah Sakit Pendidikan sama dengan Rumah Sakit TNI atau Polri. Harus diakreditasi dulu, masuk ke Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI)” kata Mardiatmo.

Continue reading

Peran Perawat RS dalam Akreditasi JCI

perawat JCIJakarta (INILAH.COM)- Pengakuan lembaga internasional (JCI) terkait pelayanan rumah sakit tak lepas dari peran dan kualitas tenaga perawat yang ada di sebuah rumah sakit (RS).

Perawat telah menjadi bagian yang vital dalam proses penanganan pasien. setiap perawat dituntut untuk mengetahui dengan baik prosedur dan standar keselamatan pasien serta peran dan tanggung jawabnya.

“Hal tersebut yang menjadi dasar pentingnya pemahaman perawat tentang perannya dalam layanan kepada pasien,” kata Direktur Keperawatan RS Premier Jatinegara, Taryudi Sarta, SKM,MM, dalam acara simposium keperawatan bertema ‘Eksistensi Keperawatan dalam Akreditasi JCI’ di RS Premier Jatinegara.

Continue reading

WHO Hand Hygiene Self-Assessment Framework

Hand HygieneYogyakarta (Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan FK-UGM). WHO pada April sampai dengan Desember 2011 lalu telah mengundang seluruh sarana pelayanan kesehatan dari tingkat dasar hingga rumah-sakit untuk berpartisipasi dalam survei global tentang program hand-hygiene. Dari hasil survey WHO akan memberikan penghargaan sarana pelayanan kesehatan dengan program hand-hygiene terbaik. Pada periode lalu (2010) RSUP Dr. Sardjito mendapatkan penghargaan dalam katagori RS dari negara berkembang.

Continue reading

Tingkat Kesehatan Masyarakat Jakarta Rendah

Kesmas JakartaJakarta (metropolitan.inilah.com)TINGKAT kesehatan warga Jakarta saat ini dinilai sebagian kalangan masih rendah atau jauh dari harapan. Terutama warga yang tinggal di lingkungan perumahan kumuh sehingga mengakibatkan warga rentan terserang wabah penyakit. Masalah ini diperparah dengan rendahnya perilaku serta pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan. Karena itu, tampaknya, pelayanan kesehatan menjadi masalah yang krusial di Ibukota.

Meski kota Jakarta tegolong kota modern, masalah kesehatan ternyata masih menjadi masalah serius yang harus dibenahi.

Continue reading

Sistem Manajemen Mutu ISO 9000 untuk Puskesmas

ISO 9000 PuskemasSingkawang (Pontianak Post).Puskesmas di Kota Singkawang yakni Singkawang Utara dan Timur telah mendapatkan sertifikasi ISO. Sementara yang lainnya, sedang mempersiapkan terkait penetapan tersebut.Seperti disampaikan Kepala Puskesmas Singkawang Tengah, Mursalin. Dikarenakan puskesmasnya belum mendapatkan sertifikasi ISO, pihaknya telah melakukan persiapan untuk juga mendapatkannya (sertifikasi ISO).

Continue reading

Pertemuan Ilmiah Tahuan Himpunan Obstetri dan Ginekologi Sosial Indonesia (HOGSI)

BumilYogyakarta (republika.co.id) — Kementerian Kesehatan melakukan simulasi penyusunan jumlah kematian ibu di provinsi/kabupaten/kota seluruh Indonesia. Hasilnya sebanyak sembilan provinsi merupakan penyumbang kematian ibu terbesar yang berkisar 309-1.661 kematian ibu per tahun.

Hal itu dikemukakan Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron Mukti atas nama Menteri Kesehatan RI membuka Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-5 Himpunan Obstetri dan Ginekologi Sosial Indonesia (HOGSI), di Royal Hotel Ambarukmo Yogyakarta, Senin (30/4).

Kesembilan provinsi tersebut adalah:

Continue reading

Peran Pasien dan Masyarakat Dalam Program Keselamatan Pasien

(Bagian I) Prof. Adi Utarini dalam Orasi Ilmiah pada peringatan hari jadi RSUP dr. Sardjito ke-30 menguraikan peran penting pasien dan masyarakat dalam program keselamatan pasien di RS. Pasien dapat melakukan banyak peran penting ketika menerima pelayanan kesehatan. Pasien dapat berperan untuk membantu menemukan diagnosis yang akurat, memutuskan pengobatan yang dipilih, menetapkan dokter/rumah sakit yang kompeten, memastikan monitoring dan kepatuhan pengobatan, serta mengidentifikasi efek samping dan melakukan tindakan segera yang tepat bila terjadi efek samping

Read More

Perlakukan Masyarakat Sebagai Raja Dalam Pelayanan Kesehatan

Singkil (AnalisaDaily). Petugas kesehatan di Puskesmas, harus memperlakukan masyarakat sebagai “raja” dalam memberikan pelayanan kesehatan. Hal ini sesuai dengan tugas dan fungsi tenaga kesehatan sebagai abdi atau pelayan masyarakat.

Hal ini disampaikan Senior Health Advisor Kinerja USAID, Dr. Mahlil Rubi dalam Lokakarya Standar Pelayanan Bidang Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil, Selasa (4/4).

Continue reading

Mamuju Kekurangan 1.500 Tenaga Medis

MAMUJU (Media Indonesia): Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, masih kekurangan 1.500 tenaga medis untuk memaksimalkan peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Mamuju masih terbatas dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan, salah satunya disebabkan kurangnya tenaga medis yang dimiliki,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju Dr Firmon MPh di Mamuju, Minggu (8/4).

Continue reading

Pemprov DKI Serius Atasi Masalah Kesehatan

Jakarta (Inilah.com) – Sadar masalah kesehatan merupakan masalah yang harus segera dibenahi, Pemerintah Prov DKI Jakarta, melalui Dinas Kesehatan DKI Jakarta, mengaku telah mengalokasikan anggaran yang tidak sedikit dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga kurang mampu.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emmawati, mengatakan alokasi anggaran untuk Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Keluarga Miskin (JPK-Gakin) yang telah dimasukkan dalam APBD DKI 2012 mencapai Rp600 miliar.

Continue reading