Skip to content

Category: Uncategorized

Kini RS Adam Malik memiliki Cardiac Centre

MEDAN (waspada Online)– Penderita jantung di wilayah Sumatera, khusunya Kota Medan nantinya tidak perlu lagi berobat ke Jakarta, apalagi ke luar negeri .

Karena pelayanan khusus penyakit jantung (cardiac center) segera beroperasi di RSUPH Adam Malik,Medan. Kepastian pengoperasiancardiac center itu ditandai dengan masuknya alat-alat kesehatan yang didatangkan dari Korea Selatan (INA-14),kemarin. Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat Haji (RSUPH) Adam Malik,Medan Azwan Hakmi Lubis menyebutkan, dengan masuknya alatalat kesehatan dari Korea Selatan itu, berarti sudah memenuhi kebutuhan cardiac center untuk segera beroperasi. “Sesuai dengan visi kami, kami akan meningkatkan mutu pelayanan.

Rencananya (cardiac center) kami buka Agustus mendatang, dan kami harapkan seluruh barang sudah masuk akhir tahun,” kata Azwan seusai penandatanganan kontrak pengadaan alat medis dan nonmedis di RSUPH Adam Malik,Medan,kemarin. Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Vice President Daewoo Consortium Mr Hong Doo Young, Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Upaya Kesehatan, Kementerian Kesehatan Supriyantoro, Dirut PT Rajawali Nusindo Rahmat Hidayat, dan Azwan Hakmi Lubis. Azwan menambahkan, pemerintah pusat sudah menetapkan RSUPH Adam Malik, Medan sebagai pusat regional wilayah barat untuk pelayanan penyakit jantung.

Continue reading

RS Imanuel jajaki kerjasama dengan Singapura-Malaysia

Bandarlampung (ANTARA News) – Rumah Sakit (RS) Imanuel Way Halim, Lampung telah menjajaki kerja sama dengan sejumlah rumah sakit di Malaysia dan Singapura, untuk mendukung RS swasta di Bandarlampung itu meningkatkan mutunya dalam pengelolaan pasien dan pelayanan rumah sakit.

Menurut Direktur RS Imanuel, dr Andreas Andoko MKes, di Bandarlampung, Selasa, RS Imanuel dan “National University Hospital” yang merupakan rumah sakit pendidikan terbesar di Singapura, pada Februari lalu telah sepakat menjalin kerja sama.

Rumah sakit Universitas Nasional Singapura itu menjadi rujukan bagi pasien RS Imanuel yang memerlukan penanganan yang lebih canggih dan mutakhir.

Tenaga kesehatan RS Imanuel juga dapat belajar di RS Singapura itu untuk meningkatkan kemampuannya mengelola pasien dan perbaikan mutu unit pelayanan kesehatan.

Selain itu, RS Imanuel juga menjajaki kerja sama dengan RS Tan Tock Seng yang merupakan rumah sakit terbesar kedua di Singapura.

Continue reading

Diskusi Strategi Luar Biasa untuk Penurunan Kematian Ibu dan Bayi

Salah satu agenda penting pada Pertemuan Nasional Gizi dan KIA dalam Rangka Akselerasi Pencapaian MDG 1-4-5 yang di Bandung pada tanggal 13-16 Feberuari 2012 adalah diskusi yang membahas “strategi luar biasa” yang perlu disusun untuk menurunkan kematian ibu dan bayi. Diskusi tentang kebijakan dan manajemen KIA ini menggunakan perspektif kabupaten, diskusi ini menggunakan metode sense making dimana peserta diskusi diminta untuk menggunakan akal sehat dan naluri dalam mencari cara menurunkan kematian ibu dan bayi. Lebih lanjut diksusi akan dikembangkan dalam bentuk open-system (akan ada di kesehatan-ibuanak.net), dimana semua pihak di Indonesia dapat melakukan pengembangan di daerah masing-masing berdasarkan ide, atau inspirasi.

READ MORE

AS Alokasikan 55 Juta Dolar AS, Selamatkan Ibu Dan Bayi Di Indonesia

MEDAN (Berita): Pemerintah Amerika Serikat melalui program USAID EMAS senilai 55 juta dolar untuk lima tahun ini akan meningkatkan mutu pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit dan puskesmas bagi para ibu dan bayi yang baru lahir.

Konsul Anthony Woods, Wakil Kepala Kantor Konsulat AS bersama Gubernur Sumatra Utara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Utara, pejabat senior Kementerian Kesehatan RI, Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) dan direktur-direktur RS di Sumatera Utara meresmikan program Expanding Maternal and Newborn Survival (EMAS) di Sumatera Utara pada acara Seminar Tahunan PERSI.

EMAS juga akan mendukung sistem rujukan medis sehingga para ibu dan bayi memperoleh layanan kesehatan secara optimal jika terjadi komplikasi saat kehamilan dan bersalin.

Continue reading

Derajat Kesehatan Warga Papua di Bawah Rata-rata

Metrotvnews.com, Jayapura: Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengaku kecewa dengan derajat kesehatan masyarakat Papua yang masih belum menunjukkan hasil menggembirakan. Seluruh indikator derajat kesehatan Papua, yaitu angka kematian ibu, angka kematian bayi, angka kematian balita, prevalensi gizi buruk, dan prevalensi gizi kurang, masih berada di bawah angka rata-rata nasional.

“Meskipun kita telah melaksanakan Pembangunan Kesehatan di Papua selama beberapa dasawarsa, hasil yang dicapai belum menggembirakan,” sesal Menkes, saat membuka membuka Rakerkesda Provinsi Papua di Jayapura, Senin (20/2) malam.

Continue reading

Penyediaan Obat Belum Disiapkan Serius

Jakarta, Kompas – Beroperasinya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan pada tahun 2014 akan meningkatkan kebutuhan obat publik. Namun, hingga kini industri farmasi belum dilibatkan secara serius.

“Jika Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tidak siap, masyarakat bisa kecewa,” kata Direktur Eksekutif Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia Darodjatun Sanusi di Jakarta, Kamis (1/3).

Keberadaan BPJS merupakan amanat Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional yang akan menjamin kesehatan seluruh rakyat. Agar lembaga ini berjalan baik, butuh kesiapan sarana dan prasarana pendukung, mulai dari infrastruktur layanan, ketersediaan tenaga kesehatan, hingga ketersediaan obat.

Continue reading

Semangat di HUT Ke-30 RSUP DR Sardjito Jogjakarta: Serius Perbaiki Layanan agar Penuhi Standar Internasional

Radarjogja.co.id JOGJA– Manajemen RSUP DR Sardjito Jogjakarta terus berbenah. Mereka terus meningkatkan kualitas dan pelayanan. Ini ditempuh untuk menjadi rumah sakit yang berkomitmen mendukung dan melaksanakan akreditasi internasional dalam program Joint Commision International (JCI).

Selama ini di Indonesia terdapat tujuh rumah sakit kelas A yang turut serta melakukan penandatanganan program akreditasi internasional. Program yang ditekankan untuk mencapai taraf internasional dalam pelayanan kesehatan ini merupakan program prioritas Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kemenkes Supriyantoro, akreditasi internasional merupakan tantangan bagi rumah sakit di Indonesia. Sebab, banyak masyarakat Indonesia yang mampu secara finansial lebih memilih berobat ke luar negeri.

Continue reading

Gandeng FK, Pemerintah Tingkatkan Mutu Paramedis

Okezone.com KUTA – Upaya meningkatkan kualitas tenaga kesehatan terus dilakukan pemerintah. Salah satunya dengan menggandeng fakultas kedokteran (FK) lewat program magang.

Saat ini, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas dan jumlah tenaga kesehatan yang diharapkan dapat terdistribusi secara luas hingga ke pelosok daerah atau daerah terpencil.

“Pemerintah telah bekerja sama dengan beberapa fakultas kedokteran untuk mengadakan program intership (magang) sebagai upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan,” papar Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih pada pembukaan Pertemuan Konsultasi Regional untuk Penguatan Manajemen SDM Bidang Kesehatan di Negara Kawasan Asia Tenggara, di Kuta, Bali, Senin (13/2/2012).

Continue reading

RSJPD Harapan Kita terima akreditasi Penuh Kardiovaskuler

Jakarta (ANTARA News) – Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita Jakarta yang sudah memiliki ahli dan teknologi kardiovaskuler berstandar Internasional, kini mendapat penilaian dan lulus mendapatkan sertifikat akreditasi penuh tingkat lengkap di bidang pelayanan kardiovaskuler oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Republik Indonesia.

“Rumah Sakit Jantung Harapan Kita mempunyai fungsi yang luas, memberi pelayanan kepada seluruh rakyat Indonesia mulai dari yang tidak mampu sampai yang mampu. RSJPD bertanggungjawab meningkatkan kualitasnya menjadi rumah sakit bertaraf Internasional dan saat ini menjadi yang terpercaya di Asia Pasifik,” kata Direktur Utama RSJPD Harapan Kita dr Hananto Andriantoro, SpJP(K), FIHA, usai menerima Sertifikat KARS di Jakarta, Rabu.

Continue reading

Warga Berobat ke Malaysia, Menkes Prihatin

PONTIANAK, KOMPAS.com — Sebagian besar warga Kalimantan Barat lebih memilih berobat ke rumah sakit di Kuching, Negara Bagian Sarawak, Malaysia, dibandingkan ke rumah sakit yang ada di Kalimantan Barat. Kualitas dan pelayanan rumah sakit di Kuching dinilai lebih baik.

Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengaku prihatin dengan kondisi itu. ”Kita tidak bisa memaksa masyarakat harus percaya dan berobat ke rumah sakit. Maka dari itu, peningkatan kualitas pelayanan dan mutu dokter harus ditingkatkan terus-menerus,” kata Endang, Rabu (15/2/2012), seusai membuka seminar dan Kongres Nasional VII Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Continue reading