Editorial, 28 November 2016

Reportase dari Konferensi Internasional ISQua di Tokyo

Bertempat di Gedung Tokyo International Forum, Jepang, pada tanggal 16-19 Oktober 2016, The International Society for Quality in Health Care (ISQua) kembali mengadakan pertemuan internasional tentang mutu pelayanan kesehatan, kali ini merupakan konfrensi ke 33 kali. Pertemuan tahun ini mengambil tema "Change and Sustainability in Healthcare Quality: the Future Challenges" sebuah tema yang penulis nilai sangat relevan dengan kondisi di Indonesia yang baru menginjak tahun ketiga dalam penerapan sistem jaminan kesehatan nasional sehingga masih dalam masa perubahan sistem pelayanan kesehatan termasuk perubahan dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Reportase dapat disimak mulai hari Senin, 17 Oktober 2016 melalui link berikut

Selengkapnya

Artikel

Pahami Variasi Proses untuk Perbaikan Berkelanjutan

Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mengharuskan sektor pelayanan kesehatan untuk terus berbenah guna meningkatkan daya saing. Langkah awal perbaikan berkelanjutan adalah dengan memahami variasi proses dalam pelayanan kesehatan.

Readmore

+ ARSIP

Penerapan Konsep Lean di RS dan Puskesmas

Posted in agenda

ihqnfirmanIHQN-Manado. Firman SKM, MPH memperkenalkan sebuah konsep yang sebelumnya digunakan oleh industri manufactur untuk digunakan di industri kesehatan. Konsep ini telah lama diadopsi oleh negara-negara Amerika dan Eropa, dikenal dengan konsep "lean hospital".

Lean hospital merupakan konsep yang bisa diterapkan di semua level organisasi. Lean sebagai seperangkat alat untuk merampingkan proses sehingga bisa meningkatkan pendapatan, mengurangi biaya dan meningkatkan kepuasan. Lean hospital diadopsi dari perusahaan Toyota yang ada di Jepang.

Implementasi lean telah banyak dilakukan di beberapa rumah sakit di Indonesia. lokasi lean di RS telah dilakukan di rawat jalan (rajal) Obsgyn, Farmasi, Laboratorium, SDM, Klinik Bedah, Ruang Operasi, RS Anak, Rajal Onkologi, Emergency dan lainnya. Implementasi banyak dilakukan karena banyaknya manfaat lean,mulai dari menurunkan rata-rata waktu tunggu, menurunkan waktu antrian, menurunkan total biaya diagnostik, meningkatkan efisiensi aliran proses laboratorium, meningkatkan efisiensi ruang operasi, meningkatkaan jumlah total pasien tanpa I.V, menurunkan rata-rata waktu tunggu pasien infus kemoterapi.

Namun, konsep lean juga mempunyai tantangan:

"No Time": Berikan waktu bagi sumber daya dan staf frontline
"Not Japanese": Temukan "Lean" special untuk konteks RS/PKM dan budaya kita.
"Not relevant": Hubungkan lean dengan prioritas dan masalah besar khususnya dalam safety and quality
"Not our job": Buat itu sebagai tanggung jawab dasar bagi manajer frontline
"Flavour of the month": Siapkan diri karena hasilnya jika panjang - tetap fokus, ulet dan optimis

Dalam paparan Firman, disebutkan bahwa faktor-faktor untuk menyukseskan implementasi lean, mulai dari transformasi budaya, jangan hanya fokus pada tools-nya saja tapi harus dipahami sebagai suatu sistem yang terintegrasi dalam budaya organisasi, jangan hanya fokus menghilangkan waste (Process) tapi juga perlu adopsi 3P yang lain yaitu Philosophy, People and Partners dan problem solving. Firman berharap rumah sakit maupun puskemas dapat menerapkan konsep lean dengan optimis dan ulet.

Reporter: Eva Tirtabayu Hasri S.Kep.,MPH

 

 

Pembukaan Forum Mutu IHQN Ke-XII

Posted in agenda

ihqn-pembukaan

IHQN-Manado. Telah berlangsung kegiataan Forum Mutu Ke-12 Indonesian Health Care Quality Network (IHQN) di Manado, 21-22 September 2016. Program JKN yang telah berlangsung hampir 2 tahun menjadi daya ungkit untuk diangkatnya tema "mengukur dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dalam jaminan kesehatan nasional". Apakah dengan adanya JKN mutu pelayanan kesehatan meningkat? Jawaban dapat diakses langsung di web mutu pelayanan kesehatan pada link www.mutupelayanankesehatan.net 

Pembukaan Forum Mutu IHQN ke-12 di resmikan langsung oleh Prof. Dr. dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, MSc, DEA, dr. Hanevi Djasri MARS, dan dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M,Kes.Kegiatan terselenggara atas kerja sama PERSI, Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK UGM, BPJS Kesehatan, dan Universitas Sam Ratulangi.

Menginjak usia yang ke-12 forum mutu IHQN tepat tanggal 21 September 2016 telah diresmikan IHQN Hospital Chapter oleh dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M,Kes. IHQN Hospital Chapter merupakan wadah untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan rumah sakit di seluruh Indonesia. Informasi tentang IHQN Hospital Chapter dapat diakses pada link berikut 

Peserta Forum Mutu IHQN berasal dari berbagai daerah, mulai dari Kalimantan, Manado, Sulawaesi, Sumatra, Jawa, Ambon dan daerah lainnya. Ada mahasiswa, klinisi, staf dosen dan peneliti. Forum mutu IHQN diharapkan mampu menyerap best practice yang ada di daerah untuk diketahui maupun diterapkan pada tingkat nasional.

Reporter: Eva Tirtabayu Hasri S.Kep.,MPH

 

Mencegah Fraud, Supaya Tidak Lebih Besar Pasak dari Pada Tiang

Posted in agenda

ihqnbayu

IHQN – MANADO. Fraud merupakan ancaman pengelolaan biaya dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Fraud dapat dilakukan oleh kelompok peserta, penyedia layanan kesehatan, serta penyelenggara jaminan kesehatan. Para pelaku ini mencurangi sistem layanan kesehatan yang berlaku untuk mengambil keuntungan pribadi. Dampaknya, dana kesehatan tidak optimal tersalurkan untuk membiayai kesehatan masyarakat Indonesia.

Situasi ini mendorong BPJS Kesehatan melakukan upaya kendali mutu dan kembali biaya. "Saat ini BPJS Kesehatan mengeluarkan biaya pelayanan kesehatan Peserta JKN Tahun 2015 sebesar 57 T. Ini namanya besar pasak dari pada tiang, karena yang dikumpulkan hanya 52,4 T," tutur Dr. dr. Bayu Wahyudi, Sp.OG, MPH, MHKes, MM, dalam acara Forum Mutu XII di Manado (21/9/2016).

Upaya kendali mutu dan kendali biaya ini dapat dilakukan dengan meminimalisir limbah kualitas, mengurangi low productivity dengan lean manajemen, melakukan cost benefit analysis untuk pelayanan yang membutuhkan sumber daya tinggi, penggunaan teknologi yang bermutu, serta peningkatan kualitas lingkungan RS. "Meminimalisir limbah kualitas dan cost benefit analysis dapat memberi efisiensi biaya sebesar 20 – 40%," tutur Direktur Hukum, Komunikasi Publik, dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan ini.

Untuk mencegah fraud, BPJS Kesehatan membentuk Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya atau disingkat TKMKB. TKMKB merupakan lembaga independen yang salah satu fungsinya untuk mengendalikan potensi fraud dalam JKN. "TKMKB dibentuk oleh BPJS Kesehatan agar BPJS tidak terlalu intervensi dan subjektif. Berdasar rekomendasi TKMKB dan DPM (Dewan Pertimbangan Medis - red) ada potensi biaya yang dapat di efisiensi sebesar 43,8 M," ungkap Bayu. Kegiatan pencegahan fraud ini juga melibatkan banyak pihak mulai asosiasi faskes, organisasi profesi, termasuk NGO.

Bayu menjelaskan bahwa pencegahan fraud tidak bermaksud untuk menyudutkan salah satu pihak. "Kita tidak mengkriminalisasi pemberi pelayanan kesehatan tapi berupaya mewujudkan pelayanan publik yang transparan, dan akuntabel." Untuk menghindari fraud ditingkat pemberi pelayanan kesehatan, Bayu berpesan bahwa semua pelayanan harusnya berfokus pada pasien dulu baru yang lain mengiringi. "Perlu RS membuat sebuah regulasi dalam hal ini PERSI yang menetapkan bahwa pelayanan di RS harus dengan CP sehingga diikuti oleh seluruh RS," ungkapnya menutup sesi diskusi.

Reporter: Puti Aulia Rahma, drg., MPH

 

 

Forum Mutu IHQN ke-XII

Posted in agenda

ihqn-xii

Indonesian Healthcare Quality Network (IHQN) Bekerja sama dengan:
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK UGM,
Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), dan
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi Manado

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar setiap negara memastikan mutu pelayanan kesehatan yang diterima oleh warga negaranya dengan paling sedikit menggunakan 6 dimensi mutu, yaitu efektifas, efisiensi, kemudahan akses, keamanan, ketepatan waktu dan mengutamakan pasien.

Hampir 3 tahun perjalanan JKN, selama ini sering dikatakan bahwa dengan JKN kemudahan akses pelayanan kesehatan telah meningkat, namun apakah benar hal tersebut telah terjadi? Bagaimana dengan dimensi mutu yang lain? Apakah sudah lebih efektif? lebih efisien? lebih aman? lebih tepat waktu? dan lebih mengutamakan pasien?

Para pengelola fasilitas pelayanan kesehatan baik rumah sakit, Puskesmas maupun klinik pratama dan utama harus mampu secara tepat mengukur mutu pelayanan dan melalukan upaya peningkatan mutu. Para regulator baik ditingkat pusat maupun daerah juga dituntut mempunyai kompetensi yang serupa.

Forum Mutu XII ini berusaha untuk menyajikan konsep dan penerapan cara mengukur dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dalam JKN. Forum Mutu XII akan terdiri dari kegiatan seminar, workshop, pameran poster dan studi banding

  PESERTA

Peserta yang diharapkan dapat ikut serta dalam Forum Mutu ini adalah:

  • Pengelola fasilitas pelayanan kesehatan: Direktur/Manajer RS, Kepala Puskesmas dan Pimpinan klinik dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya
  • Regulator: Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, Organisasi profesi (IDI, PPNI, IBI, dsb), lembaga asuransi/pembiayaan kesehatan (BPJS Kesehatan, Jamkesda, Asuransi Kesehatan Swasta), lembaga sertifikasi/akreditasi (KARS, KALK, ISO, MenPAN, Badan Mutu, dsb), LSM bidang kesehatan dan sebagainya
  • Klinisi: Dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, penunjang medik, dsb
  • Mahasiswa: S1, S2, Pendidikan dokter spesialis, S3
  • Pemerhati mutu pelayanan kesehatan: Dosen, Peneliti, Konsultan

  AGENDA

Pre-Forum*

Selasa, 20 September 2016

  • Studi Banding ke RSUP Prof. Dr. R.D Kandau, Manado

Forum Mutu IHQN

Rabu-Kamis, 21-22 September 2016

Buku Proceeding

Topik

Pembicara

Hari I

 

08:15-08:30
Pembukaan Forum Mutu XII dan Peresmian IHQN Hospital Chapter

reportaseihqn

Prof. Dr. dr. Grace Kandouw, MKes
(Dekan FKM Unsrat)

Hanevi Djasri, dr. MARS (Ketua IHQN)

dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes (Ketua Perhimpunan Rumah Sakit seluruh Indonesia)

08:30-09:10
Keynote I: Mengukur Keseimbangan antara Akses dan Efektifitas Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit

reportaseihqn

dr. Christian R. Tilaar, MSc
(Dosen FKM Universitas Sam Ratulangi, Manado

materi

09:10-09:50
Keynote II: Mengukur Cakupan Efektif Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Berdasarkan Pedoman WHO dan Bank Dunia

reportaseihqn

Prof. dr. Adi Utarini, MSc, MPH, PhD
(Wakil Dekan FK UGM)

materi   

10:00-12:00
Sesi A: Mengukur dan Meningkatkan Efisiensi Pelayanan Kesehatan

 

Penerapan Konsep Dasar LEAN di RS dan Puskesmas

reportaseihqn

Firman, SE, MPH

materi   

Deteksi dan Investigasi Potensi Fraud dalam Layanan Kesehatan

reportaseihqn

dr. Bayu Wahyudi, SpOG, MPH, MHKes, MM (Direktur Hukum, Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan BPJS)

materi   video-b

Menghitung Cosf of Care dan Membandingkan dengan Tarif Kapitasi atau INA CBG

reportaseihqn

dr. Hanevi Djasri, MARS
(Konsultan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK UGM) 

materi   

13:00-15:00
Sesi B: Mengukur dan Meningkatkan Keselamatan Pasien

 

Pengelolaan Sarana Prasarana Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk Keselamatan Pasien

reportaseihqn

dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes
(Ketua Perhimpunan Rumah Sakit seluruh Indonesia)

materi   

Manajemen Keselamatan dalam Pelayanan Bedah di RS

reportaseihqn

Khalid Shaleh, Sp,PD, KKV, FINASIM, MARS
(Dirut RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar)

materi   

Manajemen Keselamatan dalam Pelayanan Vaksinasi di Puskesmas/Klinik

reportaseihqn

dr. Jemmy Lampus, M.Kes
(Kepala Dinas Kesehatan Prov Sulut)

materi   

15:00-16:00 Sesi Poster

 

 

Hari II

 

08:00-10:00
Sesi C: Mengukur dan Meningkatkan Ketepatan Waktu Pelayanan Kesehatan

 

kebijakan pemenuhan mutu pelayanan puskesmas

reportaseihqn

dr. Jemmy Lampus MKes
(Kepala Dinas Kesehatan Prov Sulut)

materi

Manajemen Perencanaan dan Pemesanaan Obat dan Alkes Melalui e-Katalog untuk Menjamin Ketapatan Waktu Pengadaan Barang dan Jasa di RS

reportaseihqn

 

Khalid Shaleh, Sp.PD, KKV, FINASIM, MARS
(Dirut RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar)

materi   

Membangun Peran Serta Pasien dan Keluarga untuk Meningkatkan Ketepatan Waktu Berobat

reportaseihqn

dr. I Made Puja Yasa, AAK
(Direktur Hukum Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan BPJS)

materi   

10:30-12:30
Sesi D: Mengukur dan Meningkatkan Upaya Mengutamakan Pasien

 

Menggali Pengalaman Pasien sebagai pengganti Pengukuran Kepuasan Pasien

reportaseihqn

Prof. dr. Adi Utarini, MSc, MPH, PhD
(Wakil Dekan FK UGM)

materi   

Re-Design Alur Pelayanan Pasien menggunakan FMEA

reportaseihqn

Dr. dr. Tjahjono Kuntjoro, MPH
(Ketua Komisioner Akreditasi Puskesmas)

materi   

Pelayanan Kesehatan Berbasis Kearifan Lokal: Pengalaman RSUP Prof DR. RD Kandou Manado

reportaseihqn

dr. Maxi Rein Rondonuwu DHSM. MARS (Direktur Utama RSUP Prof DR. RD Kandou Manado)

materi   

13:30-14:10
Keynote III: Mengukur Pencapaian 6 Dimensi Mutu Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Menggunakan Data Klaim INA CBG

reportaseihqn

dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes
(Ketua Perhimpunan Rumah Sakit seluruh Indonesia)

materi

14:10-14:50
Keynote IV: Mengukur Pencapaian 6 Dimensi Mutu Pelayanan Kesehatan di Puskemas Menggunakan Data P-Care

reportaseihqn

Dr. drg. Julita Hendartini MKes
(Konsultan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK UGM)

materi

15:00-16:00
Penutupan: Hasil Forum Mutu XII dan Rencana Forum Mutu XIII

reportaseihqn

Hanevi Djasri, dr. MARS (Ketua IHQN)

materi

 

 

  Tentang IHQN

Indonesian Healthcare Quality Network (IHQN) adalah sebuah jejaring kerjasama yang didirikan di Jakarta sejak tahun 2005, merupakan lembaga not-for-profit, independen. IHQN berusaha untuk menjadi jaringan kerjasama antara para profesional, pemilik, manajer, regulator, peneliti, pembuat kebijakan dan konsumen sarana pelayanan kesehatan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman dan efisien bagi seluruh masyarakat Indonesia. Saat ini IHQN telah memiliki lebih dari 400 anggota baik institusi maupun individu. Pengurus IHQN telah menjadi anggota jejaring serupa di regional maupun internasional yaitu melalui International Society for Quality in Healthcare (ISQua) yang berpusat di Dublin.

Forum Mutu Pelayanan Kesehatan (Forum Mutu) sendiri adalah agenda tahunan dari IHQN, diselenggarakan sejak tahun 2005 di kota-kota besar di Indonesia. Forum Mutu memiliki ciri khas untuk selalu berusaha menampilkan praktisi upaya peningkatan mutu sebagai pembicara sehingga tidak sekedar bicara konsep.

Saat ini Indonesian Healthcare Quality Network (IHQN) bekerjasama dengan Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) telah membentuk "Indonesian Healthcare Quality Network: Hospital Chapter". IHQN Hospital Chapter merupakan suatu wadah yang  membantu rumah sakit diseluruh Indonesia meningkatkan mutu pelayanan sehingga Rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang bermutu dan aman bagi masyarakat.

 

  CONTACT PERSON

Sekretariat IHQN, PKMK FK UGM Yogyakarta
Sdri. Maria Adelheid Lelyana (Lely)
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)
Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada
Gedung IKM Sayap Utara Lt. 2, Fakultas Kedokteran UGM
Jl. Farmako, Sekip Utara, Yogyakarta 55281
Phone              : 0274-547658 (hunting)
Fax                   : 0274-549425
Mobile             : 0813-2976-0006
Email               : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Sekretariat FKM, Universitas Sam Ratulangi Manado
Sdri. Dr. Chriesye Mandagi, MPH
FKM Universitas Sam Ratulangi
Jln. Kampus Unsrat Manado, 95115
Phone              : 0431-863886, 863786
Fax                   : 0431-822568, 827532
Mobile             : 0812-8147-1779
Email               : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Sdr. Rutler P. Masalamate, SKM, MKes
FKM Universitas Sam Ratulangi
Jln. Kampus Unsrat Manado, 95115
Phone              : 0431-863886, 863786
Fax                   : 0431-822568, 827532
Mobile             : 0811-434-1184
Email               : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.">This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Informasi lengkap dapat diakses di www.mutupelayanankesehatan.net

 

 

Website lain dari PKMK FK UGM


deskesMsehatmpt
    aids2

Website terkait

   
  ahrq