aktivitas

btg 1

Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak adalah menyusun Manual Rujukan Maternal dan Neonatal (MRMN). MRMN merupakan sinergi sistem dalam sistem rujukan, mencakup sistem manajemen/program, sistem pelayanan klinis, sistem pembiayaan, sistem informasi, dan sistem transportasi. Beberapa kabupaten/kota seperti Papua, Kalimantan, dan Yogyakarta telah mempunyai MRMN, MRMN yang ada disusun atas hasil kerjasama dengan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FKKMK Universitas Gadjah Mada.

The 13th SEA Regional Scientific Meeting of the International Epidemiological Association and International Conference on Public Health and Sustainable Development telah berlangsung pada tanggal 3-5 Oktober 2017 di Hotel Prime Plaza Sanur, Bali. Seminar ini membahas berbagai topik tentang mutu dan pembiayaan dalam era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Non Communicable Disease (NCD), dan pemanfaatan data untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Secara khusus, seminar ini membahas sembilan topik, yaitu:

  1. AIDS, TB dan Malaria
  2. Environmental and occupational health
  3. Maternal and child health
  4. The emerging and re-emerging disease
  5. Universal health coverage
  6. Public health nutrition
  7. NCD and risk faktors
  8. Public health policy
  9. Health quality

Eva Tirtabayu Hasri S.Kep.,MPH dan dr. Novika Handayani melaporkan reportase seminar selama tiga hari.

Peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP) merupakan tujuan utama dalam akreditasi rumah sakit. Banyak kegiatan yang harus disiapkan untuk mendukung tercapainya tujuan tersebut. Mulai dari menentukan struktur organisasi dna alur kerja Tim PMKP; penetapan prioritas di rumah sakit; penetapan indikator mutu area manajemen, klinis, dan sasaran keselamatan pasien;pengukuran indikator untuk menilai capaian; penyusunan dan implementasi clinical pathways; hingga penyusunan laporan PMKP dengan model PDCA.

25sept3

“tulisan dokter sulit dibaca, resume medis tidak lengkap”, ini keluh kesah coder di rumah sakit. Kalimat ini kami peroleh ketika melakukan pelatihan bimbingan teknis “peningkatan mutu koding dalam era virtual claim”. Untuk menghasilkan ketepatan penulisan koding, mengikuti pelatihan koding tidak cukup, harus dilengkapi dengan kesadaran dokter menulis resume medis menggunakan tulisan yang bisa terbaca.

25sept1

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FKKMK UGM telah melakukan pendampingan penyusunan “Manual Rujukan” di Kutai Timur pada bulan September 2018. Kegiatan dilakukan dalam upaya pengurangan Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI). Narasumber dari PKMK, dr. Noor Zaenab, M.Kes didampingi oleh fasilitator Eva Tirtabayu Hasri S.Kep, MPH.