Hanya 180 dokter spesialis penyakit dalam di Sumut

MEDAN (waspada.co.id) – Keberadaan dokter spesialis penyakit dalam di Sumut ternyata masih sangat minim dan distribusinya lebih berpusat pada wilayah perkotaan. Saat ini Sumatera Utara hanya memiliki 180 dokter spesialis penyakit yang sebagian besar berada di ibu kota Provinsi, Medan.

Hal itu dikatakan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujonugroho  dalam pidato tertulisnya dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Nurdin Lubis pada Acara Kongres Nasional XV Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (KOPAPDI) di Grand Ballroom JW Mariot Medan.

Continue reading

RI Kekurangan 1.294 Puskesmas Jelang BPJS

JAKARTA (Jaringnews.com) – Menjelang berlakunya BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) di tahun 2014, jumlah Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) di Indonesia saat ini masih belum mencukupi. Jumlah kekurangan tersebut melebihi 1.000 buah. Persisnya di angka 1.294 buah. Menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboi, mengatakan hal itu di Jakarta hari ini.

Kata menteri tersebut, di samping Puskesmas, jumlah rumah sakit juga belum mencukupi. Antara lain, rumah sakit tipe D masih kurang 12 unit. Kekurangan rumah sakit tipe C ada empat unit. “Adapun rumah sakit tipe B masih kurang empat unit juga,” dia menjelaskan.

Continue reading

6 Rumah Sakit Khas Surabaya

Surabaya (suarasurabaya.net) – Pada suatu kesempatan dua tahun silam, dr. Imam Soewono, SpPD ketika itu sebagai Ketua Surabaya Health Season, menyebutkan perwujudan dari cita-cita Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Jawa Timur salah satunya membangun citra rumah sakit di Indonesia menuju Health and Medical Tourism.

Bertolak pada keyakinan akan kemampuan rumah sakit di Indonesia, khususnya Surabaya dalam memberikan pelayanan yang bermutu dan profesional, serta memuaskan sesuai harapan masyarakat. Seluruh elemen PERSI Jawa Timur pun berbenah, menata diri dan membSurabaya (suarasurabaya.net) – Pada suatu kesempatan dua tahun silam, dr. Imam Soewono, SpPD ketika itu sebaguat programprogram berkesinambungan untuk mewujudkan citacita tersebut.

Continue reading

Empat Puskesmas di Samarinda Akan Buka 24 Jam

Samarinda (Tribunnews.com) – Awal tahun 2013 mendatang 4 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Samarinda akan melayani fasilitas rawat inap. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Nina Endang Rahayu belum lama ini.

Jika sebelumnya sudah ada Puskesmas dengan kapasitas tempat tidur rawat inapnya  di Lempake (20 bed), Bantuas (4 bed), Palaran (8 bed dan saat ini sedang direhab menjadi kapasitas 16 bed) maka menyusul di Makroman (6 bed).

Continue reading

DKI Tambah 4 Puskesmas Pelayanan HIV/AIDS

Jakarta (Beritajakarta.com) – Tingginya kebutuhan pelayanan kesehatan terhadap penderita HIV/AIDS, membuat Pemprov DKI berencana menambah 4 puskesmas pelayanan HIV/AIDS. Saat ini, pelayanan terapi metadon bagi penderita HIV/AIDS baru diberikan di 14 puskesmas di antaranya, Puskesmas Gambir, Puskesmas Senen, Puskesmas Kemayoran, Puskesmas Pasarminggu, Puskesmas Tebet, dan Puskesmas Cengkareng. Selain itu, juga ada tiga rumah sakit yang dijadikan sebagai rujukan, yakni Rumah Sakit Fatmawati, Rumah Sakit Cibubur, dan Rumah Sakit Sulianti Saroso.

“Pada 2013 mendatang, puskesmas yang melayani terapi metadon akan ditambah sebanyak 4 puskesmas. Jadi nanti total ada 18 puskesmas,” kata Dien Emmawati, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Kamis (13/12).

Continue reading

Lukas: Wajah Kesehatan di Papua Perlu Dapat Perhatian Serius

JAYAPURA (cenderawasihpos.com) – Bakal Calon Gubernur Papua, Lukas Enembe Sip berpendapat bahwa wajah kesehatan di Papua perlu mendapat perhatian serius. Tak hanya yang berada di perkotaan tetapi terlebih pada daerah yang terisolir. Ia prihatin, banyak rumah sakit tak memberikan pelayanan maksimal sehingga peran rumah sakit yang seharusnya untuk memberi perawatan dan penyembuhan bagi pasien terus mendapat protes dari publik.

Salah satunya yang dianggap nyata dan muncul hingga kini adalah RSUD Dok II. Dari penilaiannya, RSUD Dok II merupakan rumah sakit rujukan baik dari Papua maupun Papua Barat. Namun sayangnya pelayanan dari rumah sakit peninggalan Belanda ini masih jauh dari harapan. Jika tak segera disikapi, ia khawatir masyarakat di Papua akan terus mengeluh atas pelayanan kesehatan di Papua.

Continue reading

BPJS dijalankan, RS Dijamin Tidak Bangkrut

JAKARTA (jpnn.com) – Kekhawatiran Asosiasi Rumah Sakit Daerah (Arsada) akan mengalami kebangkrutan bila melayani program BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) tidak akan terjadi. Menyusul dengan adanya jaminan dari Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) untuk tidak menunda-tunda pembayaran klaim layanan jaminan sosial.

“Sistem BPJS sangat berbeda dengan Jamkesmas atau Jamkesda. Kalau Jamkesmas, rumah sakitnya dibiarkan menanggulangi sendiri dan lama baru diganti pemerintah, dengan BPJS tidak seperti itu mekanismenya,” kata Ketua DJSN, Chazali Situmorang di Jakarta, Jumat (23/11).

Continue reading

Tahun depan, siap-siap serbuan rumah sakit asing

JAKARTA (kontan.co.id) Para pemain di pasar layanan jasa rumah sakit lokal harus bersiap-siap menghadapi serbuan rumah sakit asing pada tahun depan. Ini merupakan konsekuensi kesepakatan antar negara Asia Tenggara dalam ASEAN Framework Agreement on Services (AFAS) Package 8 dalam rangka menuju perdagangan bebas ASEAN 2015.

Direktur Perundingan Perdagangan Jasa Kementerian Perdagangan Sondang Anggraini menjelaskan, kesepakatan itu memperbolehkan kepemilikan rumah sakit oleh asing maksimal 70%. Menurut Sondang, kesepakatan itu tinggal diratifikasikan dan langsung diterapkan paling tidak pada tahun 2013 nanti.

Continue reading

Rumah Sakit Swasta Boleh Tak Ikut SJSN

Jakarta (health.detik.com), Pada tahun 2014 nanti, seluruh masyarakat itu sudah tercakup jaminan kesehatannya dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Artinya, tidak ada warga negara Indonesia yang tidak bisa berobat karena masalah biaya. Pihak rumah sakit diminta mempersiapkan diri menghadapinya.

“Sistemnya adalah asuransi kesehatan, di mana ada yang membayar premi, ada kegotongroyongan antar peserta. Peserta untuk fakir miskin dan tidak mampu dibayar oleh pemerintah. Yang sudah bekerja membayar 5 persen, di mana 2 persen di bayar yang bersangkutan, 3 persen dibayar oleh pemberi kerja,” kata Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi dalam acara peresmian RS Bethsaida, Serpong, Rabu (12/12/2012).

Continue reading

Dirjen BUK: Sumut Harus Mampu Kembangkan Medical Tourism

Medan, (Analisa). Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemenkes RI dr. Supriyantoro, Sp.P MARS menilai, Sumatera Utara dengan potensi wisata Danau Toba dan didukung dengan sarana kesehatan, seharusnya mampu membuat medical tourism.

Untuk itu, kata Dirjen saat meresmikan Rumah Sakit Murni Teguh di Medan, Rabu (12/12), perlu ada pembenahan infrastruktur dan pelayanan kesehatan.

Continue reading